<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Advertorial &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/category/advertorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 13:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Advertorial &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>9 Trayek Sudah Siap, Pemkot Malang Masih Menunggu Lampu Hijau Pemprov Jatim</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/20/9-trayek-sudah-siap-pemkot-malang-masih-menunggu-lampu-hijau-pemprov-jatim/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=9-trayek-sudah-siap-pemkot-malang-masih-menunggu-lampu-hijau-pemprov-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 13:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Mbois Berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wahyu Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18209</guid>

					<description><![CDATA[MALANG I DUTA PERISTIWA — Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) masih menunggu kepastian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG </strong>I<strong> DUTA PERISTIWA</strong> — Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) masih menunggu kepastian skema bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya pengembangan transportasi publik di wilayahnya. Kepastian tersebut dinilai krusial, terutama terkait payung hukum penyaluran anggaran dari Pemprov Jatim kepada Pemkot Malang.</p>
<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengungkapkan bahwa sembari menunggu kejelasan regulasi tersebut, pihaknya telah menyiapkan kajian komprehensif mengenai sembilan konsep trayek transportasi publik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh trayek tersebut belum tentu langsung direalisasikan secara bersamaan.</p>
<blockquote><p>“Yang terpenting adalah kita sudah memiliki konsep sembilan rute. Nantinya mana yang akan digunakan bisa disesuaikan, atau bahkan dalam jangka panjang semua bisa diterapkan sebagai kondisi ideal,” ujarnya.</p></blockquote>
<figure id="attachment_18210" aria-describedby="caption-attachment-18210" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18210" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0065-1.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0065-1.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0065-1-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0065-1-1536x1156.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-18210" class="wp-caption-text">Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra</figcaption></figure>
<p>Widjaja menjelaskan, kajian tersebut akan menjadi landasan dalam menentukan rute yang paling memungkinkan untuk dijalankan, termasuk mempertimbangkan penerapan sistem feeder guna mendukung efektivitas layanan transportasi.</p>
<p>Ia juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian terhadap rute yang telah dirancang. Menurutnya, fleksibilitas tetap diperlukan agar implementasi di lapangan dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan masyarakat.</p>
<blockquote><p>“Kalau dalam pelaksanaan ada yang kurang sesuai, tentu bisa kita sesuaikan kembali, termasuk melalui pengaturan feeder,” tambahnya.</p></blockquote>
<p>Terkait besaran bantuan yang mungkin diberikan oleh Pemprov Jatim, Widjaja menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan apabila anggaran yang tersedia hanya mencukupi untuk satu trayek terlebih dahulu. Baginya, hal tersebut tetap menjadi langkah awal yang positif dalam pengembangan transportasi publik di Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18211" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260820-WA0110.jpg" alt="" width="750" height="420" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260820-WA0110.jpg 750w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260820-WA0110-400x225.jpg 400w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260820-WA0110-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>“Ya tidak apa-apa, daripada tidak ada sama sekali,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, pembahasan terkait keberlanjutan program pada tahun 2027 masih belum dilakukan. Fokus pembicaraan saat ini, lanjut Widjaja, masih berkaitan dengan pelaksanaan program di tahun 2026.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa upaya pengembangan transportasi publik ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat. Dengan perencanaan yang matang serta dukungan anggaran yang jelas, diharapkan sistem transportasi publik di Kota Malang dapat semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi pengguna.</p>
