Komandan Lanal Malang Dukung Peringatan Hari Kebudayaan Nasional di Situs Wurandungan Landungsari

Ketua DPD IWOI Malang bersama panitia hari budaya nasional malang sesaat setelah audiensi dengan Danlanal Malang

MALANG, dutaperistiwa.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Malang, Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, S.E., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Hari Kebudayaan Nasional yang untuk pertama kalinya akan digelar di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Sabtu, 18 Oktober 2025 mendatang.

Ketua DPD IWOI Malang bersama panitia hari budaya nasional malang sesaat setelah audiensi dengan Danlanal Malang, Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, SE. 

Kegiatan yang juga dirangkai dengan peringatan HUT TNI ke-80 ini akan menampilkan berbagai pertunjukan budaya khas Nusantara serta penanaman pohon langka yang didukung langsung oleh Lanal Malang. Jenis pohon yang akan ditanam antara lain Jampinang (pohon Pancasila), Pule, serta berbagai jenis pohon endemik lainnya.

Logo Kesadaran Alamku Hijau Foundation

Dukungan tersebut disampaikan Kolonel Agus Haryanto, SE. saat menerima audiensi panitia Hari Kebudayaan Nasional di ruang kerjanya, Kamis (09/10/2025).

“Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini. Semoga kolaborasi antara Lanal Malang dan para pelaku budaya di Malang Raya bisa membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Ini adalah wujud kecintaan kita terhadap budaya, alam, dan seluruh makhluk ciptaan Tuhan,”
ujar Kolonel Agus Haryanto, SE, yang dikenal dekat dengan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

Dalam audiensi tersebut, Rudi Harianto, Ketua Panitia yang juga Kepala Dusun Bendungan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berakar dari semangat pelestarian Situs Wurandungan—sebuah lokasi bersejarah dan sakral di wilayah Landungsari.

“Situs Wurandungan adalah warisan budaya yang harus dijaga, dikembangkan, dan dilestarikan. Ini sumber nilai-nilai luhur, adat istiadat, dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga,” tutur Rudi Harianto.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya penetapan Hari Kebudayaan Nasional oleh Menteri Kebudayaan RI, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat pelestarian budaya bangsa.

Logo PPBI

“Mari kita jadikan dari Situs Wurandungan ini sebagai titik awal untuk menggelorakan semangat menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya nasional,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua IWOI Malang Raya, Yuni Ektanta, juga menyampaikan apresiasinya kepada Lanal Malang yang telah membuka ruang kolaborasi dan mendukung kegiatan budaya tersebut.

Logo IWOI

“Atas nama pribadi dan organisasi, saya mengucapkan terima kasih kepada Komandan Lanal Malang atas dukungannya. Acara ini bersifat sakral dan bersejarah, bahkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan RI dan tokoh nasional Fadli Zon. Semoga kegiatan nanti berjalan lancar dan sukses,” ujar Yuni.

Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu juga dihadiri oleh Kepala Desa Landungsari, Ketua PPBI, Ketua Paguyuban Kesadaran Alamku Hijau Foundation, serta sejumlah tokoh budaya Malang Raya.

Dengan sinergi antara unsur militer, pemerintah desa, dan komunitas budaya ini, Hari Kebudayaan Nasional di Situs Wurandungan diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan nilai-nilai luhur bangsa sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya Indonesia.

Redaksi/Yuni

BACA JUGA  Peresmian Kolam Pemancingan Telaga Agung di Desa Tambaksari Blora