Bukan Sekadar Hiburan Mesin, DWS Road Race Blora Strategi Konkret Pembinaan Atlet

BLORA, dutaperistiwa.com –Bukan Sekadar Hiburan Mesin, DWS Road Race Blora Strategi Konkret Pembinaan Atlet 

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Blora terus bergerak progresif dalam menekan angka balap liar sekaligus menjaring talenta muda.

Melalui gelaran DWS Road Race 2026, Blora menegaskan komitmennya untuk mentransformasi hobi balap jalanan menjadi prestasi yang terukur dan berjenjang menuju kancah nasional.

Ketua IMI Blora, Adiria, yang juga merupakan legislator dari Fraksi Gerindra DPRD Blora, menyatakan bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan mesin, melainkan strategi konkret pembinaan atlet.

Pada tahun ini, DWS Road Race tampil lebih bergengsi karena terintegrasi dengan ajang Pra-Porprov, menyuguhkan total 37 kelas perlombaan.

BACA JUGA  HARI PERS NASIONAL 2024

“Kami menyiapkan jenjang yang jelas, mulai dari kelas lokal, Karesidenan Pati, tingkat provinsi, hingga kelas open nasional. Bahkan, kami mengakomodasi permintaan khusus pembalap dari Bojonegoro dan Tuban. Para juara di sini akan kami dorong menuju Porprov hingga level profesional,” ujar Adiria saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (14/2/2026).

Tantangan Fasilitas dan Anggaran

Meski memiliki antusiasme yang tinggi, Adiria tidak menampik adanya tantangan besar dalam pelatihan otomotif di Blora. Dibandingkan daerah seperti Boyolali, Semarang, atau Banyumas yang telah memiliki sirkuit permanen, Blora saat ini masih mengandalkan sirkuit non-permanen.

“Potensi kita sangat besar. Ada sekitar enam bibit pembalap lokal yang kemampuannya luar biasa. Namun, mereka masih kalah jam terbang karena minimnya fasilitas latihan rutin,” ungkapnya jujur.

BACA JUGA  HARI PERS NASIONAL 2024

Wacana Sirkuit di Bandara Ngloram dan Kawasan Stadion

Guna mengatasi kendala tersebut, IMI Blora berharap adanya sinergi yang lebih kuat dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Satlantas, dan para pemangku kepentingan.

Adiria melontarkan opsi strategi terkait pemanfaatan lahan untuk latihan permanen.

Beberapa lokasi yang dibidik antara lain kawasan Bandara Ngloram serta kawasan lahan parkir stadion baru di kawasan lapangan golf yang dinilai memiliki hamparan aspal luas dan representatif.

“Tingginya animo masyarakat di wilayah Blora, Pati, Grobogan, hingga Rembang adalah modal sosial yang kuat. Selain prestasi, event balap seperti ini terbukti mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui sektor UMKM,” tambahnya.

BACA JUGA  HARI PERS NASIONAL 2024

Hasil dari keberhasilan gelaran DWS Road Race ini rencananya akan dilaporkan ke IMI Pusat dan kementerian terkait.

Harapannya, pusat memberikan dukungan agar Blora segera memiliki fasilitas sirkuit yang mumpuni, sehingga mimpi melahirkan pembalap profesional dari Bumi Mustika bukan lagi sekedar angan.

Redaksi

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights