<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duta Peristiwa &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/tag/duta-peristiwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 02:12:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Duta Peristiwa &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muktamar NU ke-35, Momentum Penguatan Nilai Aswaja dan Persatuan Umat</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/27/muktamar-nu-ke-35-momentum-penguatan-nilai-aswaja-dan-persatuan-umat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=muktamar-nu-ke-35-momentum-penguatan-nilai-aswaja-dan-persatuan-umat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 02:12:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<category><![CDATA[Bahrul Ulum]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar NU]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar NU ke-35]]></category>
		<category><![CDATA[Pemburu Fakta dan Realita]]></category>
		<category><![CDATA[Tambakberas Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18406</guid>

					<description><![CDATA[REDAKSIONAL &#124; DUTA PERISTIWA – Ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REDAKSIONAL | DUTA PERISTIWA</strong> – Ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk dari jajaran media Duta Peristiwa. Muktamar yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026 ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai keislaman moderat serta menjaga keutuhan bangsa.</p>
<p>Pemimpin Redaksi Duta Peristiwa, Gunaidik, menyampaikan bahwa Muktamar NU ke-35 bukan sekadar forum organisasi, melainkan ruang strategis dalam merumuskan arah perjuangan umat Islam Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18407" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0000.jpg" alt="" width="1086" height="1448" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0000.jpg 1086w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0000-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 1086px) 100vw, 1086px" /></p>
<blockquote><p>“NU telah terbukti menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni bangsa. Prinsip tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazzun (keseimbangan), dan i’tidal (keadilan) sebagaimana yang diajarkan dalam Qonun Asasi oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari harus terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya, Kamis (27/08/2026).</p></blockquote>
<p>Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di tengah dinamika sosial, politik, dan perkembangan global yang semakin kompleks.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan Kabiro Malang Raya Duta Peristiwa, Yuni Ektanta. Ia menilai Muktamar ke-35 menjadi ajang konsolidasi ulama dan umara dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.</p>
<blockquote><p>“Semoga Muktamar ini melahirkan keputusan-keputusan strategis yang membawa keberkahan bagi umat, memperkuat persatuan, serta menjaga Indonesia tetap damai dan sejahtera,” ujarnya.</p></blockquote>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18408" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0029.jpg" alt="" width="1086" height="1448" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0029.jpg 1086w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0029-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 1086px) 100vw, 1086px" /></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Duta Peristiwa juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, sebagaimana prinsip NU yang sangat dikenal:</p>
<p><strong>المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح</strong><br />
<em>“Memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik.”</em></p>
<p>Prinsip ini menjadi landasan kuat bagi NU dalam menjaga jati diri sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para ulama.</p>
<p>Dengan mengusung semangat “Merawat Jagat, Membangun Peradaban”, Muktamar NU ke-35 diharapkan mampu menjadi tonggak kebangkitan peran ulama dalam membimbing umat, memperkuat moral bangsa, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Sebagai media yang mengusung tagline <strong>“Pemburu Fakta &amp; Realita”</strong>, Duta Peristiwa turut mendukung penuh terselenggaranya Muktamar NU ke-35 sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 36</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemred Duta Peristiwa Sampaikan Ucapan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah SAW</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/24/pemred-duta-peristiwa-sampaikan-ucapan-maulid-nabi-1448-h-momentum-meneladani-akhlak-rasulullah-saw/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemred-duta-peristiwa-sampaikan-ucapan-maulid-nabi-1448-h-momentum-meneladani-akhlak-rasulullah-saw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 22:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Man 'addhoma maulidi kuntu syafi'an lahu yaumal qiyamah]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Nabi Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Meneladani akhlaq Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemburu Fakta dan Realita]]></category>
		<category><![CDATA[Uswatun Hasanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18293</guid>

					<description><![CDATA[REDAKSIONAL I DUTA PERISTIWA – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>REDAKSIONAL </b>I<b> DUTA PERISTIWA </b>– Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah, Pemimpin Redaksi Duta Peristiwa, <strong>Gunaidik</strong>, menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan momentum Maulid sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi merupakan momen penting untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, seperti kejujuran (shiddiq), amanah, tabligh, dan fathonah yang relevan diterapkan dalam kehidupan modern saat ini.</p>
<blockquote><p>“Maulid Nabi adalah pengingat bagi kita semua agar terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun dalam bermasyarakat,” ujar Gunaidik.</p></blockquote>
<p>Mbah Gun (panggilan akrab Gunaidik) menambahkan, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai keteladanan Rasulullah menjadi pedoman utama dalam membangun karakter manusia yang berintegritas, berempati, dan berkeadilan.</p>
<p>Secara historis, Maulid Nabi diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang membawa risalah Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.</p>
