Sarasehan SH Terate Rayon Trucuk, Bukan Sekadar Silaturahmi, Tapi Perkuat Organisasi dan Persaudaraan

BOJONEGORO | DUTA PERISTIWA – Upaya memperkuat tali persaudaraan sekaligus membangun pemahaman organisasi terus dilakukan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Bojonegoro.

Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung melalui sarasehan SH Terate Rayon Trucuk, Ranting Trucuk, yang digelar di Balai Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026) malam.

Sekitar 100 warga SH Terate turut hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Namun, sarasehan tidak berhenti pada agenda silaturahmi semata. Forum tersebut juga menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat pemahaman mengenai organisasi, kepengurusan, serta nilai-nilai persaudaraan yang menjadi pijakan SH Terate.

Sejumlah pengurus hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro, Kakangmas Wahyu Subakdiono, S.Sos., Humas SH Terate Cabang Bojonegoro Kangmas Bambang Prasetyo Budi, Ketua Ranting Trucuk Kangmas Teguh, Ketua/Koordinator Rayon Trucuk Mas Fery, serta Kepala Desa Trucuk Mas Sunoko yang juga merupakan warga SH Terate.

BACA JUGA  ‘Setahun Awal, Bekal Sepanjang Hayat’: Cantika Wahono Wakili Bojonegoro di Ajang Apresiasi Bunda PAUD Nasional

Ketua Ranting Trucuk, Kangmas Teguh, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Cabang yang turun langsung ke tingkat rayon.

Menurutnya, kehadiran pimpinan cabang menjadi kesempatan penting bagi warga untuk mendapatkan arahan dan pembinaan secara langsung.

Sementara itu, Ketua/Koordinator Rayon Trucuk, Mas Fery, mengakui bahwa dirinya yang baru dipercaya mengemban amanah kepengurusan masih membutuhkan banyak bimbingan.

Ia berharap komunikasi dan pembinaan dari jajaran pengurus cabang dapat membantu dirinya menjalankan roda organisasi sesuai aturan dan nilai-nilai yang telah ditanamkan dalam SH Terate.

“Sebagai pengurus baru, saya masih perlu banyak belajar dan mendapatkan arahan agar dapat menjalankan amanah sesuai dengan aturan dan nilai-nilai organisasi,” ujarnya.

Ruang Dialog, Warga Bebas Bertanya

Yang menarik, sarasehan tidak hanya diisi dengan sambutan. Forum kemudian berkembang menjadi diskusi interaktif antara warga dengan Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro.

Berbagai pertanyaan disampaikan warga, baik menyangkut persoalan organisasi maupun pemahaman terhadap ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate.

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Ketua Cabang, Kakangmas Wahyu Subakdiono, dengan memberikan penjelasan berdasarkan pemahaman organisasi, pengalaman, serta nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman SH Terate.

Pola dialog semacam ini dinilai penting untuk membangun komunikasi dua arah. Sebab, penguatan organisasi tidak hanya membutuhkan struktur kepengurusan, tetapi juga pemahaman yang sama di antara para anggotanya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Desa Trucuk. Kepala Desa Trucuk, Mas Sunoko, yang juga merupakan warga SH Terate, memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana kegiatan.

Melalui sarasehan tersebut, jajaran SH Terate Rayon Trucuk berharap hubungan antarsesama warga semakin erat. Di sisi lain, komunikasi antara rayon, ranting dan cabang juga diharapkan semakin solid.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat persaudaraan sekaligus memperkuat pemahaman organisasi agar tetap berjalan sesuai aturan dan nilai-nilai luhur SH Terate.

Dengan komunikasi yang terbuka dan pembinaan yang berkelanjutan, organisasi diharapkan semakin solid, harmonis serta mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Reporter : Gunaidik

Editor : Redaksi

Views: 7

Verified by MonsterInsights