<p><em><strong>Reporter : Yuni Ektanta</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 1</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fokus Pengembangan GAYATRI dan Pengentasan ATS, TP PKK Bojonegoro Dampingi Kader hingga Desa</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/20/fokus-pengembangan-gayatri-dan-pengentasan-ats-tp-pkk-bojonegoro-dampingi-kader-hingga-desa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fokus-pengembangan-gayatri-dan-pengentasan-ats-tp-pkk-bojonegoro-dampingi-kader-hingga-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 10:27:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18204</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO, dutaperistiwa.com —Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro menggelar kunjungan kerja...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, dutaperistiwa.com —</strong>Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro menggelar kunjungan kerja terpadu di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan TP PKK hingga tingkat desa sekaligus memastikan program prioritas dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro memberikan materi terkait pengembangan Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI), pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta berbagai program hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK.</p>
<p>Selain pemberian materi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada sejumlah kelompok sasaran, yakni ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan risiko tinggi (risti), balita dengan gizi kurang, lansia sebatang kara, serta remaja Gerakan Remaja Milenial Berdaya dan Produktif (Gerimis Madu).</p>
<p>Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan terpadu lebih diarahkan pada pendampingan dan memastikan hasil Rakernas dapat diterapkan hingga tingkat desa dan keluarga.</p>
<p>“Apa yang sudah dihasilkan dari Rakernas, harapannya sampai ke tingkat desa dan keluarga,” katanya.</p>
<p>Menurut Cantika, sejumlah program Pemkab menjadi fokus. Salah satunya pengembangan GAYATRI yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus ekonomi keluarga. “Pengembangan GAYATRI setiap rumah harus punya ayam petelur sendiri,” tegasnya.</p>
<p>Cantika menambahkan, TP PKK juga mendorong adanya strategi agar kebutuhan pakan ayam petelur dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian, pengembangan GAYATRI dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi keluarga.</p>
<p>Sementara terkait pengentasan anak tidak sekolah, Cantika menegaskan bahwa persoalan tersebut masih menjadi perhatian bersama. Terlebih, pemerintah mendorong wajib belajar selama 13 tahun.</p>
<p>Selain itu, hasil Rakernas PKK mulai diterapkan melalui kegiatan PKK berbasis data. Setiap kegiatan diharapkan benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.</p>
<p>“Kegiatan yang kita lakukan harus berbasis keperluan masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten. Kita juga memanfaatkan teknologi digital dan tertib administrasi,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro terus mendorong program yang sejalan dengan strategi nasional, antara lain percepatan penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, pendidikan, perlindungan anak, serta pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Ngelo, Ngatini Tri Mulyono, menyampaikan bahwa Desa Ngelo merupakan desa mandiri di Kecamatan Margomulyo. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, selain pegawai swasta dan wiraswasta.</p>
<p>Menurutnya, semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan masyarakat Desa Ngelo, termasuk dalam kegiatan bercocok tanam dan mendukung berbagai program pembangunan desa. “Kami bergotong royong dalam bercocok tanam. Kami juga mendukung wajib belajar,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam bidang pendidikan, Desa Ngelo memiliki sejumlah layanan pendidikan anak usia dini, di antaranya Pos PAUD/TK Putra Pertiwi, KB Attaqwa, dan Pos PAUD Al Fajar.</p>
<p>Desa Ngelo juga terus mengembangkan ketahanan pangan berbasis masyarakat menuju Indonesia Emas. Salah satunya dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman obat keluarga (TOGA), sayuran dan buah-buahan.</p>
<p>Di bidang kesehatan, Ngatini menyebutkan bahwa pelayanan Posyandu mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan sasaran balita sebanyak 42 anak, remaja 76 orang, dan lansia sebanyak 150 orang. Saat ini terdapat satu anak stunting yang disebabkan karena lahir secara prematur.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 1</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Bojonegoro Lantik Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional, Dorong Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/20/bupati-bojonegoro-lantik-kepala-sekolah-dan-pejabat-fungsional-dorong-terus-tingkatkan-kualitas-pendidikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-bojonegoro-lantik-kepala-sekolah-dan-pejabat-fungsional-dorong-terus-tingkatkan-kualitas-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 10:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18201</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan bagi Kepala...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — </strong>Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan bagi Kepala Sekolah dan Jabatan Fungsional Tertentu, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini berlangsung secara khidmat bertempat di Pendopo Malowopati dan juga diikuti secara virtual oleh peserta di unit kerja masing-masing.</p>
