<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duta Desa &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/category/tentang-desa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2026 22:39:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Duta Desa &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sedekah Bumi dan Semarak HUT RI ke-81, Desa Karangtengah Diguyur Hiburan Seni hingga Pagi</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/15/sedekah-bumi-dan-semarak-hut-ri-ke-81-desa-karangtengah-diguyur-hiburan-seni-hingga-pagi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sedekah-bumi-dan-semarak-hut-ri-ke-81-desa-karangtengah-diguyur-hiburan-seni-hingga-pagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 22:39:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Sedekah Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Rohman]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangtengah]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-81]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ngawen]]></category>
		<category><![CDATA[Kethoprak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Manggolo Budoyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18009</guid>

					<description><![CDATA[BLORA I DUTA PERISTIWA – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA </strong>I<strong> DUTA PERISTIWA </strong>– Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berpadu dengan tradisi Sedekah Bumi di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Kepala Desa Karangtengah, Didik Hariyanto, bersama mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) mengemas rangkaian kegiatan dengan berbagai hiburan seni yang melibatkan masyarakat, khususnya anak-anak desa.</p>
<p>Rangkaian kegiatan digelar pada Jumat (14/8/2026), mulai dari perlombaan anak-anak pada pagi hari, pagelaran seni ketoprak pada siang hingga sore, kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan tari dan senam ceria pada malam hari.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18010" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0004.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0004.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0004-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kegiatan seni yang dibimbing mahasiswa KKN UNS di bawah koordinasi Ketua KKN, Akbar 45, menampilkan sejumlah pertunjukan, di antaranya Tari Semut, Tari Perahu Layar, Tari Padang Bulan, Senam Ceria, hingga seni Anti Lupa-Lupa.</p>
<p>Sementara itu, pada siang hari, masyarakat Desa Karangtengah disuguhi pagelaran seni ketoprak <strong>Tri Manggolo Budoyo</strong> dari Desa Turirejo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.</p>
<p>Pagelaran yang berlangsung di sekitar rumah Kepala Desa Karangtengah tersebut mampu menyedot perhatian masyarakat. Warga berdatangan untuk menikmati pertunjukan, sementara sejumlah pedagang turut memadati lokasi sehingga suasana semakin ramai dan meriah.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18011" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0003.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0003.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0003-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kepala Desa Karangtengah Didik Hariyanto mengatakan, pelaksanaan Sedekah Bumi sengaja dipadukan dengan rangkaian kegiatan Agustusan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi anggaran desa.</p>
<blockquote><p>“Sedekah Bumi Desa Karangtengah memang kami meriahkan bersama kegiatan Agustusan. Kami juga melihat situasi anggaran yang ada,” ujar Didik.</p></blockquote>
<p>Rangkaian kegiatan pada pagi hari diisi dengan berbagai perlombaan untuk anak-anak dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah salat Jumat, masyarakat kembali berkumpul menyaksikan pagelaran ketoprak Tri Manggolo Budoyo hingga sore hari.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18012" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Memasuki malam hari, kemeriahan kembali berlanjut. Anak-anak Desa Karangtengah tampil dalam berbagai pertunjukan tari dan senam ceria dengan bimbingan mahasiswa KKN UNS.</p>
<p>Meski dikemas secara sederhana, penampilan anak-anak tersebut ternyata mampu mengundang antusiasme masyarakat. Warga berbondong-bondong datang untuk memberikan dukungan sekaligus menikmati hiburan yang disuguhkan.</p>
<p>Seorang perangkat Desa Karangtengah menuturkan, antusiasme masyarakat terhadap berbagai kegiatan hiburan di desanya memang cukup tinggi. Terlebih ketika pertunjukan melibatkan anak-anak warga setempat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18013" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006-1.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006-1.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0006-1-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<blockquote><p>“Kalau di Desa Karangtengah ada pagelaran hiburan apa pun biasanya selalu ramai dan meriah. Apalagi kalau yang tampil anak-anak warga sendiri. Mau melangkahkan kaki saja terkadang sudah tidak ada tempat,” ujarnya.</p></blockquote>
<p>Setelah pertunjukan tari dan senam selesai, hiburan ketoprak kembali digelar hingga pagi hari. Suasana desa pun semakin semarak dengan hadirnya masyarakat yang menikmati pertunjukan seni tradisional tersebut.</p>
<p>Didik Hariyanto menegaskan, kegiatan Sedekah Bumi maupun peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan agenda yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Karangtengah dan perlu terus dijaga keberlangsungannya.</p>
<blockquote><p>“Dengan situasi seperti ini, kami berusaha menjalankan agenda-agenda yang sudah berjalan sejak dulu. Sedekah Bumi harus kami laksanakan, begitu juga memperingati HUT RI ke-81. Ini merupakan momentum dan agenda yang tidak bisa kami tinggalkan, sehingga harus kami wujudkan,” tegasnya.</p></blockquote>