<h3>Hikmah Maulid Nabi</h3>
<p>Gunaidik menegaskan bahwa terdapat banyak hikmah yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW</li>
<li>Meningkatkan keimanan dan ketakwaan</li>
<li>Memperbanyak shalawat sebagai bentuk penghormatan</li>
<li>Mengimplementasikan akhlak Nabi dalam kehidupan nyata</li>
</ul>
<p>Mayoritas ulama juga memandang peringatan Maulid sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukur kepada Nabi Muhammad SAW, bahkan dinilai sebagai amalan yang membawa kebaikan jika diisi dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, shalawat, dan kajian keteladanan Nabi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18294" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260824-WA0000.jpg" alt="" width="1024" height="1536" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260824-WA0000.jpg 1024w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260824-WA0000-768x1152.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<h3>Hadits Tentang Memuliakan Maulid Nabi</h3>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gunaidik juga mengutip sebuah hadits yang sering disampaikan dalam momentum Maulid:</p>
<p><strong>“<em>Man ‘addhoma maulidi kuntu syafii’an lahu yaumal qiyamah.</em>”</strong></p>
<p>Artinya:<br />
<em>“Barang siapa yang memuliakan (mengagungkan) hari kelahiranku, maka aku akan memberikan syafa’at kepadanya pada hari kiamat.”</em></p>
<p>Hadits ini mengandung makna bahwa kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW menjadi salah satu jalan untuk meraih syafa’at beliau di akhirat kelak, meskipun dalam kajian keilmuan, terdapat perbedaan pandangan ulama terkait derajat hadits tersebut.</p>
<h3>Implementasi di Era Modern</h3>
<p>Lebih lanjut, Gunaidik mengajak seluruh insan pers, khususnya keluarga besar Duta Peristiwa, untuk menjadikan nilai-nilai Maulid sebagai landasan dalam menjalankan profesi jurnalistik.</p>
<blockquote><p>“Sebagai jurnalis, kita harus meneladani kejujuran Rasulullah dalam menyampaikan informasi, menjaga amanah, serta memberikan berita yang berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.</p></blockquote>
<p>Ia berharap, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, seluruh umat Islam dapat memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan nyata.</p>
<p><strong>“Semoga kita semua mendapatkan syafa’at Rasulullah SAW di hari kiamat, serta mampu mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari,”</strong> pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 11</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Besar Duta Peristiwa Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI, Teguhkan Semangat “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/16/keluarga-besar-duta-peristiwa-sampaikan-ucapan-hut-ke-81-ri-teguhkan-semangat-indonesia-berdaulat-adil-dan-makmur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keluarga-besar-duta-peristiwa-sampaikan-ucapan-hut-ke-81-ri-teguhkan-semangat-indonesia-berdaulat-adil-dan-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 22:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<category><![CDATA[17 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-81]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemburu Fakta dan Realita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18047</guid>

					<description><![CDATA[REDAKSIONAL I DUTA PERISTIWA – Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REDAKSIONAL</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> – Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026, Keluarga Besar Media Online <em>Duta Peristiwa</em> turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus meneguhkan komitmen kebangsaan sejalan dengan tema nasional, <em>“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”</em></p>
<p>Sebagai media yang mengusung tagline <em>“Pemburu Fakta dan Realita”</em>, Duta Peristiwa menegaskan peran strategis pers dalam mengawal perjalanan bangsa menuju kedaulatan yang utuh, keadilan sosial, serta kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Direktur PT Duta Peristiwa Media, <strong>Jayusman</strong>, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen bangsa.</p>
<figure id="attachment_18048" aria-describedby="caption-attachment-18048" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18048" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0000.jpg" alt="" width="1024" height="1536" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0000.jpg 1024w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0000-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-18048" class="wp-caption-text">Jayusman, Direktur PT Duta Peristiwa Media</figcaption></figure>
<blockquote><p>“HUT ke-81 RI ini harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan. Tugas kita saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, menjaga persatuan, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil, dan makmur,” tegasnya, Minggu (16/08/2026).</p></blockquote>
<p>Jayusman juga menambahkan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk tetap independen, kritis, dan konstruktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Pemimpin Redaksi Duta Peristiwa, <strong>Gunaidik</strong>, menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta menyuarakan kepentingan publik.</p>
<blockquote><p>“Sebagai ‘Pemburu Fakta dan Realita’, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pemberitaan yang berimbang, tajam, dan terpercaya. Kemerdekaan pers adalah bagian dari pilar demokrasi yang harus dijaga, agar cita-cita Indonesia berdaulat, adil, dan makmur benar-benar terwujud,” ujarnya.</p></blockquote>
<figure id="attachment_18049" aria-describedby="caption-attachment-18049" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18049" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0001.jpg" alt="" width="1024" height="1536" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0001.jpg 1024w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260816-WA0001-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-18049" class="wp-caption-text">Gunaidik, Pemred Duta Peristiwa</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan digitalisasi, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab.</p>
<p>Momentum HUT RI ke-81 ini pun menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa nasionalisme, gotong royong, serta menjaga persatuan dalam keberagaman.</p>
