MALANG, dutaperistiwa.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti melakukan kunjungan kerja ke kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, Kamis (7/5/2026) guna meninjau langsung inovasi pelayanan publik berupa anjungan air siap minum yang dikelola oleh Perumda Tugu Tirta.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama Tugu Tirta, Priyo Sudibyo yang akrab disapa Bogang, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, serta owner RM Kertanegara, Indra Setiyadi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Bogang menjelaskan bahwa kehadiran Bapak La Nyalla, anggota DPD RI di Kota Malang memang difokuskan untuk melihat secara langsung inovasi layanan air minum tersebut.
“Kunjungan anggota DPD RI, Bapak La Nyalla Mattalitti hari ini hadir di Kota Malang adalah sengaja untuk meninjau produk dari Tugu Tirta yaitu anjungan air siap minum yang ada di kawasan Kayutangan Heritage. Di samping itu juga melihat langsung proses bagaimana anjungan itu bisa dipasarkan kepada masyarakat dengan harga yang murah,” ungkap Bogang.
Ia menambahkan, inovasi tersebut tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga pelayanan publik. “Di samping ada anjungan yang berbayar juga ada anjungan air minum secara gratis. Sedangkan harga per galonnya hanya dipatok Rp5.000, bahkan masyarakat cukup memasukkan koin Rp500 sudah bisa mengisi dengan ukuran botol tumbler,” jelasnya.
Sementara itu, La Nyalla dalam wawancaranya mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan oleh Tugu Tirta. Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya dalam penyediaan air minum yang higienis dengan harga terjangkau.
“Saya melihat ini sebagai terobosan luar biasa. Air minum berkualitas bisa diakses masyarakat dengan harga sangat murah, bahkan ada yang gratis. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujar La Nyalla kepada awak media.
Menurutnya, konsep anjungan air siap minum ini tidak hanya mendukung efisiensi ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi mengurangi penggunaan air kemasan plastik sekali pakai.
Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin. Ia menilai inovasi tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain murah dan mudah diakses, ini juga bagian dari upaya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik,” terang Anas.

Ia berharap ke depan anjungan air siap minum tersebut dapat diperluas ke berbagai titik strategis di Kota Malang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan inovasi layanan publik dari Tugu Tirta semakin mendapat dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat. (Yun)