<p>Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar hingga selesai tanpa kendala. Dirinya juga mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti maupun menyaksikan berbagai kegiatan yang digelar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18014" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0002.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0002.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260815-WA0002-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>“Saya berharap semoga acara ini lancar sampai akhir dan tidak ada halangan apa pun. Melihat masyarakat begitu ramai dan meriah menonton ketoprak serta pertunjukan tari, saya juga merasa bangga. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” pungkas Didik.</p>
<p>Perpaduan tradisi Sedekah Bumi, semangat kemerdekaan, keterlibatan generasi muda, serta pelestarian seni budaya lokal tersebut menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan di Desa Karangtengah bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan warga sekaligus menjaga tradisi dan budaya masyarakat desa.</p>
<p><em><strong>Reporter : Sujono</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 11</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18009</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musrenbangdes Gedebeg Blora 2026: Prioritas Pembangunan 2027–2028 Fokus Jalan dan Drainase</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/13/musrenbangdes-gedebeg-blora-2026-prioritas-pembangunan-2027-2028-fokus-jalan-dan-drainase/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musrenbangdes-gedebeg-blora-2026-prioritas-pembangunan-2027-2028-fokus-jalan-dan-drainase</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 14:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=17954</guid>

					<description><![CDATA[BLORA I DUTA PERISTIWA – Pemerintah Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Rencana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>BLORA </b>I<b> DUTA PERISTIWA </b>– Pemerintah Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk RKPD Kabupaten Blora Tahun 2028 sekaligus Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan RKPDes Tahun 2027, Kamis (13/08/2026).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung dengan suasana tertib dan partisipatif ini dihadiri oleh Camat Ngawen, Kepala Desa beserta perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Gedebeg.</p>
<p>Dalam forum tersebut, berbagai usulan pembangunan dibahas secara terbuka dan menghasilkan kesepakatan bersama yang berjalan lancar dan kondusif. Fokus utama pembahasan mengarah pada penyesuaian prioritas pembangunan desa sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17955" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0112.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0112.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0112-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kepala Desa Gedebeg, Sumarwan, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penyesuaian arah pembangunan dengan sistem penggeseran antar dukuh. Hal ini dilakukan karena keterbatasan anggaran Dana Desa yang dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan fisik.</p>
<blockquote><p>“Kami menggelar Musrenbangdes dan Musdes ini untuk mengatur penggeseran pembangunan antar dukuh. Karena anggaran Dana Desa belum mencukupi, maka kami juga berupaya mengajukan bantuan melalui aspirasi, baik dari provinsi maupun pusat,” jelasnya.</p></blockquote>
<p>Ia menambahkan, sejumlah usulan prioritas yang diajukan meliputi pembangunan jalan paving, drainase, serta pengerasan jalan pertanian. Namun demikian, pihak desa masih menunggu hasil realisasi dari pengajuan anggaran tersebut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17956" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0111.jpg" alt="" width="1560" height="1560" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0111.jpg 1560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0111-100x100.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0111-768x768.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0111-1536x1536.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1560px) 100vw, 1560px" /></p>
<p>Sementara itu, Camat Ngawen, Zainuri, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya membahas penyusunan RKPDes Tahun 2027, tetapi juga Musdes perubahan APBDes Tahun 2026.</p>
<blockquote><p>“Dalam Musdes ini telah disampaikan perubahan kegiatan APBDes Tahun 2026, yang disesuaikan dengan skala prioritas. Beberapa kegiatan yang sebelumnya direncanakan namun belum mendesak, dilakukan penggeseran untuk mengakomodasi kebutuhan yang lebih prioritas,” ujarnya.</p></blockquote>
<p>Zainuri juga menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat tetap menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan desa. Namun, realisasinya tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.</p>
<blockquote><p>“Semua usulan warga kita tampung. Nantinya tim penyusun RKPDes akan memilah mana yang menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan anggaran yang ada,” tambahnya.</p></blockquote>
<p>Selain itu, Camat Ngawen juga mengimbau agar setiap kegiatan pembangunan nantinya dilengkapi dengan papan informasi proyek. Hal ini penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat terkait sumber dan besaran anggaran.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17957" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0113.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0113.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0113-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>“Setiap pembangunan harus dipasang papan nama agar masyarakat mengetahui sumber anggaran dan nilai kegiatannya. Ini bagian dari keterbukaan informasi publik,” tegasnya.</p>
<p>Melalui Musrenbangdes dan Musdes ini, diharapkan arah pembangunan Desa Gedebeg ke depan semakin terarah, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat secara bertahap.</p>