<p>Keluarga Besar Duta Peristiwa berharap, semangat kemerdekaan terus menjadi energi positif dalam membangun bangsa yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.</p>
<p><strong>Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!</strong><br />
<em>Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.</em></p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 17</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18047</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketum PWAPI Sesalkan Istilah “Londo Ireng”, Sekretaris II Tegaskan Peran Pers Bukan Musuh Negara</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/07/27/ketum-pwapi-sesalkan-istilah-londo-ireng-sekretaris-ii-tegaskan-peran-pers-bukan-musuh-negara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketum-pwapi-sesalkan-istilah-londo-ireng-sekretaris-ii-tegaskan-peran-pers-bukan-musuh-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:05:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Redaksional]]></category>
		<category><![CDATA[#Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[londo Ireng]]></category>
		<category><![CDATA[PWAPI]]></category>
		<category><![CDATA[UU Pers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=17463</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG I DUTA PERISTIWA – Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut istilah “londo ireng” dalam pidatonya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> – Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut istilah “<em>londo ireng</em>” dalam pidatonya menuai reaksi keras dari kalangan pers. Paguyuban Wartawan Aktif dan Purna Indonesia (PWAPI) secara resmi menyatakan sikap melalui Ketua Umum dan jajaran pengurusnya.</p>
<p>Ketua Umum PWAPI, Hadi Purwono, menyayangkan penggunaan istilah tersebut yang dinilai tidak tepat dan berpotensi melukai insan pers, LSM, serta aktivis. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat bersama pengurus dan anggota PWAPI di Kantor Sekretariat PWAPI, Jalan Pangebatan, Kecamatan Karang Lewas, Jawa Tengah.</p>
<blockquote><p>“Kami dari PWAPI menyayangkan secara mendalam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan istilah ‘<em>londo ireng</em>’ untuk mengaitkan kalangan wartawan, pengamat, dan LSM dalam pidato peringatan Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa pada 23 Juli 2026 di Jakarta,” tegas Hadi, Senin malam (27/07/2026).</p></blockquote>
<p>Menurutnya, istilah “<em>londo ireng</em>” memiliki makna historis yang sangat sensitif. Dalam konteks sejarah, istilah tersebut merujuk pada pribumi yang dianggap berkhianat dan berpihak kepada penjajah. “Melabeli insan pers dengan istilah ini merupakan bentuk yang tidak mencerminkan penghormatan terhadap profesi yang sejak masa perjuangan telah berada di garis depan membela kedaulatan bangsa,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, PWAPI menilai pernyataan tersebut bertentangan dengan fungsi pers dalam sistem demokrasi. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, jurnalis memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, melakukan kontrol sosial, serta menjaga transparansi pemerintahan.</p>
<figure id="attachment_17465" aria-describedby="caption-attachment-17465" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17465" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0000.jpg" alt="" width="1024" height="1024" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0000.jpg 1024w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0000-768x768.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-17465" class="wp-caption-text">Hadi Purwono, Ketua Umum PWAPI</figcaption></figure>
<blockquote><p>“Pers bukan pengkhianat, melainkan pilar demokrasi. Kritik yang disampaikan adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap sesuai amanat rakyat,” lanjutnya.</p></blockquote>
<p>PWAPI juga mengingatkan bahwa pernyataan seorang kepala negara memiliki dampak luas. Penggunaan istilah yang berkonotasi negatif dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pers serta memicu potensi intimidasi terhadap wartawan di lapangan.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris II PWAPI sekaligus Pemimpin Redaksi Duta Peristiwa, Gunaidik, menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran untuk mendiskreditkan profesi jurnalis.</p>
<blockquote><p>“Kami menghormati Presiden sebagai kepala negara. Namun perlu ditegaskan bahwa jurnalis, LSM, dan aktivis bukanlah musuh negara. Mereka adalah mitra kritis dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlangsungan demokrasi,” tegasnya.</p></blockquote>
<p>Gunaidik menambahkan, pelabelan yang bernuansa historis negatif seperti “<em>londo ireng</em>” justru berpotensi menciptakan polarisasi di tengah masyarakat dan merusak iklim kebebasan pers yang sehat.</p>
<figure id="attachment_17467" aria-describedby="caption-attachment-17467" style="width: 1086px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17467" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0001.jpg" alt="" width="1086" height="1448" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0001.jpg 1086w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260727-WA0001-768x1024.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1086px) 100vw, 1086px" /><figcaption id="caption-attachment-17467" class="wp-caption-text">Gunaidik, Sekretaris II PWAPI, Pemred Media Online Duta Peristiwa</figcaption></figure>
<p>Dalam sikap resminya, PWAPI menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah, di antaranya meminta klarifikasi dari Presiden atas pernyataan tersebut, serta mendorong komitmen nyata dalam menjaga kebebasan pers di Indonesia.</p>
<p>PWAPI juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk saling menghargai peran masing-masing, termasuk fungsi kontrol sosial yang dijalankan oleh pers.</p>
<p>“Kami tetap berkomitmen menjaga independensi, profesionalisme, dan marwah jurnalistik demi kepentingan bersama dan kemajuan Indonesia,” pungkas Hadi.</p>
<p>Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik dan komunikasi publik, pers tetap berdiri sebagai penjaga nurani demokrasi—menyuarakan fakta, mengawal kebenaran, dan berpihak pada kepentingan rakyat.</p>
<p><em><strong>Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 2</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17463</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
