BATU I DUTA PERISTIWA – Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur, dipadati puluhan unit ambulans dari berbagai daerah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Persaudaraan Pengemudi Ambulance Indonesia (PPAI).
Kegiatan tersebut dikemas dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Driver Ambulans Tingkat Nasional yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26 Juli 2026), bertempat di Homestay Pondok Anugerah, Jalan Mojowarno No. 16, Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Ketua DPW PPAI Jawa Timur sekaligus Ketua Pelaksana, Kushariyanto, menyampaikan bahwa kedatangan ambulans dari berbagai daerah sudah mulai terlihat sejak Jumat malam (24/7/2026).
“Sejak Jumat malam, Kota Batu mulai didatangi unit ambulans dari berbagai daerah untuk mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, materi pelatihan yang diberikan cukup komprehensif, meliputi Seminar Undang-Undang Lalu Lintas dan Etika Berkendara oleh Satlantas Polres Batu, Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh tim medis dari RS Wava Husada Kepanjen, hingga Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dan Pre Hospital oleh RS Hermina Tangkubanperahu Malang.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi Manajemen Layanan Ambulans dan Evakuasi dari PMI Kabupaten Malang serta teknik Lifting dan Moving dari DPW PPAI Jawa Timur.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Batu. Wali Kota Batu, Nurochman, S.H., M.H., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Pemkot Batu sangat mendukung dan telah mendelegasikan kepada Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi kegiatan PPAI agar berjalan lancar,” ungkapnya saat audiensi bersama DPW PPAI Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PPAI, Zulhardi, menyebut pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan profesionalitas pengemudi ambulans di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian awal dalam penyusunan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK) sebagai dasar pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bagi pengemudi ambulans.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Batu, Polres Batu, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga memohon maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat gangguan arus lalu lintas di wilayah Kota Batu,” pungkas Zulhardi.
Kegiatan ini turut didukung oleh Satlantas Polres Batu, Tagana Kota Batu, Dinas Kesehatan Kota Batu, para relawan, serta Team Ambulance Malang (TAM) sebagai pelaksana inti.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para driver ambulans di Indonesia memiliki standar kompetensi yang lebih profesional dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat.
Reporter : Yuni Ektanta
Editor : Redaksi
Views: 9