<p><em><strong>Reporter : Sujono</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 16</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Organ Tunggal Meriahkan Peresmian Jalan Paving Dukuh Kaliklampok, Warga Jomblang Sambut Gembira</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/07/19/organ-tunggal-meriahkan-peresmian-jalan-paving-dukuh-kaliklampok-warga-jomblang-sambut-gembira/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=organ-tunggal-meriahkan-peresmian-jalan-paving-dukuh-kaliklampok-warga-jomblang-sambut-gembira</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:35:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=17235</guid>

					<description><![CDATA[BLORA &#124; DUTA PERISTIWA – Suasana penuh kegembiraan mewarnai peresmian pembangunan jalan paving di Dukuh Kaliklampok,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA | DUTA PERISTIWA</strong> – Suasana penuh kegembiraan mewarnai peresmian pembangunan jalan paving di Dukuh Kaliklampok, Desa Jomblang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Minggu (19/7/2026). Peresmian yang dipusatkan di kawasan tepi hutan tersebut dimeriahkan dengan hiburan organ tunggal yang disambut antusias oleh masyarakat.</p>
<p>Acara peresmian dihadiri oleh Pemerintah Desa Jomblang, jajaran Perhutani, serta ratusan warga setempat. Hiburan organ tunggal yang digelar di sekitar lokasi jalan baru menjadi daya tarik tersendiri. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, tampak larut dalam kemeriahan acara dengan berjoget dan memberikan saweran kepada para penyanyi sebagai bentuk apresiasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17236" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0087.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0087.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0087-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0087-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kepala Desa Jomblang, Agus, saat ditemui <strong>Duta Peristiwa</strong> menjelaskan bahwa pembangunan jalan paving di Dukuh Kaliklampok menuju arah Jomblang memiliki panjang sekitar <strong>2,6 kilometer</strong> dengan lebar <strong>2,5 meter</strong>. Proyek tersebut dikerjakan dalam dua tahap selama tahun 2026.</p>
<blockquote><p>&#8220;Alhamdulillah, pembangunan jalan paving ini dapat terealisasi berkat bantuan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi Gerindra. Semoga keberadaan jalan ini mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga,&#8221; ujar Agus.</p></blockquote>
<p>Menurutnya, keberadaan jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini telah berubah menjadi akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat maupun pengguna jalan lainnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17237" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0084.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0084.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0084-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0084-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Sementara itu, warga Desa Jomblang mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jalan tersebut. Mereka mengatakan bahwa kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari.</p>
<blockquote><p>&#8220;Dulu kalau melewati jalan ini rasanya tidak nyaman karena rusak. Sekarang jalannya sudah bagus dan nyaman dilalui. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan ini. Harapan kami, jalan-jalan lain yang belum tersentuh pembangunan juga dapat segera diperbaiki,&#8221; ungkap salah seorang warga.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17238" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0086.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0086.jpg 1280w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0086-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0086-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Peresmian jalan paving tersebut tidak hanya menjadi simbol selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Kemeriahan hiburan organ tunggal yang berlangsung hingga siang hari menambah semarak rasa syukur warga atas hadirnya akses jalan yang lebih layak untuk menunjang mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p><strong>Reporter : Sujono</strong></p>
<p><strong>Editor : Gunaidik</strong></p>
<p>Views: 19</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17235</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Wonosari Gelar Tasyakuran Bucu Kendit Sambut Malam 1 Suro</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/06/17/warga-wonosari-gelar-tasyakuran-bucu-kendit-sambut-malam-1-suro/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-wonosari-gelar-tasyakuran-bucu-kendit-sambut-malam-1-suro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=16537</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN I DUTA PERISTIWA – Tradisi budaya Jawa yang sarat akan nilai kebersamaan, kerukunan, dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> – Tradisi budaya Jawa yang sarat akan nilai kebersamaan, kerukunan, dan spiritualitas masih terus terjaga di tengah masyarakat. Salah satunya terlihat dalam tradisi menyambut Malam 1 Suro atau 1 Muharam yang dilaksanakan warga Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Rabu Kliwon (17/06/2026), pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Desa yang berada di kawasan pegunungan ujung selatan Kabupaten Tuban tersebut memiliki tradisi unik yang diwariskan secara turun-temurun, yakni menggelar tasyakuran <strong>Bucu Kendit</strong> di setiap perempatan jalan desa.</p>
<p>Sejak sore hari, warga berbondong-bondong membawa tumpeng yang diletakkan di atas cobek tanah liat untuk kemudian dikumpulkan di titik-titik perempatan jalan di wilayah masing-masing.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16538" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0106-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1152" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0106-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0106-768x346.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0106-1536x691.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0106-2048x922.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Tradisi ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tasyakuran pada umumnya. Sebab, setiap tumpeng yang dibawa warga wajib menggunakan alas cobek yang terbuat dari tanah. Setelah doa bersama dipimpin sesepuh desa atau modin, cobek tersebut harus dibanting hingga pecah di lokasi tasyakuran.</p>
