Pemdes Bogowanti Mantap Pilih Ayam Petelur, Tinggalkan Ternak Kambing dalam Musdes P-APBDes 2025

Program Ketahanan Pangan Wajib 20% Dana Desa Fokus pada Usaha Produktif

BLORA, dutaperistiwa.com – Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2025 di Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa (12/08/2025) sore, berlangsung hangat. Forum yang dihadiri perwakilan dari Kecamatan Ngawen, Babhinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD, Ketua RW/RT, perangkat desa, dan warga ini membahas pemanfaatan Dana Desa (DD) sebesar 20% untuk ketahanan pangan.

Dua pilihan mengemuka: pengembangan ternak kambing atau usaha ayam petelur. Setelah diskusi panjang, mayoritas peserta Musdes memilih fokus pada ayam petelur.

Alasan Pilih Ayam Petelur

Salah satu tokoh masyarakat Bogowanti menilai, ayam petelur lebih cepat menghasilkan dibanding kambing.

“Dengan ayam petelur, hasilnya bisa lebih cepat terlihat, tenaga yang dibutuhkan juga tidak terlalu berat,” ujarnya.

Selain itu, pemasaran telur dinilai lebih jelas karena kebutuhan pasar yang stabil dan bisa diserap setiap hari.

Dorongan Kepala Desa untuk Bermitra

Kepala Desa Bogowanti, Suyitno, mengingatkan pentingnya kemitraan dengan pihak berpengalaman.

“Kita harus kerja sama dengan perusahaan atau PT yang paham betul pengelolaan ayam petelur. Mulai dari pakan, model kandang, hingga pemasaran. Dengan kemitraan, kita bisa belajar sambil berjalan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa usaha ini membutuhkan pengetahuan teknis, termasuk sistem kandang tertutup atau terbuka, manajemen kesehatan ayam, hingga penyerapan hasil panen oleh mitra.

BPD dan Perwakilan Kecamatan Sepakat

Ketua BPD mendukung penuh usulan kemitraan tersebut.

“Kita minim pengalaman, jadi alangkah baiknya mengikuti saran Pak Kades untuk bermitra dengan pihak profesional,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan dari Kecamatan Ngawen.

“Musdes hari ini memutuskan pengembangan ayam petelur. Selanjutnya tinggal mencari mitra kerja yang benar-benar berpengalaman di bidang ini,” ucapnya.

Harapan untuk Ekonomi Desa

Dengan keputusan ini, Desa Bogowanti resmi mengarahkan alokasi 20% Dana Desa untuk program ketahanan pangan berbasis ayam petelur. Program ini diharapkan menjadi sumber pendapatan baru, meningkatkan keterampilan warga, dan mendorong kemandirian ekonomi desa.

Pewarta : Jono

BACA JUGA  Lima Unit Damkar Berhasil Selamatkan Gudang CV Unggul Perdana Organik dari Amukan si Jago Merah