<p>Sebanyak 504 ASN resmi dilantik pada hari ini. Rincian terdiri dari Kepala Sekolah 155 orang dan Jabatan Fungsional 349 orang. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto, jajaran asisten dan staf ahli bupati.</p>
<p>Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam arahannya mengucapkan selamat bagi yang dilantik pada jabatan dan tempat baru dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berusaha mendekatkan jabatan baru ini sesuai domisili ASN. &#8220;Dari yang bergeser tempat penugasan diusahakan agar tidak jauh-jauh dari rumah. Maka kami berpesan kepada kepala sekolah karena tugas kepala sekolah bukanlah beban yang ringan,&#8221; katanya.</p>
<p>Bupati Wahono mengingatkan, tantangan masa depan negara bergantung pada tenaga pendidik. Karena guru adalah orangtua kedua. Walau kepala sekolah memiliki tugas berbeda dari guru, tapi kepala sekolah ibarat sesepuhnya pada guru. &#8220;Harus siap menjadi contoh, itu yang paling berat. Harus mampu menjadi fasilitator, memenuhi sarana prasarana untuk siswa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Peran kepala sekolah juga harus bisa memberi spirit dan harus mampu mengukur perkembangan para siswa. Artinya kepala sekolah mampu menjadi evaluator. Selain itu juga harus memberi teladan perilaku dan ucapan.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas serta kesejahteraan. Maka harapannya, harus mengikuti perkembangan zaman seperti penggunaan perangkat digital dan bagaimana teknologi saat ini berkembang masif. Tentunya sekolah memiliki peran besar dalam mengikuti perkembangan teknologi ini. &#8220;Selamat berjuang untuk generasi kita,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pelantikan berlangsung khidmat diawali dengan pengambilan sumpah dan dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 2</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18201</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Skor Daya Saing Naik, Blora Resmi Jadi Salah Satu Daerah Paling Berdaya Saing di Jateng</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/20/skor-daya-saing-naik-blora-resmi-jadi-salah-satu-daerah-paling-berdaya-saing-di-jateng/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=skor-daya-saing-naik-blora-resmi-jadi-salah-satu-daerah-paling-berdaya-saing-di-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 06:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18193</guid>

					<description><![CDATA[BLORA, dutaperistiwa.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Tepat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA, dutaperistiwa.com — </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Tepat pada momentum Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Blora sukses menembus jajaran 10 Besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2026.</p>
<p>Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada Bupati Blora Arief Rohman seusai upacara peringatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kidul Boyolali, Rabu (19/8/2026).</p>
<p>Bupati Arief Rohman mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari sinergi kolektif.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kami menerima penghargaan istimewa ini langsung dari Bapak Gubernur. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari hasil kerja keras, inovasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta jajaran Pemkab Blora dalam meningkatkan daya saing wilayah kita. Matur nuwun sanget atas sinergi luar biasa dari semua pihak,&#8221; ujar Arief.</p>
<p>Belakangan ini, Kabupaten Blora memang menunjukkan tren perkembangan yang sangat positif. Tidak hanya sukses mencatatkan kenaikan skor IDSD, Blora juga secara sah masuk dalam daftar Top 10 Apresiasi IDSD 2026 bersaing dengan 35 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Dalam jajaran tersebut, Blora bersanding dengan sembilan daerah berprestasi lainnya. Meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Kudus, Demak, Kendal, Sragen, Semarang, Batang, Cilacap, dan Temanggung.</p>
<p>Sebagai informasi, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) merupakan instrumen pengukuran resmi yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pengukuran ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif yang mampu merefleksikan tingkat produktivitas dan daya saing suatu daerah.</p>
<p>Diketahui nilai IDSD Kabupaten Blora mengalami peningkatan setiap tahun. Dari 3,58 pada 2024, menjadi 3,70 pada 2025, atau naik 0,12 poin. Lebih lanjut, orang nomor satu di Blora itu menegaskan bahwa raihan ini akan menjadi katalisator bagi pemerintah daerah untuk terus memajukan kesejahteraan warga.</p>
