Hadiri Musrenbang Kepemudaan 2026, Bupati Bojonegoro Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kepemudaan Tahun 2026. Kegiatan yang bertema “Gagasan Pemuda Harapan Baru Bagi Bojonegoro” ini berlangsung di Baresta Green Garden, Bojonegoro Kamis (5/3/2026).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemuda adalah aset strategis dan penggerak utama perubahan (agent of change). Menurutnya, pemuda tidak hanya sekadar penerus kepemimpinan, tetapi harus mampu menjadi motor inovasi yang membawa dampak sosial positif.

“Pemuda harus memiliki daya saing, karakter, dan prestasi. Namun itu saja tidak cukup. Integritas dan moralitas adalah fondasi utama dalam berkompetisi. Musrenbang ini kami sediakan sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi pembangunan,” tegas Bupati Wahono.

BACA JUGA  Karnaval Budaya Desa Ngraho Semarakkan HUT ke-80 RI dengan Tema “Menjalin Kerukunan Antar Warga

Bupati juga berkomitmen untuk mengakomodasi gagasan para pemuda ke dalam kebijakan Pemerintah Daerah yang konkret. Ia berharap lahir gagasan yang konstruktif, inovatif, dan solutif. Kebijakan yang kita ambil harus memiliki output dan outcome yang jelas, berkelanjutan, serta inklusif bagi seluruh lapisan pemuda di Bojonegoro.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan penyelenggaraan kedua kalinya sebagai upaya mengidentifikasi aspirasi pemuda secara komprehensif. Kegiatan ini diikuti 198 peserta yang terdiri dari perwakilan organisasi kepemudaan tingkat kecamatan, komunitas, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan hingga organisasi pelajar (OSIS).

BACA JUGA  Pemkab Bojonegoro Buka Kembali RPH Banjarsari, Manfaatkan Aset dan Beri Layanan Publik Bidang Peternakan

“Tujuan utamanya adalah menyusun prioritas pembangunan yang relevan dengan kebutuhan pemuda. Kami mengajak seluruh elemen pemuda membangun semangat kolaboratif untuk menyatukan kekuatan kolektif, sehingga komunitas pemuda dapat bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Bojonegoro,” ujarnya.

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro, Maftukhan, menambahkan posisi strategis pemuda dalam mengelola potensi lokal. Ia memaparkan bahwa Bojonegoro memiliki kekayaan luar biasa di sektor pertanian (padi, jagung, tembakau) serta UMKM yang memerlukan sentuhan inovasi pemuda.

BACA JUGA  Blora Ikuti Uji Publik Komisi Informasi Jawa Tengah 2025

“Tantangan saat ini adalah terbatasnya lapangan kerja formal yang memicu tren merantau. Di sinilah peran pemuda sangat dibutuhkan untuk melakukan digitalisasi usaha, membantu pemasaran produk petani, hingga mempromosikan wisata desa melalui konten kreatif,” jelas Maftukhan.

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas melalui pelatihan kewirausahaan dan sertifikasi profesi melalui kolaborasi antar-OPD (seperti Dinpora dan Dinas Perinaker) menjadi langkah krusial. Sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang nyata bagi masyarakat Bojonegoro.

Redaksi

Views: 0

Verified by MonsterInsights