BLORA | DUTA PERISTIWA — Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, semangat dan kreativitas pemuda terus menjadi harapan baru bagi ketahanan ekonomi masyarakat desa. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Tulus Cipto Nugroho, pemuda asal Desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.
Berbekal tekad dan pengetahuan di bidang pertanian, Tulus mulai mengembangkan usaha pembibitan tanaman polowijo serta inovasi pupuk berbasis sistem fermentasi. Kegiatan yang ia tekuni setiap hari itu menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian masih memiliki peluang besar, terutama jika digarap dengan serius dan penuh ketekunan.
Ribuan bibit pepaya California dan cabai kini tengah dibudidayakan oleh Tulus. Ia merawat tanaman-tanaman tersebut siang dan malam demi menghasilkan bibit unggulan yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi. Hasilnya pun mulai terlihat, dengan pertumbuhan bibit yang menjanjikan dan menarik perhatian masyarakat sekitar.
Namun, di balik semangatnya tersebut, Tulus mengaku masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi fasilitas dan pendanaan. Kondisi ini memaksanya untuk bekerja ekstra hemat dalam menjalankan usahanya.
“Semua masih serba terbatas, jadi harus benar-benar irit dan memaksimalkan apa yang ada,” ungkap Tulus.
Meski demikian, ia tetap optimistis usahanya dapat berkembang lebih besar ke depan. Tulus berharap perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Blora, khususnya melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4), agar usaha yang dirintisnya dapat terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi generasi muda di pedesaan.
“Harapan saya, usaha ini bisa dilirik pemerintah, sehingga bisa berkembang dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Kisah Tulus menjadi gambaran bahwa dengan semangat, inovasi, dan kerja keras, pemuda desa mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi. Di tengah keterbatasan, lahir harapan baru dari tangan-tangan kreatif anak bangsa.
Reporter : Jayusman
Editor : Redaksi
Views: 0






