Kota Malang Raih Dua Penghargaan UB Halal Metric 2026, Bukti Komitmen Perkuat Ekosistem Halal

MALANG, dutaperistiwa.com – Pemerintah Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Wahyu Hidayat, Kota Malang berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang UB Halal Metric Award 2026 yang digelar oleh Universitas Brawijaya.

Dua penghargaan tersebut yakni Commitment to the Development Halal Ecosystem & Perspective 2026 serta Commitment to the Development of Halal Innovation, Collaboration & Public Empowerment 2026 untuk kategori pemerintah kota. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keseriusan Pemkot Malang dalam membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Haikal Hassan, dalam acara Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026 yang berlangsung di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM UB, Selasa (5/5/2026).

BACA JUGA  PC IPNU-IPPNU Bojonegoro Masa Khidmat 2023-2025 Dilantik, Kami Siap Menjawab Tantangan Zaman

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, serta Rektor UB Widodo bersama sejumlah kepala daerah di Jawa Timur.

Wali Kota Wahyu Hidayat mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Malang dalam memperkuat ekosistem halal.

“Alhamdulillah, kami kembali mendapatkan apresiasi terkait pengembangan ekosistem halal. Sebelumnya Kota Malang juga meraih penghargaan dari Kementerian Perindustrian sebagai terbaik pertama pada Halal Awards,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM, komunitas masyarakat, akademisi, sektor perbankan hingga media.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa Pemkot Malang terus mendorong penguatan ekosistem halal melalui berbagai program strategis, khususnya lewat Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan. Program tersebut meliputi sosialisasi, fasilitasi sertifikasi halal gratis, hingga pendampingan teknis bagi pelaku usaha, terutama UMKM dan PKL.

“Kami aktif melakukan sosialisasi pentingnya sertifikasi halal dan bekerja sama dengan lembaga terkait. Sertifikasi kami fasilitasi secara gratis, khususnya bagi UMKM agar produknya semakin terjamin,” jelasnya.

Ke depan, Pemkot Malang akan terus memprioritaskan pengembangan produk berbasis UMKM, khususnya sektor makanan, agar mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional.

Sebagai informasi, penilaian dalam UB Halal Metric Award mencakup tiga kategori utama, yakni industri, pemerintahan, dan perguruan tinggi. Adapun aspek penilaian meliputi kebijakan, inovasi, edukasi, ekosistem halal, serta infrastruktur halal yang menunjukkan komitmen institusi dalam membangun ekosistem halal secara komprehensif. (Yun)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights