<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PKS &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<atom:link href="https://www.dutaperistiwa.com/tag/pks/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<description>Pemburu Fakta dan Realita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 02:45:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-DUTA-PERISTIWA-02-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>PKS &#8211; DUTA PERISTIWA</title>
	<link>https://www.dutaperistiwa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Malang Darurat Bunuh Diri Mahasiswa, DPRD Dorong Gerakan Entrepreneurship</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/03/29/malang-darurat-bunuh-diri-mahasiswa-dprd-dorong-gerakan-entrepreneurship/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=malang-darurat-bunuh-diri-mahasiswa-dprd-dorong-gerakan-entrepreneurship</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 02:13:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=14740</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, dutaperistiwa.com — Fenomena meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa di Kota Malang menjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, dutaperistiwa.com </strong>— Fenomena meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa di Kota Malang menjadi sorotan serius berbagai pihak. Status Malang sebagai kota pendidikan dinilai sedang menghadapi ujian besar, seiring munculnya pola kasus yang dinilai tidak lagi bisa dianggap sebagai persoalan individu semata.</p>
<p>Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, Dr. Indra Permana, menegaskan bahwa fenomena ini mencerminkan adanya persoalan sistemik dalam membangun ketahanan generasi muda.</p>
<blockquote><p>“Ini bukan sekadar kasus personal. Ketika terjadi berulang, berarti ada kelemahan dalam sistem yang harus segera kita benahi,” ujarnya.</p></blockquote>
<figure id="attachment_14746" aria-describedby="caption-attachment-14746" style="width: 2560px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14746" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-scaled.jpg 2560w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-768x576.jpg 768w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-1536x1152.jpg 1536w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260329-WA0016-2-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-14746" class="wp-caption-text">Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, Dr. Indra Permana saat menemui sejumlah mahasiswa di ruangannya</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, tekanan yang dihadapi mahasiswa saat ini semakin kompleks. Selain tuntutan akademik, mereka juga dihadapkan pada ekspektasi untuk sukses di usia muda serta tekanan sosial di ruang publik. Namun, tidak semua mahasiswa memiliki kesiapan mental yang memadai untuk menghadapi kondisi tersebut.</p>
<p>Ia menilai, sistem pendidikan saat ini masih terlalu berfokus pada capaian akademik, namun belum optimal dalam membentuk karakter, daya juang, dan kemandirian. Akibatnya, ketika menghadapi kegagalan atau tekanan hidup, sebagian mahasiswa kehilangan arah bahkan harapan.</p>
<p>Sebagai solusi, Indra mendorong lahirnya gerakan entrepreneurship di kalangan mahasiswa sebagai langkah strategis dan berkelanjutan. Ia menilai, kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mampu membentuk mentalitas yang tangguh.</p>
<blockquote><p>“Dalam dunia usaha, seseorang dilatih menghadapi kegagalan, berpikir solutif, serta membangun ketahanan dalam tekanan. Ini penting untuk membentuk karakter mahasiswa,” jelasnya.</p></blockquote>
<p>Mahasiswa yang aktif dalam kegiatan produktif seperti entrepreneurship, lanjutnya, cenderung memiliki kepercayaan diri lebih tinggi, daya tahan mental yang kuat, serta orientasi masa depan yang lebih jelas.</p>
<p>Untuk itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mendukung gerakan tersebut. Dukungan yang dimaksud meliputi penyediaan inkubator bisnis mahasiswa, akses permodalan yang terjangkau, program mentoring dari pelaku usaha, hingga penyediaan ruang aktualisasi yang sehat bagi generasi muda.</p>
<p>Selain itu, penguatan leadership juga dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam mengambil keputusan dan menghadapi tantangan hidup.</p>
<blockquote><p>“Kita tidak ingin kehilangan generasi muda hanya karena mereka tidak siap menghadapi tekanan kehidupan,” tegasnya.</p></blockquote>
<p>Ia berharap, ke depan Malang tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga sebagai kota yang mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.</p>
<p>“Ukuran keberhasilan bukan sekadar jumlah lulusan, tetapi seberapa kuat generasi muda kita dalam menghadapi kehidupan,” pungkasnya. <strong><em>(Yuni) </em></strong></p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14740</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pajak Daerah Tembus Rp 890,2 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Penguatan Sistem Menuju 2026</title>
		<link>https://www.dutaperistiwa.com/2026/01/02/pajak-daerah-tembus-rp-8902-miliar-dprd-kota-malang-dorong-penguatan-sistem-menuju-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pajak-daerah-tembus-rp-8902-miliar-dprd-kota-malang-dorong-penguatan-sistem-menuju-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 10:31:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Politik dan Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Rekso Aji]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Hitz]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.dutaperistiwa.com/?p=12749</guid>

					<description><![CDATA[KOTA MALANG, dutaperistiwa.com &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengapresiasi kinerja...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MALANG, dutaperistiwa.com &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang atas capaian realisasi pajak daerah tahun 2025 yang berhasil melampaui target. Hingga 31 Desember 2025, pendapatan pajak daerah tercatat mencapai Rp 890.205.722.906,61, atau sekitar 103 persen dari target yang ditetapkan.</p>
<p>Meski demikian, Bayu mengingatkan bahwa capaian total tersebut tidak boleh menutupi fakta masih adanya tiga jenis pajak daerah yang realisasinya belum mencapai 100 persen. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi bahan evaluasi serius agar optimalisasi pajak tidak timpang dan potensi pendapatan daerah bisa digali secara lebih merata.</p>
<figure id="attachment_12750" aria-describedby="caption-attachment-12750" style="width: 1440px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12750" src="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046.jpg" alt="" width="1440" height="1080" srcset="https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046.jpg 1440w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046-100x75.jpg 100w, https://www.dutaperistiwa.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260102-WA0046-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1440px) 100vw, 1440px" /><figcaption id="caption-attachment-12750" class="wp-caption-text">Bayu Rekso Aji, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang</figcaption></figure>
<p>Komisi B DPRD Kota Malang juga menekankan pentingnya tindak lanjut rekomendasi DPRD terkait penambahan sekitar 1.000 unit e-tax pada wajib pajak. Bayu menilai, kebijakan ini harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan terukur untuk memperkuat transparansi serta mencegah kebocoran penerimaan pajak daerah.</p>
<p>Namun, Bayu menegaskan bahwa penguatan sistem digital harus diiringi dengan penambahan personel yang kompeten dan profesional. Tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai, pemasangan e-tax dikhawatirkan tidak akan berjalan optimal dan hanya menjadi pemenuhan target administratif semata.</p>
<p>Lebih lanjut, Bayu menegaskan bahwa tahun 2026 pajak daerah akan menjadi tulang punggung APBD Kota Malang, seiring dengan menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, DPRD berkomitmen mengawal kebijakan pendapatan daerah agar semakin kuat, adil, dan berkelanjutan demi menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Malang. (Yuni)</p>
<p>Views: 0</p>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12749</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
