BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, SMA Negeri 1 Padangan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial. Sekolah ini menyembelih dua ekor sapi yang dagingnya dibagikan kepada seluruh siswa serta warga masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan penyembelihan dilakukan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, bertempat di halaman belakang SMAN 1 Padangan. Dua ekor sapi yang dikurbankan berasal dari sumber yang berbeda, mencerminkan semangat gotong royong warga sekolah.
K. Zainal Arifin, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Wakahumas) SMAN 1 Padangan yang juga dikenal sebagai pengasuh salah satu pondok pesantren Tahfidzul Qur’an di Padangan, menjelaskan asal hewan kurban tersebut. “Alhamdulillah, tahun ini SMAN 1 Padangan bisa menyembelih dua ekor sapi. Satu ekor merupakan hasil iuran bersama dari tujuh orang guru sekolah kami. Sedangkan satu ekor lainnya merupakan hasil partisipasi dan gotong royong dari para siswa,” jelas K. Zainal saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan, “Daging kurban ini kemudian kami bagikan secara merata kepada seluruh siswa SMAN 1 Padangan serta warga masyarakat di sekitar sekolah sebagai wujud berbagi kebahagiaan di hari yang mulia ini.”
Kegiatan yang digagas oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Padangan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga sarat dengan nilai pendidikan. Hal ini diungkapkan oleh Dzurrotun Nafisah, salah satu siswi kelas X-1 yang turut berpartisipasi. “Saya sangat senang dan antusias dengan adanya program OSIS seperti ini,” ujar Dzurrotun. “Kegiatan kurban sekolah ini sangat mendidik kami sebagai siswa. Selain belajar berorganisasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya, yang terpenting adalah kami dilatih untuk berbagi kepada sesama. Ini benar-benar memupuk rasa ikhlas dan kepedulian sosial sejak dini, sekaligus memanaskan hati untuk lebih giat berkurban di masa mendatang.”
Pembagian daging kurban dilakukan secara tertib dan merata oleh panitia yang terdiri dari guru, staf, dan pengurus OSIS. Semangat kebersamaan dan kegembiraan terlihat jelas baik di kalangan siswa yang menerima maupun warga sekitar yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan amal yang dilaksanakan oleh SMAN 1 Padangan ini. Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran sekolah tidak hanya sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai agen penguat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Pewarta : Goen
Views: 0






