BLORA, dutaperistiwa.com – Seorang anak asal Dusun Nglahar Desa Kemiri turut Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora dikabarkan hilang tenggelam pada hari Rabu (27/04/2024) sekitar jam satu siang setelah pagi harinya diketahui sedang mancing di Sungai Lusi yang ada di Desa Kemiri bersama kedua temannya.
Korban tenggelam bernama Ahmad Labib Azhari (12), bersama kedua temannya pada hari Rabu pagi diketahui berangkat mancing di Sungai Lusi, namun kejadian naas menimpanya, sehingga terpeleset dan tenggelam di sungai tersebut. Sementara kedua temannya yang bermaksud menolong korban, namun saat korban memegang kaki temannya terlepas akhirnya korban tenggelam.
Mengetahui korban tenggelam, kedua teman korban langsung berlari dan minta pertolongan ke warga dan perangkat desa setempat. Mendengar hal ini Kepala Desa Kemiri, Diharto segera menghubungi tim SAR dari BPBD Blora dan pukul 15.00 Tim SAR dari BPBD Blora tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian. Namun setelah dilakukan pencarian hingga waktu maghrib tiba belum juga ditemukan korban tenggelam, tim SAR dari BPBD Blora kembali ke kantor dan mengatakan akan diganti oleh personil lain (proses pergantian shift-red).
Namun setelah ditunggu sampai malam hari tim SAR tidak juga datang, beberapa warga mulai mengeluh dan menyayangkan atas ketidaksigapan tim SAR dari BPBD Blora yang tidak maksimal dalam membantu warga Desa Kemiri yang hilang tenggelam di Sungai Lusi.
Keluarga korban yang sempat menanyakan ke kepala desa tentang ketidakdatangan kembali tim SAR ke TKP sangat menyayangkan akan hal ini.
“Kami atas nama keluarga korban dan warga Desa Kemiri Kecamatan Kunduran sangat menyayangkan atas ketidaksiapan tim SAR dari BPBD Blora yang tidak sigap dan terkesan hanya formalitas dalam mencari korban, ” Ucap Suyadi, ayah korban.
Beberapa warga Desa Kemiri sampai saat ini, Kamis (28/03/2024) masih melakukan pencarian korban secara manual maupun secara batiniah. Keluarga korban dan warga berharap korban segera dapat ditemukan. (Dendy)






