BLORA | DUTA PERISTIWA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) secara serentak di Gedung Graha Nusantara, Rabu (26/08/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi internal partai, sekaligus penguatan struktur hingga tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Blora bersama perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah, termasuk Wakil Ketua DPW Jateng, Nurul Sulkon. Agenda utama hari ini adalah konsolidasi organisasi antara DPC dan DPW, yang kemudian dirangkai dengan pelaksanaan MUSANCAB serentak bagi seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Blora.
Ketua DPC PPP Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antar kader. Ia menyampaikan bahwa semangat MUSANCAB kali ini menjadi titik awal kebangkitan PPP di Blora.
“Insya Allah kita selalu bersinergi, berkualitas, dan terus bergandengan tangan, terutama di internal partai. Ini menjadi kekuatan utama kita untuk bangkit,” ujarnya.
Achlif juga menyinggung capaian politik PPP di masa lalu serta target ke depan. Ia mengakui bahwa pada Pemilu 2024, sejumlah kursi PPP di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan 4 belum dapat dipertahankan.
“Kursi kita di Dapil 1 dan Dapil 4 kemarin ‘dipinjam’ oleh partai lain. Insya Allah di 2029 akan kita minta kembali. Siapapun nanti yang mengembalikan, akan kita terima dengan tangan terbuka,” tegasnya optimistis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MUSANCAB ini bertujuan membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting (MUSREN) untuk menyusun struktur organisasi di tingkat desa.
“Target kita realistis. PPP pernah dua periode berturut-turut meraih 5 kursi di DPRD Blora. Saat ini kita memiliki 3 kursi, dan di 2029 kita ingin mengembalikan kejayaan tersebut,” imbuhnya.
Terkait evaluasi, Achlif mengakui bahwa hasil Pemilu sebelumnya dipengaruhi berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Salah satunya adalah sistem pemilu serentak hingga tingkat nasional serta dinamika koalisi dalam pemilihan presiden yang turut berdampak pada perolehan suara partai di daerah.
“Dulu PPP bahkan tidak lolos parliamentary threshold di Senayan. Ke depan, dengan konsolidasi yang lebih intens, kita tidak hanya menargetkan kursi di daerah, tetapi juga mengembalikan kursi PPP di tingkat pusat,” tandasnya.
Sebelum pelaksanaan MUSANCAB, jajaran pengurus DPC PPP Blora juga melakukan sowan kepada KH. Muharor, salah satu sesepuh sekaligus pengasuh pondok pesantren besar di Kabupaten Blora. Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus upaya memperkuat dukungan moral dan spiritual dalam perjuangan politik partai.
Dengan digelarnya MUSANCAB serentak ini, PPP Blora menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi, mempersolid kader, dan menatap optimis kontestasi politik 2029 mendatang.
Reporter : Sujono
Editor : Redaksi
Views: 0






