Seni Kethoprak dan Karnaval Turut Menghibur dalam Sedekah Bumi di Desa Harjowinangun Japah Blora

BLORA, dutaperistiwa.com – Dalam rangka sedekah bumi, Pemerintah Desa Harjowinangun Kecamatan Japah Kabupaten Blora bersama warga menggelar hiburan Kethoprak Krido Budoyo pimpinan Totok dari Dukuh Tanjung Desa Geneng Kecamatan Jepon Blora pada hari Minggu (13/07/2025).

Sehari sebelumnya, Sabtu (12/07/2025) warga antusias mengadakan karnaval/Kirab Budaya, sejenis gunungan hasil panen, juga diikuti Drum band dari SD dan SMP, juga ada patung ogo-ogo, Anoman, Dinosaurus, dan diikuti kelompok musik seni tari, yang berbeda-beda jenis seni maupun tampilannya. Karnaval ini diikuti 4 Dukuhan diantaranya Dukuh Drundus, Banjarejo, Banyuurip dan Suren, total semua ada 20 peserta, dengan rute karnaval di mulai start dari depan balai desa Harjowinangun dengan jarak tempuh kurang lebih 2 kilometer. Acara karnaval benar-benar terasa sangat meriah.

Yadiman, Kepala Desa Harjowinangun mengatakan, “bahwa setiap setahun sekali, pemdes bersama warga selalu mengadakan kegiatan sedekah bumi untuk menguri-uri kearifan lokal yang sejak dulu diadakan, serta sebagai bentuk rasa syukur warga desanya atas hasil panen yang melimpah ruah.” Ucap Yadiman kepada dutaperistiwa.com.

BACA JUGA  Paket Komplit di Seminar Digital Entrepeneurship di Stikosa AWS

Pada hari kedua, tepatnya pada hari Minggu diadakan ritual hajatan tumpeng saji, di tiga punden yang berbeda. Setelah hajat tumpeng saji selesai, acara dilanjutkan dengan hiburan kethoprak. Tampak penonton begitu antusias dengan penampilan Deni Kethoprak dari Desa Geneng hang terasa sangat menghibur penonton, bahkan banyak juga penonton dari luar Desa Harjowinangun turut menonton pagelaran seni kethoprak Krido Budoyo ini, dan pedagangpun juga memadati area lokasi punden sedekah bumi dan pagelaran seni kethoprak yang terlihat sangat meriah sekali dibanding sedekah bumi pada tahun tahun sebelumnya.

BACA JUGA  Rayakan Dies Natalis ke-59 dan Hari Pahlawan, Stikosa AWS Kenang Tiga Tokoh Pers Nasional

Adapun acara ini dapat terselenggara berkat kerjasama dan sinergitas yang cukup baik antara pemerintah desa dengan warga.

“Guyub rukun manunggaleng wargo lan projo mujudake gesang kang mulyo.”
Jelas Yadiman dalam bahasa Jawa yang cukup halus. Kami tetap semangat untuk memeriahkan sedekah bumi ini, “jelas Yadiman.

BACA JUGA  Kunjungi PCNU Kota Malang, Fraksi PKS Minta Nasihat Ulama untuk Atasi Persoalan Keumatan

Yadiman sangat berharap dengan adanya acara sedekah bumi ini, warga desanya bisa saling mempererat silaturahmi serta memperkuat gotong royong.

“Semoga hasil panen petani disini selalu melimpah ruah, dan warga saya senantiasa diberikan kesehatan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT, ” Pungkasnya.

Pewarta : Jono

Views: 2

Verified by MonsterInsights