Miris, Baru Diguyur Hujan Beberapa Jam, Jalan Raya Nasional Ini Tergenang Air Cukup Lama

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, khususnya di Desa Beged Kecamatan Gayam beberapa jam kemarin Selasa (15/04/2025) mengakibatkan genangan air yang cukup lama sejumlah ruas jalan. Salah satu yang paling parah terjadi di Jalan Raya Nasional Cepu – Surabaya, tepatnya di Pertigaan Morodadi turut wilayah Desa Beged Kecamatan Gayam. Genangan air yang cukup tinggi, hingga sebatas mata kaki orang dewasa, membuat arus lalu lintas menjadi terhambat, bahkan hingga esok hari, Rabu (16/04/2025) di sepanjang jalan tersebut masih tergenang air.

BACA JUGA  Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran, Dandim Blora Beri Semangat Petugas

Para pengendara sepeda motor tampak kesulitan melintas, sementara pengendara mobil terpaksa melaju dengan kecepatan rendah untuk menghindari kerusakan mesin. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan, membentang hingga beberapa meter.

“Hujan baru beberapa jam, tapi air sudah sampai begini. Parah sekali,” ujar Muhammad (23), salah seorang warga Dusun Petak Desa Beged kepada dutaperistiwa.com.

Kondisi jalan yang tergenang air ini diperparah dengan buruknya sistem drainase, dimana drainase yang ada sangat kecil sehingga ketika terjadi hujan agak lama sedikit, drainase yang ada tidak mampu menampung debet air. Warga sekitar berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

BACA JUGA  Ngopi Bareng Kapolres Pesawaran Dengan Insan Media Dalam Memelihara Kondusifitas Pilkada 2024

Erdino Trihandoyo, Kepala Desa Beged saat dikonfirmasi melalui chat WA mengatakan bahwa dirinya sudah berulang kali dan bertahun-tahun mengajukan perbaikan drainase, untuk mengatasi permasalahan banjir ini, namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak terkait.

“Saya sampai jegek (jenuh-red) menghadapi persoalan banjir ini mas, belum lagi warga yang ada di sekitar lokasi terdampak selalu mengeluh, saya sudah bertahun-tahun dan berulang kali mengajukan perbaikan drainase ke PUPR Provinsi Jawa Timur agar segera tertangani masalah ini, namun sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali, “ucap Erdino kesal.

BACA JUGA  Guna Kembalikan Kesuburan Tanah, DKPP Bojonegoro dan Gapoktan Panen Kacang dengan Sistem Biosaka

Sementara itu, Palupi, Camat Gayam dikonfirmasi melalui akun WA nya hingga berita ini ditayangkan belum berkenan membalas.

Warga di sekitar lokasi terdampak berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini, karena menurut warga hampir setiap hujan meski hanya sebentar, air akan langsung meluap dan meluber ke jalan raya yang tentunya akan sangat mengganggu lalu lintas di jalan nasional tersebut. (Goen)