MALANG KOTA, dutaperistiwa.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolresta Kombes Pol Putu Kholis Aryana menginstruksikan seluruh Pejabat Utama Polresta Malang Kota agar melaksanakan sambang dan silaturahmi kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Senin (25/5/2026).
Sambang dan silaturahmi tersebut dilakukan secara serentak oleh para Pejabat Utama sebagai bentuk komitmen kemanusiaan sekaligus memperkuat kedekatan emosional antara kepolisian dan keluarga korban.
Tercatat sebanyak 30 keluarga korban dikunjungi langsung oleh jajaran Polresta Malang Kota.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mewakili Kapolresta menjelaskan bahwa Sambang dan silaturahmi Para Pejabat Utama mendapat amanah dari Kapolresta agar terus memberi palayanan terbaik terhadap keluarga korban terutama yang berdomisili di Kota Malang.
“Para Pejabat Utama yang mewakili Bapak Kapolresta untuk bersilaturahmi, menjalin komunikasi yang intens dengan keluarga korban. Ini bagian dari komitmen bahwa Polresta Malang Kota menjadi rumah bagi keluarga korban Kanjuruhan,” ujar Ipda Lukman.
Ia menambahkan, sambang tidak hanya bersifat seremonial, namun juga berkoordinasi, pemberian bantuan sosial, hingga layanan kesehatan gratis bagi keluarga korban.
Ipda Lukman menambahkan, jika saat ini ada keluarga korban belum bisa dikunjungi, maka bingkisan dan undangan tersebut akan diberikan besok atau hari berikutnya
“Selain silaturahmi, kami juga memberikan tali asih berupa sembako dalam rangka menyambut Idul Adha 1447 Hijriah, serta layanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan,” jelasnya.
Diketahui, dari total korban Tragedi Kanjuruhan, terdapat 31 korban yang berasal dari wilayah Kota Malang.
Tidak hanya itu, Kapolresta Malang Kota juga mengundang seluruh keluarga korban untuk menghadiri doa bersama dan pengajian yang akan digelar di Stadion Gajayana pada Selasa malam (2/6/2026), sebagai bentuk refleksi dan penguatan spiritual bersama.
Salah satu keluarga korban, Mistakudin dan istrinya Suliani, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan oleh Kapolresta Malang Kota beserta jajarannya.
“Matur nuwun sanget, sampai sekarang Bapak Putu Kholis masih peduli dan terus membantu kami, terutama saat kami membutuhkan. Bantuan beliau sangat berarti bagi kami,” ungkap Suliani.
Polresta Malang Kota akan terus meningkatkan dan membangun kolaborasi, kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Terutama momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun dimaknai tidak hanya sebagai perayaan institusi, tetapi juga sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang pernah terdampak peristiwa kemanusiaan. (Yuni)






