MADIUN, dutaperistiwa.com – Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Agung Madiun (PAM), Minggu (8/2/2026), resmi memasuki hari kedua pelaksanaan. Kegiatan musyawarah tertinggi lima tahunan organisasi ini berlangsung di dua lokasi, yakni Jalan Merak Nomor 10 dan Jalan Merak Nomor 17, Kota Madiun.
Pada hari kedua, rapat pleno dibagi menjadi dua komisi. Komisi A membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSHT Tahun 2026 yang bertempat di GOR Graha Krida Budaya. Sementara Komisi B membahas Garis-garis Besar Kebijakan Organisasi (GBKO) Tahun 2026–2031 serta penyikapan atas berbagai permasalahan organisasi yang bersifat prinsip dan mendasar, bertempat di Pendopo Wira Tama.
Rapat pleno ini diikuti oleh seluruh peserta dari perwakilan cabang PSHT se-Indonesia serta utusan cabang khusus dari 36 negara. Turut hadir dalam agenda penting tersebut Ketua Umum PSHT, Drs. H.R. Moerdjoko H.W, Ketua Dewan Pusat PSHT H. Issoebiantoro, SH, jajaran Anggota Dewan Pusat, serta Raja Solo Kanjeng Wirobhumi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PSHT menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Pengurus Pusat masa bakti 2021–2026. Selanjutnya, Ketua Dewan Pusat PSHT juga memaparkan laporan pelaksanaan kegiatan Dewan Pusat untuk masa bakti yang sama.
Melalui rapat pleno Parapatan Luhur 2026, forum secara mufakat menetapkan H. Issoebiantoro, SH sebagai Ketua Dewan Pusat PSHT masa bakti 2026–2031. Sementara itu, jabatan Ketua Umum PSHT masa bakti 2026–2031 kembali dipercayakan kepada Drs. H.R. Moerdjoko H.W.
Selain itu, Parapatan Luhur juga menetapkan delapan Anggota Dewan Pusat PSHT masa bakti 2026–2031, yakni:
- H. Djunaidi Suprayitno, S.Sos
- Drs. Harsono, MM
- Subagyo, SE
- Rumansetyo
- H. Hari Wuryanto, SH, M.Ak
- Andreas Eka Sakti Yudiawan, SE
- Hadi Purnomo, S.Ip
- Hendri Sugeng S, SE
Dalam sambutannya usai kembali terpilih memimpin organisasi pencak silat terbesar di Indonesia tersebut, Moerdjoko menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.
“Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih dan hormat yang setinggi-tingginya atas amanah atau mandat yang diberikan kepada diri saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Umum SH Terate masa bakti 2026–2031. Amanah ini bagi saya sangat berat tanpa adanya dukungan dari panjenengan semua. Untuk itu, bimbingan, arahan, dan pembinaan sangat saya harapkan dari Ketua Dewan Pusat beserta seluruh anggota Dewan Pusat demi kebaikan Pengurus Pusat ke depan,” ujar Moerdjoko.
Dengan telah dikukuhkannya Ketua Dewan Pusat beserta jajaran anggota dan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, maka rangkaian kegiatan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2026 dinyatakan resmi ditutup.
“Selama matahari masih terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate akan tetap jaya, abadi selamanya.” (Red)
Views: 1






