LAMONGAN, dutaperistiwa.com – Gelaran Lamongan Night Carnival 2025 yang berlangsung pada Sabtu malam (30/08/2025) sukses memikat perhatian ribuan masyarakat. Karnaval yang dimulai dari Jalan Basuki Rahmat (depan Pemda) dan berakhir di kawasan Gajah Mada ini menampilkan parade spektakuler penuh warna, kreasi seni, dan budaya khas Lamongan.

Salah satu peserta yang menyedot perhatian adalah kontingen dari Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, yang tampil dengan tema “Mendak Sanggring”. Rombongan berjumlah 35 orang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tlemang, Aris Pramono, yang membawa puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga bisa ikut serta dalam Lamongan Night Carnival dengan membawa tema Mendak Sanggring. Tema ini kami pilih sebagai simbol kebersamaan, doa, dan rasa syukur masyarakat Desa Tlemang. Puluhan warga kami berpartisipasi, mulai dari pemuda, karang taruna, hingga kelompok seni desa,” ujar Aris Pramono.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan Desa Tlemang dalam karnaval bukan hanya ajang hiburan, namun juga sebagai wadah untuk memperkenalkan potensi seni budaya lokal. “Kami ingin menunjukkan bahwa desa juga punya kreativitas tinggi. Semoga ke depan, kegiatan ini makin besar dan mampu menjadi ikon kebanggaan Lamongan,” imbuhnya.
Sepanjang rute karnaval, kontingen Desa Tlemang dengan tema “Mendak Sanggring” tampil anggun dengan balutan kostum khas yang dipadukan ornamen budaya tradisional. Atraksi mereka pun disambut sorak-sorai meriah dari penonton yang memadati jalan utama kota.
Kehadiran kontingen Desa Tlemang menambah semarak Lamongan Night Carnival 2025, sekaligus mempertegas bahwa seni dan budaya desa memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah.
Pewarta : Goen