<p>&#8220;Pencapaian ini tentu menjadi penyemangat kita untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mewakili masyarakat Blora, kami juga mengucapkan terima kasih dan selamat Hari Jadi ke-81 untuk Provinsi Jawa Tengah,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 1</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Tekankan Perubahan APBD 2026 untuk Dongkrak PAD dan Percepat Pembangunan</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/wali-kota-tekankan-perubahan-apbd-2026-untuk-dongkrak-pad-dan-percepat-pembangunan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wali-kota-tekankan-perubahan-apbd-2026-untuk-dongkrak-pad-dan-percepat-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KUA-PPAS]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Mbois Berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Pak Mbois]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Wahyu Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18181</guid>

					<description><![CDATA[MALANG I DUTA PERISTIWA — Wahyu Hidayat menegaskan bahwa perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> — Wahyu Hidayat menegaskan bahwa perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 difokuskan untuk memperkuat pendapatan daerah sekaligus mengoptimalkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan saat rapat paripurna di DPRD Kota Malang dalam pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026, Senin (10/8/2026).</p>
<p>Dalam paparannya, Wali Kota Wahyu mengungkapkan bahwa nilai Silpa Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp303,524 miliar. Angka tersebut jauh melampaui proyeksi awal yang hanya diperkirakan sebesar Rp199,148 miliar.</p>
<p>Menurutnya, peningkatan Silpa tersebut terjadi karena adanya transfer keuangan dari pemerintah pusat pada akhir Desember 2025. Dana yang seharusnya langsung diterima oleh para guru, seperti tunjangan profesi dan tambahan penghasilan, justru masuk ke kas umum daerah (Kasda).</p>
<figure id="attachment_18183" aria-describedby="caption-attachment-18183" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18183" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0077.jpg" alt="" width="1080" height="765" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0077.jpg 1080w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0077-768x544.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-18183" class="wp-caption-text">Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan keterangan pers usai rapat paripurna</figcaption></figure>
<blockquote><p>“Seharusnya dana tersebut langsung masuk ke rekening penerima. Namun karena transfer terjadi di akhir tahun, maka perlu dilakukan mekanisme pergeseran agar hak para guru bisa disalurkan pada awal tahun 2026,” jelasnya.</p></blockquote>
<p>Lebih lanjut, dalam perubahan KUA-PPAS APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan mengalami kenaikan dari semula Rp2,280 triliun menjadi Rp2,306 triliun atau bertambah Rp25,921 miliar.</p>
<p>Kenaikan tersebut salah satunya ditopang oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan naik sebesar 2,23 persen atau sekitar Rp23,700 miliar. Dengan demikian, target PAD yang sebelumnya Rp1,62 triliun meningkat menjadi Rp1,86 triliun.</p>
<blockquote><p>“Kami akan membahasnya bersama DPRD. Ada peningkatan pendapatan, tetapi juga ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Semua akan kita kaji dan sampaikan secara terbuka,” ujar Wahyu.</p></blockquote>
<p>Di sisi lain, belanja daerah khususnya belanja modal juga diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan, terutama sektor infrastruktur. Pemerintah Kota Malang juga akan menyesuaikan dengan regulasi baru, termasuk terkait dana transfer dari pemerintah provinsi yang hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.</p>
<p>Melalui perubahan APBD ini, Pemkot Malang berharap dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p><em><strong>Reporter : Yuni Ektanta</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 11</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18181</post-id>	</item>
		<item>
		<title>186 Kasus HIV Baru Tercatat di Kota Malang hingga Juni 2026</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/186-kasus-hiv-baru-tercatat-di-kota-malang-hingga-juni-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=186-kasus-hiv-baru-tercatat-di-kota-malang-hingga-juni-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Mbois Berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18180</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, dutaperistiwa.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat sebanyak 186 kasus HIV baru hingga Juni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, dutaperistiwa.com —</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat sebanyak 186 kasus HIV baru hingga Juni 2026, Temuan tersebut diketahui melalui layanan pemeriksaan HIV yang tersedia di 40 fasilitas kesehatan di wilayah Kota Malang.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, DR. dr. Husnul Muarif, M.M., saat wawancara dengan Duta Peristiwa mengenai kondisi terkini HIV/AIDS di Kota Malang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18182" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0030.jpg" alt="" width="1280" height="963" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0030.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0030-768x578.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>“Di 2026 ini sampai dengan bulan Juni kemarin sudah ada 186 kasus HIV baru,” ujar Husnul.</p>
<p>Menurutnya, kasus tersebut ditemukan melalui pemeriksaan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit hingga klinik. Banyaknya fasilitas pemeriksaan dinilai mempermudah masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya.</p>
<p>“Dengan banyaknya layanan ini, masyarakat bisa memeriksakan dirinya sendiri. Kalau memang ada faktor-faktor risiko, kita siapkan untuk pemeriksaan dan tes sukarela,” jelasnya.</p>
<p>Husnul mengatakan, penemuan kasus baru tidak hanya berasal dari masyarakat yang secara mandiri melakukan pemeriksaan. Petugas kesehatan juga dapat menginisiasi tes HIV apabila menemukan tanda atau faktor risiko saat memberikan pelayanan kesehatan.</p>
<p>“Yang ketiga, ada juga dari inisiasi daripada petugas. Begitu diperiksa, kemudian ada tanda-tanda risiko, petugas menginisiasi untuk periksa tes HIV,” ungkapnya.</p>
<p>Selain memperluas akses pemeriksaan, Dinkes Kota Malang juga melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai HIV/AIDS kepada pelajar. Kegiatan tersebut dilakukan salah satunya pada tahun ajaran baru, bersamaan dengan screening kesehatan siswa baru tingkat SMP dan SMA.</p>
<p>“Pada saat screening kelas 1 SMP maupun kelas 1 SMA, kita lakukan beberapa informasi sebelum dilakukan screening, terutama untuk penyakit menular maupun penyakit tidak menular, di antaranya HIV dan TBC,” kata Husnul.</p>
<p>Ia menambahkan, edukasi dan pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinkes Kota Malang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.</p>
<p>Dengan tersedianya 40 layanan pemeriksaan HIV, masyarakat yang memiliki faktor risiko maupun membutuhkan kepastian mengenai kondisi kesehatannya diharapkan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan secara sukarela.</p>
<p><em><strong>Reporter : Yuni Ektanta</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 16</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarak HUT RI ke-81, Warga Desa Wonosari Tuban Bangkitkan Seni Ketoprak Lokal</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/semarak-hut-ri-ke-81-warga-desa-wonosari-tuban-bangkitkan-seni-ketoprak-lokal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=semarak-hut-ri-ke-81-warga-desa-wonosari-tuban-bangkitkan-seni-ketoprak-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Wali Tuban]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-81 RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketoprak]]></category>
		<category><![CDATA[Ring 1 Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Senori]]></category>
		<category><![CDATA[Wonosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18175</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN I DUTA PERISTIWA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN </strong>I<strong> DUTA PERISTIWA </strong>– Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di berbagai daerah diwarnai beragam kegiatan penuh makna. Mulai dari perlombaan, kirab budaya, hingga pentas seni menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang diraih para pahlawan pada 17 Agustus 1945.</p>
<p>Namun, ada yang berbeda dari perayaan di Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban bagian selatan. Tahun ini, masyarakat setempat memilih mengangkat kembali kesenian tradisional ketoprak sebagai tema utama perayaan, dengan tujuan melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.</p>
<p>Pentas seni tradisional ketoprak yang diperankan oleh warga lokal tersebut digelar pada Rabu (18/8/2026). Acara berlangsung meriah dan berhasil menarik antusiasme masyarakat. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah Tari Gambyong yang dibawakan secara gemulai oleh para remaja putri Desa Wonosari.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18176" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0072.jpg" alt="" width="1600" height="1445" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0072.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0072-768x694.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0072-1536x1387.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Ketua panitia, Paulus, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.</p>
<blockquote><p>“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan dana. Tanpa keikhlasan mereka, kegiatan ini tentu tidak bisa terlaksana,” ujarnya saat ditemui awak media.</p></blockquote>
