BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Suasana tenang di kawasan hutan Petak 2101-E2, RPH Sekaran, KPH Cepu, mendadak gempar setelah warga Desa Kacangan, Kecamatan Malo, menemukan sesosok jasad bayi dalam kondisi mengenaskan, Rabu (15/10/2025) pagi.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh Kasir (55), warga Dusun Pundong, Desa Kacangan, saat sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya. Ia curiga melihat dua kantong plastik yang tertanam dangkal dan tertutup rumput kering di bawah semak belukar.
“Awalnya saya kira cuma sampah, tapi setelah saya buka ternyata isinya bayi,” ungkap Kasir dengan wajah shock. Ia kemudian memanggil Muksoni (45), warga setempat lainnya, dan melaporkan temuan itu kepada petugas hutan, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Malo.
Tak lama berselang, Kapolsek Malo AKP Suryanto, S.H., bersama jajaran anggota Polsek, Babinsa Koramil Malo, Satpol PP Kecamatan Malo, dan tenaga medis Puskesmas Malo, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan dua kantong plastik — satu berwarna hijau bertuliskan “Crocs” yang berisi ari-ari, dan satu lagi berwarna oranye yang berisi jasad bayi perempuan. Keduanya dikubur dengan kedalaman sekitar 15 sentimeter di lahan garapan petani di tepi hutan.
Petugas medis menyebut, bayi malang itu berjenis kelamin perempuan, dengan panjang tubuh sekitar 43 sentimeter, usia kandungan diperkirakan 8–9 bulan, dan diperkirakan telah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
Barang bukti yang diamankan di antaranya dua tas kain pembungkus, satu sarung bermotif batik biru, serta tumpukan rumput kering yang digunakan untuk menutupi kuburan bayi tersebut.
“Kasus ini masih kami selidiki. Kami sedang menelusuri identitas pelaku dan motif di balik pembuangan bayi ini,”
jelas Kanit Reskrim Polsek Malo, Aiptu Sucipto, kepada dutaperistiwa.com.
Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.
“Kami dari kepolisian berterima kasih atas laporan warga yang cepat. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam membantu kami mengungkap pelaku pembuangan bayi ini,” tambahnya.
Saat ini, jasad bayi telah dibawa ke RS Bhayangkara Bojonegoro untuk pemeriksaan medis lanjutan. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik perbuatan keji tersebut.
Marlik






