MALANG, dutaperistiwa.com – Komitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas hingga menembus pasar global kembali membuahkan hasil. Salah satu UMKM binaan Bea Cukai Malang, yakni Bilqisfood, berhasil mengekspor produk olahan pisang ke Australia.
Ekspor yang dilakukan pada April 2026 tersebut mencakup dua varian produk unggulan, yaitu Banaina Original dan Banaina Caramel. Masing-masing varian dikirim sebanyak 24 pcs dengan harga satuan Rp20.000, sehingga total ekspor mencapai 48 pcs dengan nilai transaksi sebesar Rp960.000.
Produk “Banaina” sendiri merupakan olahan pisang premium yang diproses secara higienis dengan cita rasa khas. Varian original menawarkan rasa autentik pisang yang lembut dan alami, sementara varian caramel menghadirkan perpaduan rasa manis gurih yang lebih kaya dan diminati pasar internasional. Selain itu, produk ini juga telah dikemas sesuai standar ekspor sehingga mampu bersaing di pasar luar negeri.
Keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari peran aktif Bea Cukai Malang dalam memberikan pendampingan kepada UMKM. Mulai dari edukasi ekspor, asistensi perizinan, hingga fasilitasi prosedur kepabeanan, seluruhnya dilakukan guna memperkuat daya saing produk lokal.
Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata potensi besar UMKM Indonesia di pasar global.
“Keberhasilan Bilqisfood ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk berani go international. Kami akan terus berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan serta kemudahan layanan kepabeanan,” ujarnya.
Dengan adanya ekspor ini, diharapkan semakin banyak UMKM di wilayah Malang dan sekitarnya terdorong untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar hingga ke mancanegara. Bea Cukai Malang pun menegaskan akan terus memperkuat perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM. (Yuni)






