Produk UMKM Bojonegoro Laris Manis Diborong Para Delegasi 8 Negara di B-TIFF 2024

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Para delegasi 8 negara di event Bojonegoro Thengul International Folklore Festival (B-TIFF) memborong produk UMKM lokal. Yakni mulai jajanan makanan, kain batik hingga kerajinan khas kayu jati asli produk Bojonegoro.

Kegiatan Souvenir Shopping, yang merupakan rangkaian B-TIFF, digelar di alun-alun Bojonegoro, Rabu (24/07/2024). Tampak puluhan stand UMKM dipenuhi oleh ratusan delegasi 8 negara serta masyarakat pengunjung. Para pelaku UMKM sangat antusias dan semangat menawarkan produk andalannya.

Salah satu pelaku UMKM, Siti Tarwi’in merasa beruntung bisa ikut berjualan bersama teman UMKM. Ia berterimakasih sudah diberi kesempatan menjual produknya yaitu balung kuwuk.

BACA JUGA  Ketua Umum DPP IWO Indonesia Akan Pimpin Aksi Damai di Depan Gedung DPR – RI

“Semoga produk balung kuwuk saya bisa dikenal oleh banyak orang, dan dengan adanya event ini harapannya usaha jajanan yang terbuat dari singkong ini bisa berkembang tidak hanya secara nasional namun dapat berkembang juga di kancah internasional,” ungkapnya.

Salah satu delegasi dari Amerika, Greace mengatakan bahwa dirinya pertama kali berkunjung ke Indonesia khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Dia merasa sangat senang dan nyaman selama mengikuti kegiatan B-TIFF yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro tersebut.

BACA JUGA  Kontingen Desa Tlemang Angkat Tema “Mendak Sanggring” di Lamongan Night Carnival 2025

“Saya senang dengan keramahtamahan masyarakat setiap kali berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Bojonegoro,” ujarnya.

Greace juga merasa bangga bisa ikut serta dalam kegiatan B-TIFF 2024. Selain mendapat pengalaman baru, dirinya juga dapat ilmu baru serta teman baru dari berbagai negara. Juga ia senang dengan cuaca yang ada di Indonesia karena dia dapat berjemur secara alami.

BACA JUGA  Gas Deso Kabupaten Blora Dalam Rangka Tasyakuran HUT RI ke-78 Berhasil Tercatat di MURI

Greace juga menambahkan dirinya tidak menyia-nyiakan kesempatan belanja souvenir untuk oleh-oleh.

“Saya gelang untuk saya pakai sendiri dan juga ibu dan membeli makanan ringan terbuat dari singkong,” tuturnya. Dia juga tertarik belanja kain batik khas Bojonegoro serta mencicipi jajanan lokal. (Goen/Dinkominfo Bojonegoro)

Views: 0

Verified by MonsterInsights