Diduga Menghirup H2S, Dua Warga Banyuurip Meninggal Didalam Sumur

Saat proses evakuasi korban dari dalam sumur

TUBAN, dutaperistiwa.com – Maksud dan tujuan yang baik, tidak mesti berakhir dengan kebaikan dan keselamatan, terkadang malah menjadi petaka, sebagaimana yang dialami dua orang warga Desa Banyuurip Kecamatan Senori Kabupaten Tuban.

Sumur di Desa Banyuurip yang hendak dibersihkan

Awalnya ketiga pemuda asal Desa Banyuurip Kecamatan Senori, yaitu Rendi, Khoiri Budiansah dan Ardy yang bermaksud membersihkan sebuah sumur air yang ada di lingkungan dekat rumah mereka pada hari Selasa (31/10/2023) karena minimnya stok air dan kekurangan air bersih, sehingga ketiganya berkoordinasi dengan Kepala Desa Banyuurip dan bermaksud memanfaatkan sumur yang ada yang sudah lama tidak terpakai. Namun dikarenakan kondisi sumur kotor dan berlumpur, sehingga Kepala Desa Banyuurip, Sugianto memerintahkan kepada ketiganya untuk membersihkan sumur tersebut terlebih dahulu.

Namun naas, setelah ketiganya masuk kedalam sumur, ketiganya malah terjebak dan warga mengetahui setelah korban selamat Ardy berteriak minta tolong kepada warga karena kedua temannya terjebak di dalam sumur dan harus segera dievakuasi.

Saat proses evakuasi korban dari dalam sumur

Mengetahui kejadian tersebut, seorang warga desa langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dan Polsek Senori untuk meminta bantuan agar para korban segera dievakuasi dari sumur tersebut.

“Mendengar teriakan dari sumur tersebut saya langsung menghubungi pihak BPBD Tuban dan Polsek Senori mas, untuk minta bantuan agar korban segera dievakuasi. ” Ucap saksi mata tersebut.

Dari beberapa sumber yang diperoleh awak media ini, kedua korban meninggal diduga karena keracunan H2S, dikarenakan saat masuk ke sumur ketiga pemuda tersebut membawa alkon dan dinyalakan sehingga korban diduga karena keracunan H2S yang ditimbulkan oleh asap alkon yang menggunakan diesel yang ada di dasar sumur tersebut sedalam 15 meter.

Kedua korban warga Desa Banyuurip yang meninggal di dalam sumur

Setelah korban berhasil dievakuasi, selanjutnya kedua korban segera dibawa ke Puskesmas Senori untuk mendapatkan pemeriksaan namun sesampai di Puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal,

Ketika wartawan dutaperistiwa.com mencoba mengkonfirmasi tentang kejadian ini kepada Polsek Senori dan Puskesmas Senori, keduanya baik Puskesmas maupun Polsek Senori belum ada yang berani memberikan keterangan resminya.

Hingga pukul 21.00 wib, Sugianto, Kepala Desa Banyuurip yang memerintahkan korban untuk membersihkan sumur belum bisa dimintai keterangan apapun karena setelah adanya kejadian ini Kepala Desa Banyuurip pingsan dan ikut dibawa ke Puskesmas Senori juga.

Sementara itu Ardi, salah satu korban yang selamat juga belum bisa diwawancara atas kejadian ini dikarenakan masih shok dan trauma atas meninggalnya kedua temannya di dalam sumur. (Marlik)