Makan Bergizi Gratis di Mojowetan Blora Disorot, Warga Temukan Kelengkeng Berbelatung dan Roti Berjamur

Tampak roti MBG yang diterima sudah dalam keadaan berjamur

BLORA, dutaperistiwa.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menuai sorotan warga. Pasalnya, dalam pembagian makanan tersebut diduga ditemukan buah kelengkeng yang sudah berbelatung serta roti yang berjamur namun tetap dibagikan kepada penerima.

Sejumlah warga mempertanyakan fungsi pengawasan dalam program tersebut. Mereka menyebut, program MBG seharusnya berada dalam pantauan Satgas Kecamatan, unsur Sektor, Koramil, hingga pemerintah desa setempat. Namun, makanan yang dinilai tidak layak konsumsi itu tetap lolos dan sampai ke tangan masyarakat.

“Harusnya makanan yang sudah tidak layak dimakan dibuang dan diganti yang baru. Kalau memang ada satgas dan pengawasan, mestinya bisa dicegah sebelum dibagikan,” tegas salah satu warga, Jum’at (20/02/2026).

Warga tersebut mengaku sempat mengambil paket MBG bersama anaknya di salah satu sekolah di Desa Mojowetan. Namun setelah sampai di rumah dan membuka bungkusan makanan, ia mendapati buah kelengkeng yang dibungkus plastik bening telah dikerumuni belatung. Selain itu, roti yang diterima juga terlihat berjamur.

“Saya lihat sendiri buah kelengkengnya sudah ada belatungnya. Roti juga sudah berjamur. Sempat saya foto, lalu akhirnya saya buang, Pak,” ujarnya kepada wartawan.

Tampak roti MBG yang diterima sudah dalam keadaan berjamur

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terkait aspek kesehatan. Warga menilai pengawasan dari dinas terkait terkesan lengah dan tidak maksimal, sehingga berpotensi membahayakan penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah.

“Ini menyangkut kesehatan. Jangan sampai terjadi keracunan atau hal yang tidak diinginkan. Tolong benar-benar diperketat pengawasannya,” imbuh warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Sebagian warga bahkan menyampaikan kritik keras terhadap pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan kualitas makanan yang dibagikan benar-benar terjamin kelayakannya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai temuan tersebut. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengecekan serta memastikan standar kebersihan dan kelayakan makanan dalam program MBG benar-benar diterapkan secara ketat. (Jono)

Views: 0

BACA JUGA  Diduga Mangkrak Lebih dari Sebulan, Proyek Penggantian Pipa PT Pertamina EP Cepu di Kasiman Tuai Sorotan
Verified by MonsterInsights