<p>Salah satu sesepuh Desa Wonosari, Mbah Marwi, menjelaskan bahwa ritual Bucu Kendit menyimpan banyak makna filosofis yang berkaitan erat dengan kehidupan manusia.</p>
<blockquote><p>&#8220;Nggih Mas, Bucu Kendit mempunyai arti dan makna yang sangat berkaitan dengan kehidupan kita. Bucu adalah simbol gunung yang melambangkan perjalanan hidup manusia yang penuh perjuangan dan melelahkan. Sedangkan Kendit merupakan simbol tali yang bermakna mengikat atau mengekang hawa nafsu,&#8221; tutur Mbah Marwi.</p></blockquote>
<p>Ia menjelaskan, perjalanan hidup manusia ibarat mendaki gunung yang tidak mudah karena selalu dihadapkan pada berbagai godaan dan hawa nafsu yang membuat manusia merasa kurang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16539" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0104-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1152" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0104-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0104-768x346.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0104-1536x691.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0104-2048x922.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<blockquote><p>&#8220;Melalui simbol Kendit ini, manusia diingatkan agar mampu mengendalikan hawa nafsunya dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan,&#8221; imbuhnya.</p></blockquote>
<p>Tak hanya itu, Mbah Marwi juga menerangkan filosofi cobek tanah liat yang sengaja dipecahkan usai doa bersama.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kita semua berasal dari tanah dan pada akhirnya akan kembali menjadi tanah. Apa yang kita miliki di dunia ini tidak ada yang abadi dan semuanya akan kita tinggalkan. Karena itu, tradisi ini menjadi pengingat agar manusia tidak terlena dengan urusan duniawi,&#8221; jelasnya.</p></blockquote>
<p>Menurutnya, tradisi malam 1 Suro bukan sekadar acara tumpengan biasa, melainkan momentum bagi masyarakat Jawa untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa kata <strong>Suro</strong> dalam filosofi Jawa dimaknai sebagai <strong>Ngasu Roso</strong>, yaitu proses menimba ilmu sejati dan mengolah batin agar semakin dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.</p>
<p>&#8220;Semoga apa yang kita lakukan dengan penuh keikhlasan ini dapat membawa keberkahan dan seluruh doa warga dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa,&#8221; pungkas Mbah Marwi dengan penuh ketenangan.</p>
<p>Tradisi Bucu Kendit yang terus dilestarikan warga Desa Wonosari ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih hidup dan tetap relevan sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat nilai spiritual, serta mengingatkan manusia untuk selalu bersyukur dalam menjalani kehidupan. <strong>(Marlik)</strong></p>
<p>Views: 1</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rayakan Tradisi Sedekah Bumi, Warga Dukuh Tapen Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/06/14/rayakan-tradisi-sedekah-bumi-warga-dukuh-tapen-gelar-wayang-kulit-semalam-suntuk/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rayakan-tradisi-sedekah-bumi-warga-dukuh-tapen-gelar-wayang-kulit-semalam-suntuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 15:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=16444</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN I DUTA PERISTIWA – Ribuan warga dan penonton memadati lapangan yang berada di dekat sendang Dukuh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN</strong> I<strong> DUTA PERISTIWA</strong> – Ribuan warga dan penonton memadati lapangan yang berada di dekat sendang Dukuh Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Minggu malam (14/06/2026). Mereka hadir untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka tradisi tahunan Sedekah Bumi yang menjadi warisan budaya masyarakat setempat.</p>
<p>Suasana meriah mulai terasa sejak pukul 21.00 WIB saat pagelaran wayang kulit dengan dalang kondang asal Rembang, <strong>Ki Sigid Ariyanto</strong> resmi dimulai. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Tidak hanya warga Dukuh Tapen, sejumlah penonton dari desa-desa sekitar juga turut hadir untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.</p>
<p>Salah satu warga Dukuh Tapen, <strong>Darsono</strong>, saat ditemui awak media menjelaskan bahwa pelaksanaan Sedekah Bumi tahun ini tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni melalui swadaya dan gotong royong masyarakat.</p>
<blockquote><p>&#8220;Ya beginilah Mas, untuk Dukuh Tapen tetap seperti tahun-tahun lalu. Kami menggalang dana dari swadaya dan partisipasi seluruh warga masyarakat agar kegiatan ini dapat terlaksana. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala,&#8221; ujarnya.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16445" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0075-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1152" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0075-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0075-768x346.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0075-1536x691.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0075-2048x922.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Hal senada juga disampaikan <strong>Raditya</strong>, salah satu tokoh pemuda Dukuh Tapen yang turut mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan para pemuda merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian tradisi budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami tidak ingin banyak bicara, yang penting kami ikhlas membantu dan mendukung apa yang telah disepakati bersama oleh panitia dan pemerintah desa. Selebihnya kami serahkan kepada panitia dan desa. Kami hanya mengikuti arahan serta keputusan yang telah ditetapkan,&#8221; kata Raditya.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16446" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0076.jpg" alt="" width="1599" height="1363" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0076.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0076-768x655.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0076-1536x1309.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></p>
