Pemkot Malang Sulap MPP Ramayana Jadi Arena Nobar, Warga dan Pejabat Bersatu Dukung Argentina Menang 3-1

Arif Tri Sastyawan, Kepala Disnaker- PMPTSP Kota Malang

MALANG | DUTA PERISTIWA – Suasana berbeda terlihat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Ramayana Kota Malang, Minggu (12/7/2026). Gedung yang sehari-hari menjadi pusat layanan administrasi masyarakat itu mendadak dipenuhi sorak sorai pendukung sepak bola saat Pemerintah Kota Malang menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss.

Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lantai 3 MPP Ramayana sejak pagi. Mereka membaur bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Malang untuk menyaksikan laga yang berakhir dengan kemenangan Argentina 3-1 atas Swiss.

Setiap gol yang dicetak Tim Tango langsung disambut tepuk tangan, sorakan, hingga yel-yel kemenangan yang menggema di seluruh ruangan. Kebersamaan tanpa sekat antara masyarakat dan pemerintah menjadi pemandangan yang mencuri perhatian.

BACA JUGA  Pemkot Malang Perketat PBG, Pengembang Wajib Tuntaskan Administrasi PSU Sejak Awal

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan kegiatan nobar tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Arif Tri Sastyawan, Kepala Disnaker- PMPTSP Kota Malang

“Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami memiliki sejumlah monitor televisi di MPP sehingga pertandingan bisa disaksikan secara langsung. Warga yang sedang mengurus berbagai keperluan tetap dapat menikmati pertandingan sambil menunggu proses pelayanan, baik siaran langsung maupun tayangan ulang,” ujar Arif.

Menurutnya, penyelenggaraan nobar juga merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Malang yang meneruskan instruksi Menteri Dalam Negeri agar ruang-ruang publik dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami ingin MPP tidak hanya menjadi tempat mengurus administrasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman, tempat masyarakat bisa berkumpul dan menikmati momentum bersama seperti hari ini,” tambahnya.

Atmosfer hangat terasa sepanjang pertandingan berlangsung. Sejumlah kepala OPD tampak duduk berdampingan dengan warga tanpa ada pembatas protokoler. Momen tersebut menghadirkan suasana akrab yang jarang dijumpai dalam lingkungan pelayanan publik.

Tak hanya menghadirkan layar besar dan fasilitas menonton yang nyaman, panitia juga memanjakan masyarakat dengan berbagai hidangan gratis. Penonton disuguhi kopi, teh, air mineral, polo pendem, hingga sarapan pagi berupa soto daging yang disiapkan melalui kolaborasi Disnaker PMPTSP Kota Malang bersama Ramayana.

Arif mengungkapkan, antusiasme masyarakat yang begitu tinggi membuat pihaknya siap kembali membuka MPP Ramayana sebagai lokasi nobar apabila pertandingan semifinal maupun final Piala Dunia 2026 kembali digelar.

“Kami siap apabila nanti semifinal maupun final kembali dilaksanakan nobar di sini. Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Malang menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya sebatas urusan administrasi, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi sosial yang membangun kedekatan, kebersamaan, dan semangat persatuan di tengah masyarakat.

Pewarta : Yuni Ektanta

Editor : Redaksi

Views: 20

Verified by MonsterInsights