Buka LBB Pramuka, Wakil Bupati Bojonegoro: Jadikan Momen Melatih Disiplin dan Fokus Masa Depan

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — Lomba Baris-Berbaris (LBB) Pramuka menjadi sarana melatih kedisiplinan, fokus, tanggung jawab, serta mental pantang menyerah bagi generasi muda.

Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat membuka LBB Pramuka yang diikuti peserta dari tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA se-Kabupaten Bojonegoro di J. Mas Tumapel Bojonegoro, Sabtu (29/8/2026).

Sebanyak 94 peserta terdaftar hadir dalam kegiatan yang diikuti Pramuka golongan Penggalang dan Penegak tersebut.

Dalam sambutannya, Nurul Azizah mengajak peserta melihat setiap gerakan baris-berbaris sebagai gambaran perjalanan kehidupan. Gerakan yang mengharuskan peserta fokus ke depan, menurutnya, mengajarkan pentingnya memiliki tujuan dan perhatian terhadap masa depan.

BACA JUGA  Tadzkhirotul A’la Inisiasi Alamsantri, Jadi Pemuda Pelopor Nasional dari Bojonegoro

“Dimulai dengan gerakan, kita fokus ke depan. Berarti tujuan kita ke depan harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Sebagaimana dalam baris-berbaris, peserta dapat menghadapi suara atau gangguan yang berpotensi menghilangkan konsentrasi. Karena itu, diperlukan kemampuan untuk tetap fokus dan menjalankan tugas dengan benar.

Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu modal penting untuk meraih kesuksesan.

BACA JUGA  DPRD Kota Malang Gelar Paripurna, Wali Kota Sampaikan Penjelasan 4 Ranperda Strategis

“Kalau dilakukan dengan fokus dan benar, berarti anak-anakku dalam menatap masa depan tentu bisa menggambarkan suatu kesuksesan,” jelasnya.

Nurul Azizah menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba. Setiap keberhasilan membutuhkan proses, perjuangan, dan kemauan untuk bangkit ketika menghadapi kegagalan.

“Sukses adalah berproses. Ketika kita jatuh, bisa bangun. Jatuh lagi harus bangun,” tegasnya.

Ia menyebut semangat tersebut merupakan bagian dari nilai-nilai kepramukaan. Pramuka, lanjutnya, mengajarkan kemandirian, tanggung jawab, pembentukan karakter, sekaligus kemampuan memecahkan masalah. “Karena Pramuka mempunyai kemandirian, tanggung jawab, berkarakter, dan bisa memecahkan masalah,” katanya.

BACA JUGA  Lebih dari Sekedar Penyembelihan: Meneladani Kesabaran Nabi Ibrahim dan Ketaatan Nabi Ismail di Idul Qurban 1446 H

Wakil Bupati juga mengingatkan para orang tua untuk terus memberikan perhatian dan pengawasan kepada anak-anak. Menurutnya, generasi muda merupakan aset masa depan yang saat ini menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman untuk membangun karakter sekaligus menjadi pribadi yang dapat membanggakan keluarga.

“Jadilah anak yang bisa membanggakan dan menjadi kebahagiaan orang tua,” pesannya.

Redaksi

Views: 0

Verified by MonsterInsights