<p>Tradisi Sedekah Bumi sendiri merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, kesehatan, serta keberkahan hasil bumi yang diterima selama ini. Selain sebagai sarana doa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.</p>
<p>Melalui pagelaran wayang kulit semalam suntuk, masyarakat Dukuh Tapen berharap nilai-nilai budaya, gotong royong, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. <strong>(Marlik)</strong></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujud Rasa Syukur, Warga Desa Ngrojo Meriahkan Tradisi Sedekah Bumi</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/06/14/wujud-rasa-syukur-warga-desa-ngrojo-meriahkan-tradisi-sedekah-bumi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wujud-rasa-syukur-warga-desa-ngrojo-meriahkan-tradisi-sedekah-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 08:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=16441</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN I DUTA PERISTIWA – Ratusan warga Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, memadati Balai Desa setempat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN</strong> I<strong> DUTA PERISTIWA</strong> – Ratusan warga Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, memadati Balai Desa setempat pada Minggu (14/06/2026) untuk mengikuti tradisi Sedekah Bumi yang rutin digelar setiap tahun.</p>
<p>Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi simbol ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, serta keberkahan yang diberikan kepada warga desa selama setahun terakhir.</p>
<p>Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan panitia dalam perayaan tersebut. Mulai dari pengajian, tahlil bersama, doa syukur, hingga kenduri tumpeng yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Suasana semakin meriah ketika pertunjukan seni ketoprak digelar pada siang hari sebagai hiburan rakyat yang telah lama dinantikan warga.</p>
<p>Kepala Desa Ngrojo, Huda, saat ditemui awak media Duta Peristiwa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh antusiasme masyarakat.</p>
<blockquote><p>&#8220;Alhamdulillah, kegiatan Sedekah Bumi tahun ini dapat terlaksana dengan baik. Sebagai kepala desa, sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk mendukung serta melestarikan tradisi dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat,&#8221; ujar Huda.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16442" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0058-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1152" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0058-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0058-768x346.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0058-1536x691.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0058-2048x922.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Lebih lanjut, Huda menjelaskan bahwa selama dirinya menjabat sebagai kepala desa, pelaksanaan kegiatan Sedekah Bumi tidak pernah membebani masyarakat dengan pungutan atau sumbangan wajib.</p>
<blockquote><p>&#8220;Selama saya menjabat tiga periode, saya tidak pernah meminta masyarakat untuk memberikan sumbangan demi terselenggaranya kegiatan ini. Kami dipilih oleh masyarakat, sehingga sudah sepatutnya kami berupaya memberikan kemudahan dan meringankan beban warga, termasuk dalam penyelenggaraan tradisi tahunan seperti Sedekah Bumi,&#8221; jelasnya.</p></blockquote>
<p>Sementara itu, Edi, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus Ketua RT yang rumahnya berdekatan dengan Balai Desa, mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan sukses.</p>
<blockquote><p>&#8220;Alhamdulillah, semua kegiatan yang diusulkan masyarakat dapat kami laksanakan dengan baik, termasuk menghadirkan hiburan seni ketoprak siang dan malam. Semoga tahun depan kegiatan Sedekah Bumi dapat diselenggarakan lebih meriah lagi,&#8221; ungkap Edi.</p></blockquote>
<p>Tradisi Sedekah Bumi yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Ngrojo menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya dan adat istiadat leluhur Jawa tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Selain sebagai bentuk rasa syukur, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwarga. <strong>(Marlik)</strong></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16441</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meski Sebagian Warga Gagal Panen, Masyarakat Wonosari Tetap Kompak Gelar Sedekah Bumi</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/06/11/meski-sebagian-warga-gagal-panen-masyarakat-wonosari-tetap-kompak-gelar-sedekah-bumi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=meski-sebagian-warga-gagal-panen-masyarakat-wonosari-tetap-kompak-gelar-sedekah-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 15:17:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=16397</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN I DUTA PERISTIWA – Semangat kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Senori,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN </strong>I<strong> DUTA PERISTIWA </strong>– Semangat kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, kembali terlihat dalam pelaksanaan tradisi tahunan <strong>Sedekah Bumi</strong> yang digelar di Lapangan Haji Ramin, RT 09, Desa Wonosari, Kamis malam (11/06/2026). Meski sebagian warga mengalami gagal panen dan kondisi ekonomi tahun ini cukup berat, antusiasme masyarakat untuk melestarikan tradisi leluhur tetap tinggi.</p>
<p>Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara Sedekah Bumi yang ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas rahmat, rezeki, dan segala hasil bumi yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p>Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, panitia pelaksana terlebih dahulu menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan penggunaan anggaran secara terbuka kepada masyarakat. Dana kegiatan diketahui berasal dari swadaya warga yang dikumpulkan secara gotong royong.</p>
