Kebakaran Hebat di Cepu, Dua Rumah Warga Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta

BLORA I DUTA PERISTIWA – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Diponegoro No. 5 RT 007/RW 009, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Senin malam (14/9/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan, satu di antaranya ludes terbakar.

Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian kebakaran dilaporkan sekitar pukul 21.46 WIB. Tim pemadam kebakaran Pos Cepu langsung bergerak cepat dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 21.55 WIB.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kebakaran diduga bermula dari kasur yang terbakar akibat korsleting arus pendek listrik di dalam kamar salah satu rumah warga. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan.

BACA JUGA  Wali Kota Malang Dukung PITI Bangun Masjid Cheng Ho

Saksi mata sekaligus warga sekitar, Wiwin Riyanto (44), mengatakan bahwa pemilik rumah sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Awalnya api kecil dari dalam kamar, pemilik rumah sudah berusaha memadamkan dibantu warga. Tapi karena cepat membesar, akhirnya kami menghubungi damkar,” ujarnya.

Diketahui, rumah milik Pak Muji mengalami kerusakan paling parah hingga hangus terbakar. Sementara rumah milik Bu Karni mengalami kerusakan sebagian akibat terdampak kobaran api.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan asesmen dan upaya pemadaman dengan mengerahkan sejumlah armada. Proses pemadaman berlangsung cukup lama, sekitar 2,5 jam, hingga akhirnya api berhasil dijinakkan pada pukul 00.15 WIB.

Dalam proses pemadaman, Damkar Pos Cepu mendapat bantuan dari berbagai pihak, di antaranya Damkar Mako, Damkar Pertamina, Damkar Migas, Damkar Bojonegoro, serta mobil suplai air dari relawan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak.

Reporter : Gunaidik

Editor : Redaksi

Views: 0

Verified by MonsterInsights