<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lapas Kelas I Malang &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/tag/lapas-kelas-i-malang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2026 07:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Lapas Kelas I Malang &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>1.752 Napi Lapas Kelas I Malang Terima Remisi HUT ke-81 RI, 17 Orang Langsung Bebas</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/08/17/1-752-napi-lapas-kelas-i-malang-terima-remisi-hut-ke-81-ri-17-orang-langsung-bebas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=1-752-napi-lapas-kelas-i-malang-terima-remisi-hut-ke-81-ri-17-orang-langsung-bebas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 07:06:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-81]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Mbois Berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Pak Mbois]]></category>
		<category><![CDATA[Remisi 17 Agustus]]></category>
		<category><![CDATA[Wahyu Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=18111</guid>

					<description><![CDATA[MALANG I DUTA PERISTIWA – Sebanyak 1.752 narapidana Lapas Kelas I Malang menerima Remisi Umum...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG</strong> I <strong>DUTA PERISTIWA</strong> – Sebanyak 1.752 narapidana Lapas Kelas I Malang menerima Remisi Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.726 narapidana menerima Remisi Umum I (RU I), sedangkan 27 narapidana memperoleh Remisi Umum II (RU II). Sebanyak 17 narapidana di antaranya langsung memperoleh kebebasan, sementara 10 lainnya masih harus menjalani pidana subsidair setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.</p>
<p>Pemberian remisi tersebut dilaksanakan di Lapangan Sengopati Lapas Kelas I Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemenuhan hak narapidana sekaligus bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan mengikuti program pembinaan dengan baik.</p>
<figure id="attachment_18114" aria-describedby="caption-attachment-18114" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-18114 size-full" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0112.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0112.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0112-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0112-1536x1156.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-18114" class="wp-caption-text">Lapas Kelas I Malang</figcaption></figure>
<p>Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, mengatakan remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.</p>
<blockquote><p>“Pemberian remisi diarahkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, mengikuti pembinaan dengan baik, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujar Christo.</p></blockquote>
<p>Menurutnya, pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan kepada narapidana yang telah berperilaku baik dan aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana. Seluruh pemberian remisi juga dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Berdasarkan data Lapas Kelas I Malang, penerima RU I sebanyak 1.726 orang. Rinciannya, penerima remisi satu bulan sebanyak 265 orang, dua bulan 384 orang, tiga bulan 500 orang, empat bulan 285 orang, lima bulan 240 orang, dan enam bulan sebanyak 61 orang.</p>
<figure id="attachment_18115" aria-describedby="caption-attachment-18115" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18115" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0109.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0109.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0109-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0109-1536x1156.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-18115" class="wp-caption-text">Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, penerima RU II sebanyak 27 orang. Rinciannya, remisi satu bulan sebanyak tujuh orang, dua bulan empat orang, tiga bulan lima orang, empat bulan satu orang, lima bulan tujuh orang dan enam bulan tiga orang.</p>
<p>Dari 27 penerima RU II tersebut, 17 orang dapat langsung bebas, sedangkan 10 orang masih harus menjalani pidana subsidair sehingga belum dapat langsung kembali ke masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan jenis tindak pidana, penerima remisi terdiri dari 786 narapidana kasus pidana umum, 945 kasus narkotika dan bahan berbahaya, 19 kasus korupsi, serta dua orang kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).</p>
<p>Di sisi lain, sebanyak 303 narapidana belum diusulkan menerima remisi karena belum memenuhi persyaratan. Rinciannya, 29 orang masih dalam usulan remisi susulan, 65 orang masih menjalani pidana subsidair, 20 orang menjalani pidana seumur hidup atau hukuman mati, 136 orang mengalami pencabutan pembebasan bersyarat, 31 orang terkena register F karena melakukan pelanggaran di dalam lapas, 14 orang belum menjalani masa pidana enam bulan, serta delapan orang memiliki tanggal ekspirasi sebelum Agustus.</p>
<p>Selain itu, terdapat 129 narapidana yang telah diusulkan mendapatkan amnesti dan hingga pelaksanaan kegiatan masih menunggu keputusan.</p>
<figure id="attachment_18116" aria-describedby="caption-attachment-18116" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18116" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0090.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0090.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0090-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0090-1536x1156.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-18116" class="wp-caption-text">Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar saat memberikan sambutan</figcaption></figure>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan momentum pemberian remisi bertepatan dengan peringatan kemerdekaan RI memiliki makna penting bagi warga binaan.</p>
<p>Menurut Wahyu, remisi dan pengurangan masa pidana bukan semata-mata pengurangan masa menjalani hukuman, tetapi merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan penghargaan atas perubahan, kepatuhan dan proses pembinaan yang telah dijalani.</p>
<blockquote><p>“Pemberian remisi dan pengurangan masa pidana bukan semata-mata merupakan pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan penghargaan atas perubahan, kepatuhan, serta proses pembinaan yang telah dijalani,” kata Wahyu.</p></blockquote>
<p>Ia menegaskan, pembinaan di lembaga pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk berbenah, membangun kembali harapan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18117" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0099.jpg" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0099.jpg 1600w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0099-768x578.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0099-1536x1156.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Wahyu juga menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, pada 2026 pemerintah memberikan remisi umum kepada 173.706 narapidana dan pengurangan masa pidana kepada 1.085 anak binaan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Khusus wilayah Malang Raya, sebanyak 1.752 narapidana dari Lapas Kelas I Malang telah diusulkan memperoleh remisi dan seluruhnya telah mendapatkan persetujuan. Dari jumlah tersebut, 17 orang langsung memperoleh kebebasan, dengan lima orang di antaranya merupakan warga Kota Malang.</p>
<p>Ia pun menyampaikan selamat kepada seluruh penerima remisi dan berharap momentum tersebut menjadi penyemangat untuk memperbaiki diri serta kembali ke tengah keluarga dan masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.</p>
<blockquote><p>“Jadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk memperbaiki diri, menjalani kehidupan dengan lebih baik, serta kembali hadir di tengah keluarga dan masyarakat dengan semangat baru,” ujarnya.</p></blockquote>
<p>Lebih lanjut, Wahyu menekankan bahwa proses rehabilitasi dan reintegrasi narapidana membutuhkan sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, jajaran pemasyarakatan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>“Proses pembinaan tidak berhenti ketika mereka selesai menjalani masa pidana, tetapi juga harus dilanjutkan dengan memberikan ruang dan kesempatan untuk kembali berkarya, bekerja, dan hidup mandiri di tengah masyarakat,” tegasnya.</p>
<p>Wahyu juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemasyarakatan yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas di tengah tantangan yang semakin kompleks.</p>
<p>Ia berharap komitmen tersebut terus diperkuat sehingga pelayanan pemasyarakatan semakin berkualitas, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</p>
<p>Pemberian remisi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan bagi warga binaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menjalani pembinaan, memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.</p>
<p><em><strong>Reporter : Yuni Ektanta</strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Redaksi</strong></em></p>
<p>Views: 20</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18111</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