<p>Ketua Panitia, <strong>Paulus</strong>, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan hiburan tahun ini memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang mengalami berbagai tantangan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16398" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260611-WA0120-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1152" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260611-WA0120-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260611-WA0120-768x346.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260611-WA0120-1536x691.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260611-WA0120-2048x922.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Untuk hiburan pagelaran wayang kulit tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang cukup sulit, kami menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Yang terpenting kegiatan Sedekah Bumi ini tetap bisa terlaksana dan dapat dinikmati seluruh warga,&#8221;</em> ujar Paulus.</p></blockquote>
<p>Ia berharap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan kondisi yang lebih baik.</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Kita berdoa dan terus berusaha, semoga tahun depan kita masih diberi kesempatan dan kondisi yang lebih baik untuk melaksanakan kegiatan ini,&#8221;</em> tambahnya.</p></blockquote>
<p>Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Wonosari, <strong>Widhiarto</strong>, menegaskan bahwa esensi Sedekah Bumi tidak terletak pada besar kecilnya biaya hiburan yang ditampilkan, melainkan pada nilai budaya, kebersamaan, dan rasa syukur yang terkandung di dalamnya.</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Ini bukan soal mahal atau murahnya hiburan. Wayang kulit hanyalah salah satu bagian dari rangkaian Sedekah Bumi. Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Wayang kulit juga merupakan warisan seni budaya yang patut kita pertahankan. Keduanya saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan,&#8221;</em> ungkap Widhiarto.</p></blockquote>
<p>Menurutnya, terlaksananya kegiatan Sedekah Bumi di tengah berbagai keterbatasan saat ini sudah menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Desa Wonosari.</p>
<p>Tradisi Sedekah Bumi sendiri bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, tradisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap alam dan ungkapan syukur atas karunia Tuhan melalui hasil bumi yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.</p>
<p>Di tengah kondisi pertanian yang tidak selalu berpihak kepada petani, kekompakan warga Desa Wonosari dalam mempertahankan tradisi tersebut menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur masih tetap terjaga. Semangat itulah yang menjadikan Sedekah Bumi bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga perekat persaudaraan antarwarga dari generasi ke generasi. <strong>(Marlik)</strong></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16397</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersama Masyarakat, Perhutani KPH Jatirogo Dukung Pelestarian Tradisi Sedekah Bumi di Desa Bate</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/06/04/bersama-masyarakat-perhutani-kph-jatirogo-dukung-pelestarian-tradisi-sedekah-bumi-di-desa-bate/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bersama-masyarakat-perhutani-kph-jatirogo-dukung-pelestarian-tradisi-sedekah-bumi-di-desa-bate</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pendidikan, Kesenian, Pariwisata, Sejarah dan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=16240</guid>

					<description><![CDATA[TUBAN &#124; DUTA PERISTIWA – Komitmen Perum Perhutani KPH Jatirogo dalam mendukung pelestarian budaya dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN | DUTA PERISTIWA</strong> – Komitmen Perum Perhutani KPH Jatirogo dalam mendukung pelestarian budaya dan tradisi lokal masyarakat di sekitar kawasan hutan kembali ditunjukkan melalui partisipasinya dalam kegiatan <strong>Sedekah Bumi Desa Bate</strong>, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>Melalui jajaran <strong>BKPH Bate</strong>, Perhutani turut bersinergi bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dalam rangkaian kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat setempat tersebut.</p>
<p>Tradisi Sedekah Bumi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Bagi masyarakat Desa Bate, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan, kesehatan, serta keberkahan yang diberikan sepanjang tahun.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16241" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095.jpg" alt="" width="1599" height="899" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095-400x225.jpg 400w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095-768x432.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095-1536x864.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0095-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></p>
<p>Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Camat Bangilan Suwanto beserta staf, Asper BKPH Bate, Bhabinkamtibmas Desa Bate, Babinsa, Kepala Desa Bate dan perangkat desa, KRPH Bate, KRPH Sokomedalem, KRPH Kebonduren, Ketua LMDH Wana Bima Lestari, serta ratusan warga masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan.</p>
<p>Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, Perhutani, lembaga masyarakat desa hutan, dan warga dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.</p>
<p>Dalam sambutannya, perwakilan BKPH Bate, <strong>Didik Triarsa</strong>, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi yang dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga dan para pemangku kepentingan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami dari Perhutani BKPH Bate berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan yang saling menguntungkan antara masyarakat dengan berbagai pihak. Menjaga kelestarian tradisi lokal merupakan bagian penting dalam mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat pedesaan,&#8221; ujarnya.</p></blockquote>
