Tari Orek-orek Dari Ribuan Kepala Sekolah dan Guru Turut Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-283

REMBANG, dutaperistiwa.com – Seusai upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-283 di alun-alun, 1.000 penari beraksi. Mereka terdiri atas Kepala Sekolah dan Guru PAUD, SD, serta SMP sederajat yang menari orek-orek, tarian khas Kota Rembang.

Tari Orek-orek merupakan kesenian tradisional Kabupaten Rembang, yang biasanya dipentaskan pada acara penting di masyarakat atau pemerintahan, seperti sedekah laut, hajatan, dan penyambutan tamu-tamu agung.

Para penari kompak mengenakan kebaya putih dengan bawahan batik tulis Lasem. Penampilan mereka membuat kagum para tamu undangan dan penonton di pinggir alun-alun.

BACA JUGA  Pemprov Jateng dan Pemkab Blora Bersinergi Lakukan Monitoring Pemilu 2024

Bupati Rembang mengaku terhibur dengan penampilan ribuan tenaga pendidik itu. Dia menyebut pasti ada jerih payah mereka dalam latihan untuk mempersiapkan diri saat tampil di hari H ini.

BACA JUGA  Ketua Umum DPP IWO Indonesia Lakukan Penandatanganan MoU dengan ISI Surakarta

“Sangat baik penampilan mereka. Itu menunjukkan kebersamaan dan kekompakan,” tutur Bupati usai foto bersama dengan sebagian penari.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kaliori, Sukantiningsih, mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Rembang. Ternyata, sejak kecil ia sudah sering menari.

“Sejak kecil sudah sering ikut pentas tari. Kemarin latihan kita cuma tiga kali di SMPN 2 Rembang dengan teman-teman, kita antusias sekali,” tandasnya. (Tahan/Dinkominfo Rembang)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights