<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayu Rekso Aji &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/tag/bayu-rekso-aji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 07:33:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Bayu Rekso Aji &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komisi B DPRD Kota Malang Dorong Optimalisasi PAD Lewat Kepatuhan Pajak dan Pembenahan Data</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/07/15/komisi-b-dprd-kota-malang-dorong-optimalisasi-pad-lewat-kepatuhan-pajak-dan-pembenahan-data/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=komisi-b-dprd-kota-malang-dorong-optimalisasi-pad-lewat-kepatuhan-pajak-dan-pembenahan-data</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 07:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Komisi B DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Rekso Aji]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Mbois]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=17140</guid>

					<description><![CDATA[MALANG I DUTA PERISTIWA – Komisi B DPRD Kota Malang mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> – Komisi B DPRD Kota Malang mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja (hearing) bersama Bapenda Kota Malang, Selasa (14/7/2026), yang membahas evaluasi penerimaan pajak daerah sekaligus penguatan sistem pengelolaan pajak dan retribusi.</p>
<p>Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) pada sektor makanan dan minuman, hotel, hiburan, serta jasa parkir masih berada di kisaran 65 persen. Angka tersebut dinilai menunjukkan masih besarnya potensi peningkatan penerimaan daerah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17141" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0058.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0058.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0058-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0058-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0058-1536x1152.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<blockquote><p>“Komisi B memandang peningkatan PAD seharusnya difokuskan pada optimalisasi kepatuhan wajib pajak. Potensi masih sangat besar apabila data objek pajak semakin akurat, pengawasan diperkuat, dan pelayanan dipermudah melalui pemanfaatan teknologi,” tegas Bayu.</p></blockquote>
<p>Ia menambahkan, peningkatan penerimaan daerah idealnya dilakukan tanpa harus membebani masyarakat dengan kebijakan baru, melainkan melalui penguatan sistem dan tata kelola yang lebih efektif.</p>
<p>Dalam hearing tersebut, Komisi B juga meminta Bapenda menyampaikan data piutang pajak berdasarkan kondisi riil di lapangan. Termasuk di dalamnya pemetaan wajib pajak yang masih aktif maupun yang sudah tidak lagi beroperasi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17142" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0059.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0059.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0059-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0059-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0059-1536x1152.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Tak hanya itu, Komisi B turut menyoroti pentingnya inventarisasi objek retribusi yang telah maupun yang belum terintegrasi dalam aplikasi SIAP GRAK. Langkah ini dinilai krusial untuk mengetahui sejauh mana digitalisasi mampu mendukung optimalisasi pendapatan daerah.</p>
<blockquote><p>“Integrasi sistem menjadi kunci. Kami juga meminta masukan dari Bapenda terkait dukungan regulasi atau kebijakan yang dibutuhkan agar sistem ini dapat berjalan maksimal,” imbuhnya.</p></blockquote>
<p>Komisi B menegaskan akan terus mengawal pembenahan tata kelola pajak dan retribusi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal Kota Malang. Dengan dukungan data yang valid, sistem terintegrasi, serta sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, diharapkan PAD dapat meningkat secara berkelanjutan.</p>
<p>Langkah tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam memperkuat pembiayaan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.</p>
<p><strong>Reporter : Yuni Ektanta</strong></p>
<p><strong>Editor : Goen</strong></p>
<p>Views: 5</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pedagang Pasar Baru Gadang Terancam Tak Kebagian Bedak, DPRD Kota Malang Desak Transparansi Data</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/05/21/ratusan-pedagang-pasar-baru-gadang-terancam-tak-kebagian-bedak-dprd-kota-malang-desak-transparansi-data/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ratusan-pedagang-pasar-baru-gadang-terancam-tak-kebagian-bedak-dprd-kota-malang-desak-transparansi-data</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 08:59:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Politik dan Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Rekso Aji]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Malang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Gadang Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=15846</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, dutaperistiwa.com – Proses alokasi dan pendistribusian bedak di Pasar Baru Gadang pascarevitalisasi memicu polemik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, dutaperistiwa.com</strong> – Proses alokasi dan pendistribusian bedak di Pasar Baru Gadang pascarevitalisasi memicu polemik tajam. Ratusan pedagang yang mengantongi Surat Keterangan (SK) resmi dilaporkan masih terlantar dan belum mendapatkan tempat berjualan.</p>
<p>Kondisi tersebut memantik keresahan para pedagang. Mereka pun mendatangi Komisi B DPRD Kota Malang guna mengadukan persoalan yang dinilai sarat ketidakjelasan data dan lemahnya tata kelola penempatan pedagang.</p>
<p>Perwakilan pedagang, Khairul, bersama sejumlah pedagang lainnya melakukan audiensi dengan dewan pada Kamis (21/5/2026). Dalam pertemuan itu, para pedagang meminta adanya transparansi serta kepastian hak bagi mereka yang selama ini telah tercatat sebagai pedagang resmi.</p>
<p>Menurut laporan yang diterima DPRD, sedikitnya sekitar 500 pedagang terancam tidak tertampung dalam skema penataan pasar yang baru usai revitalisasi dilakukan.</p>
<figure id="attachment_15847" aria-describedby="caption-attachment-15847" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15847" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0015.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0015.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0015-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0015-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0015-1536x1156.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-15847" class="wp-caption-text">Suasana audiensi di ruang rapat Komisi B DPRD Kota Malang</figcaption></figure>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji menegaskan bahwa penyelesaian persoalan harus mengacu pada regulasi yang berlaku.</p>
<blockquote><p>“Sesuai Perda Nomor 12 Tahun 2004, aturannya sudah jelas. Jika pedagang tidak aktif selama tiga bulan berturut-turut atau enam bulan terputus-putus, maka hak pengelolaan bedak dikembalikan lagi ke Pemerintah Kota Malang. Regulasi ini yang harus ditaati,” tegas Bayu usai audiensi.</p></blockquote>
<p>Bayu menambahkan, revitalisasi Pasar Baru Gadang seharusnya menjadi momentum pembenahan tata kelola pasar agar lebih tertib dan tepat sasaran. Karena itu, pihaknya meminta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang segera melakukan pemutakhiran data atau <em>updating verification</em> terhadap pedagang aktif maupun nonaktif.</p>
<blockquote><p>“Kami minta Diskopindag memilah dan memilih mana yang memang masih memiliki hak dan mana yang tidak. Berdasarkan data awal, ada sekitar 1.600 pedagang aktif. Otomatis mereka yang harus diprioritaskan untuk terakomodir,” terangnya.</p></blockquote>
<figure id="attachment_15848" aria-describedby="caption-attachment-15848" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15848" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0040.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0040.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0040-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0040-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260521-WA0040-1536x1156.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-15848" class="wp-caption-text">Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji bersama Kabid Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Luh Putu Eka Wilantari</figcaption></figure>
<p>Di sisi lain, Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Luh Putu Eka Wilantari menyampaikan bahwa proses verifikasi data pedagang Pasar Induk Gadang masih terus berjalan.</p>
<p>Menurutnya, pendataan ditargetkan rampung bersamaan dengan selesainya proyek pembangunan sisi barat pasar yang dijadwalkan pada Juni mendatang.</p>
<p>Polemik distribusi bedak ini kini menjadi sorotan serius, mengingat revitalisasi pasar sejatinya diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kesejahteraan pedagang, bukan justru memunculkan persoalan baru. Para pedagang pun berharap pemerintah benar-benar membuka data secara transparan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam proses penataan tersebut. <em><strong>(Yuni)</strong></em></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15846</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pajak Daerah Tembus Rp 890,2 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Penguatan Sistem Menuju 2026</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/01/02/pajak-daerah-tembus-rp-8902-miliar-dprd-kota-malang-dorong-penguatan-sistem-menuju-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pajak-daerah-tembus-rp-8902-miliar-dprd-kota-malang-dorong-penguatan-sistem-menuju-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 10:31:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Politik dan Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Rekso Aji]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Hitz]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=12749</guid>

					<description><![CDATA[KOTA MALANG, dutaperistiwa.com &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengapresiasi kinerja...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MALANG, dutaperistiwa.com &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang atas capaian realisasi pajak daerah tahun 2025 yang berhasil melampaui target. Hingga 31 Desember 2025, pendapatan pajak daerah tercatat mencapai Rp 890.205.722.906,61, atau sekitar 103 persen dari target yang ditetapkan.</p>
<p>Meski demikian, Bayu mengingatkan bahwa capaian total tersebut tidak boleh menutupi fakta masih adanya tiga jenis pajak daerah yang realisasinya belum mencapai 100 persen. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi bahan evaluasi serius agar optimalisasi pajak tidak timpang dan potensi pendapatan daerah bisa digali secara lebih merata.</p>
<figure id="attachment_12750" aria-describedby="caption-attachment-12750" style="width: 1440px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12750" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046.jpg" alt="" width="1440" height="1080" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046.jpg 1440w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1440px) 100vw, 1440px" /><figcaption id="caption-attachment-12750" class="wp-caption-text">Bayu Rekso Aji, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang</figcaption></figure>
<p>Komisi B DPRD Kota Malang juga menekankan pentingnya tindak lanjut rekomendasi DPRD terkait penambahan sekitar 1.000 unit e-tax pada wajib pajak. Bayu menilai, kebijakan ini harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan terukur untuk memperkuat transparansi serta mencegah kebocoran penerimaan pajak daerah.</p>
<p>Namun, Bayu menegaskan bahwa penguatan sistem digital harus diiringi dengan penambahan personel yang kompeten dan profesional. Tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai, pemasangan e-tax dikhawatirkan tidak akan berjalan optimal dan hanya menjadi pemenuhan target administratif semata.</p>
<p>Lebih lanjut, Bayu menegaskan bahwa tahun 2026 pajak daerah akan menjadi tulang punggung APBD Kota Malang, seiring dengan menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, DPRD berkomitmen mengawal kebijakan pendapatan daerah agar semakin kuat, adil, dan berkelanjutan demi menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Malang. (Yuni)</p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12749</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