<p>Didik juga menegaskan bahwa Perhutani KPH Jatirogo mendukung penuh pelestarian tradisi Sedekah Bumi sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus terus dijaga keberlangsungannya.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami dari Perhutani KPH Jatirogo mendukung penuh kegiatan Sedekah Bumi sebagai salah satu budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat desa dan Perhutani dapat menjalin hubungan yang lebih positif dalam menjaga lingkungan dan hutan, karena keduanya memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan,&#8221; tambahnya.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-16242" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0096.jpg" alt="" width="1131" height="1600" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0096.jpg 1131w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0096-768x1086.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260604-WA0096-1086x1536.jpg 1086w" sizes="auto, (max-width: 1131px) 100vw, 1131px" /></p>
<p>Lebih lanjut, Didik mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan yang memiliki peran vital bagi keseimbangan lingkungan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Menjaga hutan berarti menjaga keselamatan diri kita sendiri. Jika diibaratkan tubuh manusia, hutan adalah jantungnya. Ketika jantung rusak, maka organ-organ lainnya akan ikut melemah. Karena itu, menjaga hutan adalah tanggung jawab kita bersama,&#8221; tuturnya sebelum menutup sambutan.</p></blockquote>
<p>Melalui kegiatan Sedekah Bumi ini, semangat gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan kembali diteguhkan. Perhutani KPH Jatirogo berharap sinergi yang telah terjalin dengan masyarakat sekitar hutan dapat terus diperkuat demi terwujudnya kelestarian budaya sekaligus keberlanjutan fungsi hutan bagi generasi mendatang. <strong>(Marlik)</strong></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16240</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Adha 1447 H di Kajangan Kelurahan Sonorejo Blora</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/05/26/takbir-keliling-meriahkan-malam-idul-adha-1447-h-di-kajangan-kelurahan-sonorejo-blora/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=takbir-keliling-meriahkan-malam-idul-adha-1447-h-di-kajangan-kelurahan-sonorejo-blora</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 16:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=15975</guid>

					<description><![CDATA[BLORA, dutaperistiwa.com – Suasana malam Idul Adha 1447 Hijriah di Kajangan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan/Kabupaten Blora...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA, dutaperistiwa.com</strong> – Suasana malam Idul Adha 1447 Hijriah di Kajangan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan/Kabupaten Blora berlangsung meriah dengan digelarnya pawai takbir keliling pada Selasa malam (26/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipadati warga yang antusias menyaksikan iring-iringan bernuansa Islami dan budaya Timur Tengah.</p>
<p>Takbir keliling itu menampilkan replika hewan kurban berupa sapi, kambing, dan unta dengan dekorasi megah serta dihiasi lampu warna-warni yang memukau. Selain itu, para santriwan/santeiwati Madrasah Diniyah turut membawa obor untuk menambah semarak suasana malam takbiran.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-15976" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0117.jpg" alt="" width="960" height="1280" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0117.jpg 960w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0117-768x1024.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Gemuruh lantunan takbir menggema sepanjang jalan desa, diiringi atraksi lighting dan pawai warga yang mengenakan pakaian khas Timur Tengah. Kegiatan ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar yang memadati lokasi acara.</p>
<p>Panitia juga menambah kemeriahan acara dengan menyediakan undian berhadiah bagi para peserta takbir keliling. Berbagai hadiah menarik dibagikan sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang ikut memeriahkan malam takbiran tersebut.</p>
<p>Salah seorang warga setempat, Arif Nurrahman, mengaku sangat senang dengan terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, takbir keliling bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga.</p>
<blockquote><p>“Acara seperti ini sangat positif karena bisa menambah semangat masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Selain meriah, suasananya juga penuh kekeluargaan dan religius. Apalagi ada undian berhadiah yang membuat masyarakat semakin antusias mengikuti kegiatan,” ujar Arif Nurrahman.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-15977" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0116.jpg" alt="" width="1288" height="966" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0116.jpg 1288w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0116-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0116-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1288px) 100vw, 1288px" /></p>
<p>Ia berharap tradisi takbir keliling di Desa Kajangan dapat terus dilestarikan dan setiap tahun semakin meriah dengan melibatkan lebih banyak generasi muda.</p>
<p>Dengan tema <em>“Bersama Kita Hidupkan Takbir, Sucikan Hati, Raih Kemenangan”</em>, kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Warga berharap momentum Idul Adha tahun ini membawa keberkahan dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat. <em><strong>(Lik)</strong></em></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesona Waduk Sonorejo, Destinasi Wisata yang Hidupkan UMKM Lokal dan Tarik Pengunjung Setiap Hari</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/05/17/pesona-waduk-sonorejo-destinasi-wisata-yang-hidupkan-umkm-lokal-dan-tarik-pengunjung-setiap-hari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pesona-waduk-sonorejo-destinasi-wisata-yang-hidupkan-umkm-lokal-dan-tarik-pengunjung-setiap-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 05:49:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hiburan, Olahraga, Kuliner dan Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=15778</guid>

