Oleh: Yuni Ektanta (Ketua DPD IWOI Malang Raya)
EDITORIAL I DUTA PERISTIWA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Malang Raya, Yuni Ektanta, mengimbau masyarakat Malang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi masih akan berlangsung.
Yuni mengatakan, kemarau panjang tahun ini berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari krisis air bersih, penurunan kualitas udara, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami berpesan kepada seluruh masyarakat Malang Raya untuk lebih bijak menggunakan air bersih. Jangan boros, dan mulai tampung air jika memungkinkan. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Yuni, Minggu (4/10/2026).
Selain soal air, ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di lahan kering dan area perbukitan yang banyak terdapat di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu.
“Jangan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Satu percikan api di musim kemarau bisa menjadi bencana besar,” tegasnya.

Yuni juga meminta warga untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, menggunakan masker saat debu meningkat, dan mewaspadai penyakit seperti ISPA dan diare yang kerap muncul di musim kemarau.
IWOI Malang Raya, lanjut Yuni, akan terus bersinergi dengan BPBD, DLH, dan pemerintah daerah dalam hal ini Tugu Tirta untuk menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat terkait perkembangan kemarau panjang.
“Kami dari insan pers online akan terus kawal informasi ini. Jika ada wilayah yang mengalami kekeringan dan krisis air, segera laporkan ke pemerintah desa atau BPBD setempat dan akan meminta bantuan pasokan air bersih dari Tugu Tirta Kota Malang,” pungkasnya.
Views: 21






