Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka dengan Wajah Baru

MALANG, dutaperistiwa.com – Hujan yang mengguyur Kota Malang pada Rabu (28/1/2026) malam tak menyurutkan antusiasme ratusan warga untuk memadati kawasan Alun-alun Merdeka. Mereka datang untuk menyaksikan secara langsung wajah baru ikon ruang publik Kota Malang yang resmi dibuka kembali usai direvitalisasi.

Sejak sore hari, warga mulai berdatangan meski cuaca kurang bersahabat. Salah satunya Winarni, warga asal Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang rela hadir lebih awal demi melihat langsung air mancur baru yang kini menjadi daya tarik utama Alun-alun Merdeka pascarevitalisasi.

Winarni mengaku tiba di kawasan Alun-alun Merdeka sekitar pukul 16.00 WIB. Ketertarikannya datang ke pusat kota tersebut berawal dari konten yang ia lihat di media sosial. Rasa penasaran itulah yang mendorongnya untuk menyaksikan secara langsung hasil revitalisasi ruang publik kebanggaan warga Malang tersebut.

BACA JUGA  Antisipasi Kerawanan Konflik Sosial di Momen Idul Fitri 2024, Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Gabungan
Wajah baru Alun-alun Merdeka, Ikon ruang publik terbuka Kota Malang yang baru dibuka kembali, Rabu (28/01/2016).

“Saya lihat di media sosial katanya sekarang Alun-alun sudah bagus dan ada air mancurnya. Meski hujan, saya tetap ingin datang dan melihat langsung,” ujar Winarni saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaleil Raymond Hatigoran Matondang, dalam laporannya di hadapan Wali Kota Malang dan para undangan menyampaikan rasa syukur atas rampungnya proyek revitalisasi Alun-alun Merdeka tepat waktu.

BACA JUGA  Bupati Blora Komitmen Terhadap Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaleil Raymond saat memberikan sambutan pada pembukaan kembali Alun-alun Merdeka Kota Malang

“Saya merasa bersyukur karena pengerjaan revitalisasi Alun-alun ini bisa selesai sesuai target, sehingga dapat segera dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat berlibur dan bersantai,” terang Raymond.

Ia juga menegaskan bahwa revitalisasi Alun-alun Merdeka ini sepenuhnya menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim dan tidak menggunakan anggaran dari APBD Kota Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turut hadir dalam pembukaan

“Ini murni CSR dari Bank Jatim. Artinya, seluruh anggaran revitalisasi ditanggung oleh Bank Jatim,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Raymond menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Jatim Cabang Kota Malang atas kontribusi yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bank Jatim Cabang Kota Malang yang telah memberikan CSR-nya, sehingga impian masyarakat untuk menikmati suasana Alun-alun dengan nyaman dapat terwujud,” pungkasnya. (Yuni)

Verified by MonsterInsights