BOJONEGORO I DUTA PERISTIWA – Sebuah mobil Toyota Kijang Inova Reborn berwarna putih bernomor polisi B 1779 DOC mengalami kecelakaan tunggal setelah ban belakang kendaraan tersebut meletus saat melintas di wilayah perbatasan Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (6/11/2026) sore.
Akibat kejadian tersebut, mobil yang dikemudikan Hilmi (27), bersama dua rekannya, Teguh Candra dan Dzaki, hilang kendali hingga menabrak tiang listrik. Beruntung, ketiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut dilaporkan selamat.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu sempat mengagetkan warga sekitar, terutama mereka yang sedang bersantai dan menikmati kopi di sejumlah warung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Salah seorang warga, Parno, mengaku terkejut saat mendengar suara letusan keras dari arah jalan. Ketika melihat ke lokasi, ia mendapati mobil Inova Reborn putih tersebut sudah dalam kondisi oleng setelah menabrak tiang listrik.
“Saya sangat kaget, Mas. Tiba-tiba terdengar suara ban mobil putih itu meledak. Setelah saya lihat, mobil sudah hilang kendali dan menghantam tiang listrik. Kendaraan itu sempat oleng hingga sekitar 20 meter. Alhamdulillah, pengemudi dan penumpangnya masih selamat semua,” ungkap Parno kepada awak Duta Peristiwa yang kebetulan melintas dan melakukan peliputan di lokasi.
Sementara itu, Hilmi selaku pengemudi menjelaskan bahwa dirinya bersama Teguh Candra dan Dzaki sebelumnya sedang menjalankan tugas dari perusahaan tempat mereka bekerja, yakni PT Nusa Kura.
Perusahaan tersebut diketahui menjadi mitra atau penyedia tenaga alih daya (outsourcing) bagi PT Pertamina EP Cepu. Pada hari itu, ketiganya mendapat tugas melakukan pengecekan lokasi di sejumlah SP minyak di wilayah Distrik Kawengan.
Setelah menyelesaikan pekerjaan, sekitar pukul 17.00 WIB, mereka bermaksud kembali menuju mes atau tempat penginapan di wilayah Kota Cepu.
Namun, perjalanan pulang tersebut justru berujung kecelakaan setelah ban belakang mobil yang mereka tumpangi tiba-tiba meletus.
“Kami bertiga hari ini, tepatnya Jumat, 6 November 2026, mendapat perintah dari perusahaan untuk melakukan pengecekan lokasi di beberapa SP minyak di wilayah Distrik Kawengan. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB dan pekerjaan sudah selesai, kami bermaksud kembali ke mes penginapan di Cepu,” tutur Hilmi.
Ia mengaku tidak menyangka perjalanan pulang mereka hampir berujung petaka. Setelah ban meletus, kendaraan yang semula melaju dari arah utara menuju barat mendadak kehilangan kendali, oleng hingga puluhan meter, bahkan berputar arah kembali menghadap ke utara.
“Kami tidak menyadari bagaimana mobil bisa sampai oleng sejauh kurang lebih 30 meter hingga akhirnya berbalik arah menghadap ke utara. Kalau bukan karena pertolongan Tuhan, mungkin kami bertiga tidak akan selamat. Alhamdulillah, kami masih diberi keselamatan,” ungkap Hilmi dengan penuh rasa syukur.
Akibat benturan tersebut, kondisi ban dan velg kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Mobil Inova Reborn tersebut akhirnya harus dievakuasi menggunakan kendaraan derek untuk dibawa ke tempat perbaikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, termasuk memeriksa kondisi ban dan komponen pendukung lainnya.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengendara. Sebab, kehati-hatian dan kesiapan kendaraan merupakan faktor penting untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.
Reporter: Kang Marlik
Editor: Redaksi Duta Peristiwa
Views: 0