<p>Ia juga menambahkan bahwa keberadaan seniman lokal di desa patut dibanggakan, karena masih mampu bertahan di tengah gempuran budaya modern yang kian masif.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18177" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0071.jpg" alt="" width="720" height="427" /></p>
<blockquote><p>“Kita patut bangga karena di desa ini masih ada para kreator seni yang terus berkarya. Ini menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat,” tambahnya.</p></blockquote>
<p>Paulus berharap, ke depan pementasan kesenian tradisional tidak hanya digelar pada momentum peringatan HUT RI saja, melainkan juga dapat ditampilkan pada berbagai kesempatan lainnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18178" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0073.jpg" alt="" width="1600" height="1494" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0073.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0073-768x717.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0073-1536x1434.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<blockquote><p>“Kami ingin kesenian tradisional kembali diterima dan dicintai masyarakat. Ini adalah bagian dari jati diri dan karakter bangsa yang saat ini mulai mengalami degradasi,” pungkasnya.</p></blockquote>
<p>Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesenian ketoprak dan budaya lokal lainnya dapat terus lestari serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.</p>
<p><em><strong>Reporter : Kang Marlik</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 59</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Sedekah Bumi Blora Berhasil Kumpulkan 15.540 Bungkus Sega Berkat</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/tradisi-sedekah-bumi-blora-berhasil-kumpulkan-15-540-bungkus-sega-berkat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tradisi-sedekah-bumi-blora-berhasil-kumpulkan-15-540-bungkus-sega-berkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 05:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18170</guid>

					<description><![CDATA[BLORA, dutaperistiwa.com — Tasyakuran Sedekah Bumi Blora dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA, dutaperistiwa.com — </strong>Tasyakuran Sedekah Bumi Blora dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Alun-Alun Kabupaten Blora, Selasa (18/8/2026).</p>
<p>Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di sepanjang Jalan Pemuda. Namun, tahun ini Sedekah Bumi Blora dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Blora dan diikuti ribuan masyarakat.</p>
<p>Sebanyak 15.540 bungkus sega berkat berhasil dikumpulkan dari berbagai unsur, mulai dari OPD, instansi vertikal, BUMD, kecamatan, desa, SPPG hingga pihak swasta. Sega berkat tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.</p>
<p>Tasyakuran Sedekah Bumi Blora dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, jajaran Forkopimda, kepala OPD, BUMD, para camat se-Kabupaten Blora, kepala desa se-Kabupaten Blora serta masyarakat.</p>
<p>Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengatakan bahwa Sedekah Bumi Blora telah berlangsung selama empat tahun dan menjadi salah satu tradisi yang terus dilestarikan.</p>
<p>“Alhamdulillah, sudah berlangsung empat tahun. Ini merupakan tradisi kita di Blora. Biasanya dulu tasyakuran malam tahun baru atau malam 17-an, kali ini kita buat setahun sekali,” ujar Bupati.</p>
<p>Bupati menjelaskan, Sedekah Bumi menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT sekaligus memanjatkan doa agar Kabupaten Blora semakin maju dan makmur.</p>
<p>“Kita mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Allah untuk Kabupaten Blora lewat Sedekah Bumi, bagaimana kita menyertai bumi Blora,” jelasnya.</p>
<p>Atas partisipasi berbagai pihak, Bupati menyampaikan apresiasi karena tahun ini terkumpul sebanyak 15.540 bungkus sega berkat.</p>
<p>“Yang berasal dari semua OPD, instansi vertikal, BUMD, juga dari camat, tingkat desa, SPPG dan juga dari swasta. Terima kasih atas semua partisipasinya, terima kasih atas semua bantuannya. Semoga dengan Sedekah Bumi ini bumi Blora akan semakin makmur,” ungkapnya.</p>
<p>Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat guyub rukun serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Kabupaten Blora.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Walikota Tegal Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah mengaku terkesan dan senang dapat mengikuti Sedekah Bumi Blora untuk pertama kalinya. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki suasana yang sangat meriah sekaligus sarat dengan nilai kebersamaan dan rasa syukur.</p>
<p>“Ini pertama kali saya mengikuti Sedekah Bumi Blora. Saya sangat terkesan, acaranya sangat meriah dan masyarakat begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi kegiatan yang positif karena mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.</p>
