1.300 Paket Sembako Murah Diserbu Warga, Wali Kota Malang Turun Langsung Bantu Lansia

MALANG, dutaperistiwa.com – Sebanyak 1.300 paket sembako murah yang disediakan Pemerintah Kota Malang langsung ludes diserbu masyarakat dalam kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (11/03/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi harga bahan pokok di tengah kecenderungan kenaikan harga menjelang akhir Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat cukup menebus paket sembako seharga Rp50.000 untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok, yakni beras premium merek Lele Lokal 5 kilogram, gula premium KBA 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat diwawancarai Duta Peristiwa mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan lokasi ketiga dari rangkaian program serupa yang digelar Pemerintah Kota Malang.

Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang didampingi Tri Joko, Kajari Kota Malang saat memberikan keterangan di sela sela acara pasar murah di halaman kantor Kejari Kota Malang

“Paket sembako tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp150.000 jika dibeli secara normal di pasaran. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak kegiatan dimulai,” ujar Wahyu yang akrab disapa Pak Mbois.

Saat meninjau langsung kegiatan tersebut, Pak Mbois tampak didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang Tri Joko serta Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi.

Bahkan dalam kesempatan itu, Wali Kota juga terlihat membantu membawakan paket sembako milik seorang lansia hingga keluar area pasar murah.

Wali Kota Malang tampak sedang membawakan barang belanjaan seorang nenek lansia

Selain memantau jalannya kegiatan, Wahyu juga memastikan bahwa penyaluran paket sembako benar-benar tepat sasaran serta pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Ia menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk intervensi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang bersama pemerintah kota dan para stakeholder terkait.

“Program ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kajari Kota Malang Tri Joko menyampaikan bahwa pihaknya turut mendukung pelaksanaan pasar murah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, momentum kegiatan yang bertepatan dengan giliran Kecamatan Blimbing ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat bahwa tidak terjadi kelangkaan bahan pokok penting di pasaran.

“Memang menjelang Idul Fitri biasanya harga sembako mengalami kenaikan. Karena itu kejaksaan bersama pemerintah daerah turun langsung membantu masyarakat agar bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Tri Joko juga mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau penimbunan bahan pokok.

“Kami ingin memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok bahan pokok aman dan tersedia, sehingga tidak perlu panik atau sampai menimbun barang,” tegasnya.

Sementara itu, Lasmini (88), warga lanjut usia asal Gondongan, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, mengaku sangat senang dapat berbelanja di pasar murah tersebut. Ia bahkan merasa terharu ketika paket belanjaannya dibantu dibawakan langsung oleh Wali Kota Malang.

“Saya senang sekali bisa belanja di sini. Apalagi tadi belanjaan saya dibawakan keluar oleh Pak Wali Kota. Semoga Pak Wali Kota selalu sehat,” ucap Lasmini dengan wajah sumringah.

Antusiasme warga yang memadati lokasi sejak pagi hari menjadi bukti bahwa program pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi kebutuhan pokok yang meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Yuni)

BACA JUGA  Bupati Ingin Desa Ngrawoh dan Nginggil Tetap Ada di Sekitar Bendungan Karangnongko
error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights