Serunya Permainan Tradisional di CFD, Kolaborasi Kominfo dan Dalduk KB Disambut Meriah Warga

BLORA, dutaperistiwa.com — Car Free Day (CFD) yang dihelat Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Blora menarik perhatian warga yang menikmati suasana santai pada Minggu pagi, 2 November 2025.

Permainan tradisional egrang, gobak sodor dan bakiak, serta lainnya menjadi pemantik yang cukup seru dan menyenangkan serta menegangkan. Seolah mengingatkan kenangan masa lalu di waktu kecil bagi warga yang lahir di era 70-an atau sebelumnya.

“Ini menarik, ingat waktu kecil main gobak sodor dan egrang, dan tentunya saya sangat mengapresiasi acara ini, sehingga permainan tradisional ini tetap lestari di tengah arus digital, supaya anak-anak tidak main handphone terus, ini juga sebagai refresing yang menyenangkan,” kata Emi salah satu warga Blora yang hadir di CFD.

Suasana makin heboh, saat permainan itu dilombakan dan pemenangnya mendapat voucher gawai serta hadiah tambahan.
Tidak hanya peserta dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja (mahasiswa), ikut meramaikan acara itu.

Kepala Dinkominfo Blora Pratikto Nugroho, S.Sos., MM., mengatakan permainan tradisional seperti egrang, gobak sodor, bakiak ular tangga dan lainnya yang disajikan pada acara Car Free Day (CFD) di hari itu, mempunyai tujuan untuk membudidayakan dan memasyarakatkan permainan tradisional, agar anak-anak itu tidak hanya main gawai saja

“Jadi tujuannya untuk membudidayakan dan memasyarakatkan permainan tradisional, agar anak-anak itu tidak hanya main gawai saja, tetapi juga terlibat dalam permainan tradisional seperti egrang gobak sodor dan bakiak, ini juga sebagai upaya pelestarian permainan tradisional di era digital,” terangnya.

Tidak hanya anak-anak, tetapi untuk yang dewasa juga bisa ikut permainan tradisional, termasuk tim dari Pegawai ASN Dinkominfo Blora dan Dalduk KB.

“Sehingga dengan dikemas yang bagus dan menarik, warga yang menikmati CFD diberikan kesempatan ikut bergabung dan menyemarakkan untuk ikut lomba,” ucapnya.

Dijelaskannya, dalam era digital dan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, permainan tradisional seringkali tergantikan oleh permainan digital dan gadget.

Penting untuk menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi modern dengan melestarikan permainan tradisional.

Dengan mengajak generasi muda untuk kembali mengenal, mencintai, dan memainkan permainan tradisional, kita dapat mengajarkan mereka tentang nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, serta menjaga keseimbangan penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang diawali dengan senam bersama itu juga didukung Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora.

Sementara itu, Dalduk KB menyajikan pelayanan Komunkasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta permainan Ular Tangga yang melibatkan Forum Genre dan lainnya.

Redaksi