					<description><![CDATA[BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Geliat pariwisata di Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Salah satu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, dutaperistiwa.com </strong>– Geliat pariwisata di Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Salah satu destinasi yang kini semakin ramai dikunjungi masyarakat adalah <strong>Pesona Waduk Sonorejo (PWS)</strong> yang berada di Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.</p>
<p>Objek wisata yang memanfaatkan keindahan Waduk Sonorejo ini mampu menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain menawarkan panorama alam yang menyejukkan, keberadaan PWS juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.</p>
<figure id="attachment_15779" aria-describedby="caption-attachment-15779" style="width: 1599px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15779" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0002.jpg" alt="" width="1599" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0002.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0002-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0002-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0002-1536x1153.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-15779" class="wp-caption-text">Salah satu wahana mainan di PWS</figcaption></figure>
<p>Setiap hari, kawasan wisata ini dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai wahana hiburan yang tersedia. Mulai dari aneka permainan anak-anak hingga wahana perahu yang mengajak wisatawan berkeliling mengitari Waduk Sonorejo.</p>
<p>Untuk menikmati sensasi berkeliling waduk, pengunjung hanya dikenakan tarif yang sangat terjangkau, yakni <strong>Rp5.000 per orang</strong> untuk satu kali putaran.</p>
<figure id="attachment_15780" aria-describedby="caption-attachment-15780" style="width: 1599px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15780" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0004.jpg" alt="" width="1599" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0004.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0004-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0004-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0004-1536x1153.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-15780" class="wp-caption-text">Salah satu perahu dari 8 perahu yang ada di PWS</figcaption></figure>
<p>Menurut <strong>Gus Edy Majnun</strong>, pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani yang juga menjadi salah satu inisiator sekaligus pengelola wahana permainan bersama Karang Taruna Desa Sonorejo, wahana perahu hanya beroperasi pada siang hari demi keselamatan pengunjung.</p>
<blockquote><p>&#8220;Untuk perahu dibuka mulai pagi hingga Maghrib, karena kalau malam terlalu berisiko. Namun untuk wahana yang lain dibuka hingga pukul 21.00 WIB, dan stand kuliner juga buka sampai malam hari,&#8221; ujar Gus Edy saat ditemui di lokasi, Minggu (17/05/2026).</p></blockquote>
<figure id="attachment_15781" aria-describedby="caption-attachment-15781" style="width: 1599px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15781" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0003.jpg" alt="" width="1599" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0003.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0003-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0003-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0003-1536x1153.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-15781" class="wp-caption-text">Gus Edy Majnun, salah seorang Inisiator dan pengelola wahana mainan bersama Karang Taruna Desa Sonorejo</figcaption></figure>
<p>Keberadaan stand kuliner yang berjejer di sekitar lokasi wisata turut memberikan peluang usaha bagi masyarakat desa. Beragam makanan dan minuman khas tersedia untuk memanjakan para pengunjung yang datang.</p>
<p>Salah seorang wisatawan asal Kabupaten Blora mengaku sangat terkesan dengan suasana yang ditawarkan Pesona Waduk Sonorejo. Setelah mencoba wahana perahu, ia mengaku merasa seperti sedang berwisata di kawasan pegunungan yang terkenal di Jawa Timur.</p>
<figure id="attachment_15782" aria-describedby="caption-attachment-15782" style="width: 1599px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15782" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0008.jpg" alt="" width="1599" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0008.jpg 1599w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0008-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0008-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260517-WA0008-1536x1153.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-15782" class="wp-caption-text">Pengunjung wahana perahu yang terlihat antri di wahana permainan perahu</figcaption></figure>
<blockquote><p>&#8220;Saya senang sekali. Tempatnya bagus, sejuk, dan murah. Rasanya seperti Sarangan KW, tapi ini justru punya daya tarik tersendiri,&#8221; ungkapnya sambil tersenyum.</p></blockquote>
<p>Dengan konsep wisata keluarga yang murah, aman, dan nyaman, Pesona Waduk Sonorejo kini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat di wilayah perbatasan Bojonegoro, Blora, dan Ngawi.</p>
<p>Selain menjadi tempat rekreasi, PWS juga membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat, Karang Taruna, dan tokoh lokal mampu menciptakan destinasi wisata yang berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi desa.</p>
<p>Pesona Waduk Sonorejo bukan sekadar tempat hiburan, tetapi juga menjadi simbol semangat gotong royong dalam membangun potensi wisata berbasis masyarakat. <em><strong>(Goen)</strong></em></p>
<p>Views: 1</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15778</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
