KOTA MALANG I DUTA PERISTIWA – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keprotokolan dan kepemanduan acara terus dilakukan Pemerintah Kota Malang. Sebanyak 312 peserta mengikuti Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Protokoler yang digelar di Mini Block Office (MBO) Lantai 4, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, Dr. Ir. Erik Setyo Santoso, ST., MT.
Dalam sambutannya, Erik menegaskan bahwa keprotokolan sesungguhnya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai aktivitas pemerintahan maupun kemasyarakatan. Namun, menurutnya, setiap kegiatan tetap membutuhkan penataan yang baik agar pelaksanaannya berjalan tertib, lancar, dan sesuai tujuan.
“Keprotokolan ini sebenarnya sudah melekat pada kita semua, namun semua ini harus tertata dengan rapi. Ini semua berkaitan dengan kegiatan acara yang tentunya harus disiapkan terlebih dahulu agar acaranya bisa berjalan dengan sukses dan lancar. Maka dari itu harus diadakan pelatihan seperti ini,” tutur Erik.

Lebih lanjut, Erik menjelaskan bahwa salah satu fondasi utama dalam sebuah kegiatan adalah penyusunan susunan acara oleh tim protokol. Persiapan yang matang akan menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai tema dan tidak berlangsung secara amburadul.
“Yang mendasar kali ini adalah perlunya susunan acara yang harus disiapkan oleh protokol agar acara yang akan dilaksanakan tidak amburadul dan sesuai dengan temanya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Erik juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan MC dan Protokoler yang dinilai mampu meningkatkan kompetensi aparatur maupun masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan resmi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Soni Bahtiar, saat menyampaikan laporan kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan diikuti oleh 312 peserta yang dibagi dalam dua tahap selama dua hari pelaksanaan.
Menurut Soni, kegiatan tersebut merupakan realisasi hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Malang Tahun Anggaran 2026.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan diikuti sebanyak 312 peserta yang dibagi menjadi dua tahap. Kegiatan ini merupakan hasil Musrenbang dan usulan Pokir dari anggota DPRD Kota Malang Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
Pelatihan tersebut juga mendapat perhatian dari anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, yang hadir untuk menyapa sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Politisi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Lowokwaru itu berharap pelatihan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Semoga bermanfaat kagem panjenengan sedoyo,” ucap Ginanjar.

Antusiasme peserta pun terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satunya disampaikan Nana, peserta asal Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing. Ia mengaku senang sekaligus bersyukur dapat mengikuti pelatihan yang dinilainya sangat bermanfaat.
“Saya merasa senang dan beruntung bisa mengikuti pelatihan ini, karena selain bisa menambah ilmu juga pengetahuan tentang protokoler dan MC,” ucap Nana.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir lebih banyak MC dan petugas protokoler yang memiliki kemampuan komunikasi, etika, serta pemahaman tata acara yang baik sehingga mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan di Kota Malang secara profesional.
Reporter : Yuni Ektanta
Editor : Gunaidik
Views: 0