<p>“Yang menarik, seluruh elemen masyarakat bisa berkumpul bersama dalam suasana yang guyub dan penuh kebersamaan. Mudah-mudahan tradisi ini terus dilestarikan dan membawa keberkahan bagi masyarakat serta Kabupaten Blora,” katanya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan harapan agar Kabupaten Blora semakin maju, aman, dan masyarakatnya semakin sejahtera.</p>
<p>Rangkaian Tasyakuran Sedekah Bumi Blora ditutup dengan doa lintas agama. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap tradisi syukur dan kebersamaan dapat terus terjaga sebagai bagian dari upaya membangun Blora yang aman, kondusif, maju, dan semakin makmur.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 17</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18170</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Es Tape Ketan Ireng Kreasi DWP Bojonegoro Masuk Nominasi Minuman Pilihan Menu Lokal Jawa Timur</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/es-tape-ketan-ireng-kreasi-dwp-bojonegoro-masuk-nominasi-minuman-pilihan-menu-lokal-jawa-timur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=es-tape-ketan-ireng-kreasi-dwp-bojonegoro-masuk-nominasi-minuman-pilihan-menu-lokal-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 05:04:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18167</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA, dutaperistiwa.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro berhasil masuk nominasi peringkat kedua produk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, dutaperistiwa.com — </strong>Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro berhasil masuk nominasi peringkat kedua produk minuman terbaik dalam Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Provinsi Jawa Timur 2026. Capaian tersebut diraih melalui menu Es Tape Ketan Ireng dengan nilai 88,65.</p>
<p>Capaian ini diberikan dalam rangkaian Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Healthy Meal Prep yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Selasa (18/8/2026). DWP Bojonegoro menjadi salah satu dari 25 nominasi terbaik setelah melalui proses kurasi menu khas Jawa Timur yang diikuti 33 kabupaten/kota.</p>
<p>Ketua DWP Provinsi Jawa Timur Isye Adhy Karyono mengapresiasi seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam seleksi dan kurasi menu lokal daerah. Menurutnya, keikutsertaan tersebut menunjukkan semangat untuk menggali potensi pangan dan kuliner khas daerah sekaligus mengembangkan keterampilan yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga.</p>
<p>Isye juga mendorong para ibu-ibu anggota Dharma Wanita untuk terus belajar, bertumbuh, dan menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga. Melalui Healthy Meal Prep, keluarga dapat belajar menyiapkan makanan sehat dengan memperhatikan nilai gizi, waktu, serta biaya.</p>
<p>Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya dapat diterapkan untuk kebutuhan keluarga. Jika dikembangkan dengan baik, penyajian makanan sehat juga dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.</p>
<p>Seluruh resep menu yang telah mengikuti seleksi dan kurasi juga akan disusun menjadi Buku Kumpulan Resep Menu Lokal Daerah Provinsi Jawa Timur. Penyusunan buku tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat dalam mengenal serta mengembangkan menu lokal daerah.</p>
<p>Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro Emy Edi Susanto menjelaskan, Es Tape Ketan Ireng yang diikutsertakan dalam kurasi tidak hanya mengangkat bahan pangan lokal, tetapi juga memiliki filosofi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.</p>
<p>Es Tape Ketan Ireng disajikan pada momen kebersamaan sebagai simbol rasa syukur dan persaudaraan. Proses fermentasi pada tape dimaknai sebagai gambaran kesabaran dalam menjalani kehidupan, sedangkan kuah santan yang menyatukan seluruh bahan minuman menggambarkan eratnya hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.</p>
<p>Rasa manis pada tape juga menjadi doa agar setiap pertemuan membawa kebahagiaan, rezeki yang melimpah, serta hubungan sosial yang semakin harmonis. Minuman tersebut sekaligus menunjukkan bahwa bahan pangan lokal yang sederhana dapat diolah menjadi sajian yang memiliki nilai gizi, budaya, dan identitas daerah.</p>
<p>Dari sisi kandungan gizi, satu porsi Es Tape Ketan Ireng memiliki energi sekitar 267,9 kilokalori, karbohidrat 49,6 gram, protein 3,6 gram, lemak 6,3 gram, serta serat 2,2 gram.</p>
<p>Selaras dengan upaya mendorong penerapan pola makan sehat dalam keluarga, Founder Healthy Catering Surabaya Evan Setiawan memberikan materi mengenai penerapan pola makan sehat melalui konsep Healthy Meal Prep. Ia menekankan pentingnya menyusun makanan dengan mengutamakan protein, bukan sekadar memenuhi rasa kenyang dari karbohidrat.</p>
<p>“Mulai dari protein, bukan nasi. Protein seperti ayam, ikan, telur, dan tahu perlu diisi sesuai kebutuhan. Nasi cukup sekitar satu kepal atau 120–150 gram, kemudian dilengkapi sayuran,” jelasnya.</p>
