MALANG I DUTA PERISTIWA – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Ketua MPC PP Kota Malang Ripkianto, mengajak seluruh generasi muda untuk kembali memaknai Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial, tapi aksi nyata.
Menurut Ripki Bali sapaan akrabnya , tantangan pemuda hari ini berbeda dengan 1928. Jika dulu melawan penjajah, kini pemuda melawan hoaks, kemalasan, narkoba, dan disinformasi di era digital.
“Pesan saya untuk pemuda Malang Raya: Jangan hanya bangga menjadi Indonesia, tapi banggakan Indonesia dengan karyamu. Kalau dulu pemuda mengangkat bambu runcing, sekarang pemuda harus mengangkat ilmu, kejujuran, dan kerja keras,” tegas Ripki, Minggu (18/10/2026).
Ripki juga menekankan 3 pesan penting untuk generasi muda:
1. Jaga Persatuan di Media Sosial
Jangan mudah terprovokasi isu SARA, hoaks, dan ujaran kebencian. Pemuda harus jadi filter, bukan penyebar kebencian.
2. Melek Teknologi tapi Tetap Berkarakter
Jadilah content creator yang cerdas, bukan pembuat sensasi. Gunakan gadget untuk belajar, berwirausaha, dan membangun UMKM, bukan untuk judi online dan flexing.
3. Kolaborasi, Bukan Kompetisi Tidak Sehat
Seperti ikrar Satu Nusa Satu Bangsa, pemuda harus berkolaborasi lintas kampus, komunitas, dan organisasi untuk membangun Kota Malang.
“Sebagai kader PP, kami siap menjadi jembatan. Kami membuka ruang bagi pemuda yang punya prestasi, ide kreatif, dan kegiatan positif untuk kami dorong dan berikan pendampingan. Itu bentuk Sumpah Pemuda yang tangguh,” tutupnya.
Di akhir pesannya, Ripki mengucapkan, “Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026: Bersatu, Bergerak, Majukan Malang Raya.”
Reporter: Yuni Ektanta
Editor: Redaksi
Views: 0






