BLORA I DUTA PERISTIWA — Pemilihan Kepala Desa melalui mekanisme Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, berlangsung kondusif dan demokratis. Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar pada Rabu (23/9/2026) tersebut menetapkan tiga kandidat yang bersaing memperebutkan dukungan dari perwakilan warga.
Sebanyak 57 perwakilan masyarakat yang memiliki hak pilih turut ambil bagian dalam forum Musdes tersebut. Proses pemilihan juga dihadiri unsur Forkopimcam dan aparat keamanan, mulai dari Kapolres, Camat Jiken, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kapolsek, Koramil, hingga tokoh masyarakat setempat.
Antusiasme masyarakat tampak tinggi, meski sistem pemilihan dilakukan melalui perwakilan. Dari hasil penghitungan suara, calon nomor urut 2, Yudha Rachmawan, unggul dengan perolehan 31 suara. Sementara calon nomor urut 3, Yulis Setyo Budi, memperoleh 20 suara, dan calon nomor urut 1, Agus Legowo, mendapatkan 5 suara. Tercatat satu suara dinyatakan tidak sah.
Dengan hasil tersebut, Yudha Rachmawan resmi terpilih sebagai Kepala Desa Genjahan melalui mekanisme PAW.
Pelaksanaan Musdes berlangsung tertib sejak awal hingga akhir. Aparat keamanan memastikan seluruh tahapan berjalan aman tanpa gangguan berarti.
Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai pemenang, Yudha Rachmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Desa Genjahan yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Genjahan. Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama. Kami akan merangkul semua pihak, termasuk saudara-saudara yang sebelumnya menjadi kompetitor. Dalam proses ini tidak ada lawan, semua adalah bagian dari keluarga besar Desa Genjahan,” tegas Yudha.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Selain itu, Yudha menaruh perhatian pada pengembangan potensi lokal, khususnya di bidang seni dan budaya yang dinilai menjadi kekuatan Desa Genjahan.
“Ke depan, kami ingin mengembangkan potensi seni budaya seperti tayub, barong, hingga wayang kulit. Banyak warga Genjahan yang memiliki bakat di bidang tersebut. Ini akan menjadi salah satu fokus dalam visi pembangunan desa,” tambahnya.
Yudha berharap, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, roda pemerintahan desa dapat berjalan lancar, transparan, serta mampu membawa kemajuan bagi Desa Genjahan ke depan.
Reporter : Sujono
Editor : Redaksi
Views: 0






