BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Pekerjaan pemasangan pipe line milik PT. Pertamina EP 4 Cepu Field di wilayah Desa Sambeng Kecamatan Kasiman diduga abaikan safety (keselamatan). Pasalnya pada proses pemasangan tersebut nampak terlihat beberapa pekerja tidak menggunakan sarung tangan (gloves), sebagaimana nampak terlihat dalam pekerjaan pada hari Rabu (27/09/2023), yang berlokasi di depan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kasiman.

Melihat para pekerja pemasangan pipa yang tidak menggunakan sarung tangan, wartawan media ini mencoba mendatangi para pekerja, dan mencoba klarifikasi kepada para pekerja kenapa tidak menggunakan sarung tangan, namun dari para pekerja, diarahkan untuk menemui mandor/pengawas yang ada di gubug/dangau yang ada di sebelah utara SPBU Sambeng.
Setelah di dangau, awak media ditemui oleh mandor/pengawas diantaranya sigma, hengky dan satu temannya lagi. Ketika ditanya kenapa para pekerja tidak menggunakan sarung tangan dalam bekerja, mereka hanya menjawab nanti akan ditegur tanpa adanya tindakan apapun, entah menuju lokasi pekerjaan atau langsung menegur pekerja.
“Pekerjaan pipe line ini sepanjang 700 meter, adapun yang mengerjakan dari PT. Artha Migas dan untuk keamanan disini dihandel oleh babinsa serta salah seorang warga bernama Rudi yang direkom oleh Pak Kades. Adapun pekerja yang tidak menggunakan sarung tangan nanti akan kita tegur. ” Ujar salah seorang dari tiga orang mandor/pengawas yang ada di dangau, Rabu (27/09/2023).
Lusianto, salah seorang karyawan PT. Pertamina EP Cepu Field bagian produksi saat ditanya adanya kejadian ini hanya menjawab melalui akun WA nya, bahwa akan disampaikan ke fungsi terkait.
“Ada fotonya ngga? Coba nanti saya infokan ke fungsi terkait yang langsung mengawasi pekerjaan tersebut, dan dari internal nanti yang menjawab biasanya dari Public Relations. ” Pungkas Lusi.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT. Pertamina EP Cepu Field atas kejadian ini. (Marlik)