<p>Evan juga menjelaskan pentingnya memperhatikan teknik pengolahan makanan. Kukusan dan masakan berkuah menjadi pilihan yang dapat mempertahankan nutrisi dengan kalori lebih rendah, sedangkan tumisan dengan penggunaan minyak tipis dapat menjadi pilihan untuk masakan sehari-hari.</p>
<p>“Tingkat paling aman dan maksimal nutrisinya adalah kukusan dan kuahan. Nutrisinya lebih utuh dan kalorinya paling rendah. Untuk masakan harian bisa tumisan dengan minyak tipis,” terangnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan peserta untuk membatasi makanan yang digoreng dan bertepung serta mengurangi konsumsi gula sebagai bagian dari kebijakan pola makan sehat dalam keluarga.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 4</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18167</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meski Lahan Sempit, Mbah Dul Petani Bojonegoro Ini Sukses Hasilkan Beragam Komoditas Pertanian</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/19/meski-lahan-sempit-mbah-dul-petani-bojonegoro-ini-sukses-hasilkan-beragam-komoditas-pertanian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=meski-lahan-sempit-mbah-dul-petani-bojonegoro-ini-sukses-hasilkan-beragam-komoditas-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 05:01:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18164</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — Lahan sempit tak menjadi hambatan Abdul Mukarrom untuk mengembangkan dunia pertanian. Petani...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — </strong>Lahan sempit tak menjadi hambatan Abdul Mukarrom untuk mengembangkan dunia pertanian. Petani asal Dusun Kedungrejo, Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ini berhasil mengubah lahan seluas sekitar 1.400 meter persegi menjadi &#8220;ladang bertingkat&#8221; yang menghasilkan beragam komoditas sekaligus.</p>
<p>Selama tujuh tahun terakhir, Abdul Mukarrom atau yang akrab disapa Mbah Dul mengembangkan Integrated Farming System (IFS) atau Sistem Pertanian Terpadu. Melalui konsep tersebut, setiap ruang di lahannya dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu menghasilkan berbagai produk dalam satu hamparan.</p>
<p>Pada lapisan pertama diterapkan budidaya ikan nila melalui sistem mina padi. Di atasnya tumbuh tanaman padi sebagai komoditas pangan utama. Selanjutnya, lapisan berikutnya dimanfaatkan untuk budidaya melon, sementara di sepanjang pematang ditanami jambu kristal yang turut memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian.</p>
<p>“Semua kita manfaatkan. Jangan sampai ada ruang yang kosong dan tidak menghasilkan,” ujar Mbah Dul saat menjelaskan konsep pertanian yang dikembangkannya.</p>
<p>Menurut Mbah Dul, pertanian tidak harus selalu identik dengan lahan yang luas. Dengan pengelolaan yang tepat, satu bidang lahan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan produksi sekaligus.</p>
<p>Dengan pola ini, satu petak lahan mampu menghasilkan ikan, padi, melon, hingga jambu kristal secara bersamaan. Selain meningkatkan produktivitas, sistem tersebut juga memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka sumber pendapatan yang lebih beragam.</p>
<p>Namun bagi Mbah Dul, inovasi itu belum berhenti. Ia memiliki mimpi besar membangun pertanian terpadu hingga &#8220;tujuh lantai&#8221;. Saat ini baru empat lapisan yang berhasil diwujudkan. Tiga lapisan berikutnya telah ia rancang, yakni lantai kelima untuk peternakan, lantai keenam sebagai pusat pelatihan bagi petani, dan lantai ketujuh sebagai pusat pemasaran hasil pertanian. Seluruhnya dirancang berada dalam satu kawasan lahan yang saling terintegrasi.</p>
<p>Impian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani. Zaenal meninjau lahan milik Mbah Dul pada Rabu (6/8/2026).</p>
<p>Menurut Zaenal Fanani, apa yang dilakukan Mbah Dul menjadi bukti bahwa keterbatasan luas lahan bukan penghalang untuk menghasilkan pertanian yang produktif.</p>
<p>&#8220;Mbah Dul membuktikan bahwa lahan yang tidak terlalu luas pun dapat memberikan hasil yang optimal apabila dikelola dengan inovatif. Sistem pertanian terpadu mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, diversifikasi hasil panen, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani,&#8221; ujar Zaenal Fanani.</p>
<p>Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus direplikasi oleh petani di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, masa depan pertanian tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga oleh kreativitas, kemauan belajar, dan keberanian berinovasi.</p>
<p>Melalui lahirnya inovasi-inovasi dari para petani seperti Mbah Dul, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong terwujudnya sektor pertanian yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 9</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18164</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
