Pembangunan Jalan Cor Bogo–Kalianyar Kapas Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Warga

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Geliat pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Bojonegoro tampak di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kapas. Seperti di Desa Bogo, jalan akses warga akan dibangun engan cor rigid. Total volume pembangunan jalan cor di desa tersebut mencapai 1.150 meter, dengan lebar 4 meter.

“Jalurnya satu ruas jalan, namun terpotong 25 meter karena berada di pinggir Bengawan Solo yang rawan longsor. Badan jalan yang dibangun dulu paving, dan sebagian masih pedel. Saat ini sudah dibongkar dan material sudah datang,” kata Kades Bogo Mursid.

Menurut Kades, jalan di Desa Bogo, selain menjadi akses utama warga setempat juga menjadi jalur alternatif dari arah timur agar lebih dekat ke Bojonegoro kota. Terutama bagi warga Desa Sekaran, Mulyorejo, dan Sarirejo serta desa-desa sekitarnya.

BACA JUGA  Media Online Duta Peristiwa Mengucapkan Selamat Hari Koperasi 12 Juli 2025, "Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur"

Pembangunan infrastruktur juga tampak di Desa Kalianyar Kecamatan Kapas. Di desa ini, program dengan skema BKKD ini juga sudah mulai tahap pengecoran dasar. Para pekerja dengan mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) seperti helm, rompi, sarung tangan, dan selop mulai meratakan cor yang dituangkan dari alat berat.

BACA JUGA  Dinas Kominfo Blora Kembali Jadi Tempat PKL bagi Siswi DKV SMK Annuraniyah Rembang

Kepala Desa Kalianyar, Ibnu Ismail bersyukur mendapatkan BKKD untuk pembangunan jalan. Karena manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat setempat.

“Alhamdulillah Desa Kalianyar mendapatkan BKKD untuk pembangunan jalan cor,” katanya.

Pembangunan jalan ini sesuai dengan usulan yang diajukan melalui Musrenbangdes. Dengan ditinggikannya jalan dari awal paving menjadi rigid beton masyarakat sangat senang. “Masyarakat warga lingkungan juga bisa ikut bekerja,” ungkap Kades.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PU BMPR) Bojonegoro, Chusaifi Ivan Rachmanto mengatakan, penerima BKKD untuk membangun infrastruktur. Tujuannya untuk konektivitas masyarakat desa ke pusat-pusat perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat pemerintahan.

BACA JUGA  Moving Rig PDSI Menuju Distrik Kawengan Timur Dihentikan Puluhan Pemuda Karang Taruna

Redaksi

Verified by MonsterInsights