Ratusan Warga Lintas Agama Hadiri Pembagian 1.112 Paket Takjil di Balaikota Malang

MALANG, dutaperistiwa.com – Sekitar 300 orang perwakilan masyarakat lintas agama dan kepercayaan dari wilayah Malang Raya menghadiri kegiatan pembagian 1.112 paket takjil gratis yang digelar di depan Balaikota Malang, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut merupakan inisiatif Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya bersama Forum Bhineka Muda Malang Raya dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H.

Menariknya, angka 1.112 paket takjil yang dibagikan memiliki makna khusus. Jumlah tersebut diambil dari angka usia Kota Malang yang tahun ini memasuki 112 tahun, yang akan diperingati pada 1 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan tokoh agama, tetapi juga anak-anak dan generasi muda dari berbagai agama serta penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara ke- 78, Dandim Bojonegoro berikan Surprise dan Ucapan Selamat Kepada Kapolres

Selain tokoh lintas agama, kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malang, di antaranya Universitas Brawijaya (UB), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Politeknik Negeri Malang (Polinema), serta perwakilan organisasi kepemudaan dan komunitas lintas iman.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir perwakilan dari enam agama yang diakui di Indonesia serta satu perwakilan penghayat kepercayaan, yang bersama-sama membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di kawasan Balaikota Malang.

Sekretaris Jenderal FKAUB Malang Raya, Pdt. David Tobing, ST., S.Th., M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sejak dini kepada generasi muda.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi takjil di bulan Ramadhan, tetapi juga untuk mendidik dan mengajarkan kepada para tunas bangsa agar mampu bekerja sama dalam perbedaan serta menjaga kerukunan dalam kebhinekaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Takjil yang dibagikan merupakan hasil donasi dari berbagai organisasi dan komunitas lintas agama, di antaranya Puanhayati Kota Malang, MPD, KSPPA Malang, WHDI Kota Malang, PADAPAMA, STAB Kertarajasa, WKRI Keuskupan Malang, Vihara Dharma Mitra, Walubi Kota Malang, MLKI Kota Malang, Vihara Samaggi Viriya, JDPPM Malang, Pemuda Katolik Kabupaten Malang, PMK Nafiri Sion LDII Kota Malang, Politeknik Negeri Malang, BEM FIA Universitas Brawijaya, ABI, Muslimah Kota Malang, GP Ansor Kota Malang, UAKB UB, Yayasan Kasih Abadi, Vihara Adi Kasih, serta KMB Universitas Negeri Malang.

Para tokoh agama bersama anak-anak yang hadir tampak mengenakan atribut keagamaan dan lembaga masing-masing, sebagai simbol keberagaman yang tetap hidup berdampingan secara damai.

Panitia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat persaudaraan lintas agama, menjaga keharmonisan sosial, serta menumbuhkan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat di Malang Raya.

Dengan semangat “Merajut Persaudaraan Sejati”, kegiatan berbagi takjil ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat. (Yuni)

Views: 0

Verified by MonsterInsights