Warga Desa Sambong Pertanyakan Proses Rekrutmen Tenaga Kerja di Pertamina Cepu yang Tidak Melibatkan Konten Lokal

Wartawan dutaperistiwa.com saat konfirmasi di rumah Kades Sambong, Nyusito

BLORA, dutaperistiwa.com – Beberapa kali setiap ada peluang pekerjaan di Pertamina EP Cepu, yang kemudian di subkon kan kepada pihak ketiga, warga Desa Sambong Kecamatan Sambong yang termasuk salah satu desa ring 1 karena adanya SP Ledok, selalu tidak pernah mendapatkan peluang pekerjaan/job opportunity untuk pemuda ataupun warga Desa Sambong, berbeda dengan desa-desa ring 1 lainnya seperti Desa Pojokwatu, Desa Ledok, Desa Gagakan serta beberapa desa lainnya yang setiap ada peluang pekerjaan selalu ada prioritas untuk warga desa-desa di ring 1 tersebut, sementara Desa Sambong yang juga termasuk salah satu desa di wilayah ring 1 sama sekali tidak pernah ada prioritasnya.

Hal ini akhirnya menimbulkan keresahan dan pertanyaan besar di kalangan warga dan pemuda Desa Sambong Kecamatan Sambong. Sebagaimana keluhan yang disampaikan beberapa pemuda Desa Sambong, setelah mengetahui adanya job pekerjaan untuk lowongan Rig Hoist, dan sudah masuk tahapan MCU (Medical Check Up/tes kesehatan) dari PT. Petrowell selaku vendor pelaksana pekerjaan tersebut.

List perintah MCU dari PT Petrowell untuk tenaga kerja Rig Hoist

Tulus (23), pemuda Desa Sambong sangat menyayangkan kurang pro aktifnya kepala desanya atas peluang pekerjaan yang mungkin bisa diambil oleh warga desa Sambong, namun karena kurang pro aktifnya kepala desa sehingga pemuda di desanya selama ini sama sekali tidak pernah turut merasakan bekerja di perusahaan minyak plat merah tersebut.

BACA JUGA  Penampilan Ki Dalang Sigit Meriahkan Sedekah Bumi di Desa Kendung Padangan

“Kami sangat menyayangkan atas tidak pro aktifnya kepala desa sehingga pemuda disini sama sekali tidak pernah mendapatkan peluang untuk bekerja di Pertamina, meski cuma lewat vendornya, padahal jalanan kita setiap hari dilalui oleh beberapa kendaraan dari PT Pertamina EP Cepu. Harusnya disini kepala desa sangat punya peranan untuk bisa menitipkan atau paling tidak memberikan peluang kepada warganya agar bisa turut bekerja di Pertamina, atau jangan-jangan, ach entahlan……, “ucap Tulus bertanya-tanya, saat ditemui di sebuah warung kopi, Sabtu (20/04/2024).

BACA JUGA  Bupati Anna Berharap Pejabat Bojonegoro yang Baru Dilantik Untuk Meningkatkan Kompetensi

Ketika awak media dutaperistiwa.com mencoba menghubungi Sony, selaku Public Affairs dari PT Pertamina EP Cepu, dikatakan olehnya, “selama ini setiap proses rekrutmen tenaga kerja, Pertamina selalu berkoordinasi dengan kepala desa setempat, ” jawab Sony melalui akun WA nya.

Wartawan dutaperistiwa.com yang mencoba mengkonfirmasi melalui kepala Desa Sambong, Nyusito menuturkan, “bahwa selama ini, terakhir sejak Silo sampai sekarang belum pernah ada undangan kepada saya terkait proses rekrutmen naker di Pertamina. Jadi bagaimana saya harus menyampaikan ke masyarakat sementara saya sendiri tidak pernah tahu ketika ada rekrutmen di Pertamina. ” Ucap kepala desa yang sudah menjabat 3 periode ini saat ditemui di rumahnya, Sabtu (20/04/2024).

Wartawan dutaperistiwa.com saat konfirmasi di rumah Kades Sambong, Nyusito

Dengan adanya jawaban ini, pemuda dan masyarakat Desa Sambong semakin bertanda tanya besar kepada Pertamina, bagaimana prosedur yang sebenarnya dalam proses rekrutmen tenaga kerja tersebut, apalagi dalam list yang berhasil lolos mengikuti MCU termasuk ada nama anak kepala desa Ledok yang kemarin sempat tersandung dugaan kasus penganiayaan.

BACA JUGA  Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Panen Jagung di Kedungadem

“Kami masyarakat Desa Sambong sangat kecewa atas proses rekrutmen tenaga kerja jni, dimana didalam list yang bocor ke masyarakat tersebut terdapat salah satu nama anak kepala desa yang kemarin sempat menjadi tersangka dugaan kasus penganiayaan, terus apakah proses pendaftaran itu tidak memakai SKCK, atau memang itu dinafikan, atau ada perlakuan khusus, kami masyarakat Desa Sambong dengan adanya proses rekrutmen ini pengin melakukan hearing dengan PT Pertamina EP Cepu terkait SOP rekrutmen tenaga kerja tersebut. “Pungkas salah satu warga Desa Sambong yang enggan disebutkan namanya. (Jay)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights