BLORA, dutaperistiwa.com – Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora, Drs. H. Sunoto, melakukan langkah taktis dengan menemui Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., pada Senin (6/4/2026).
Kedatangan pengurus APTRI yang tanpa pemberitahuan sebelumnya ini dilakukan guna mengawal petisi petani tebu agar segera direspons oleh Direktur Utama Perum Bulog di Jakarta.
Meski bersifat mendadak, kehadiran H. Sunoto yang didampingi penasihat dan pengurus APTRI lainnya disambut hangat oleh Sekda di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan penuh kekeluargaan tersebut, H. Sunoto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Blora yang telah bersedia menjembatani aspirasi para petani.
“Kami berterima kasih kepada Pak Sekda yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati untuk menerima amanah petisi ini. Kami memohon bantuan Pemkab agar ikut mengawal tuntutan kami kepada jajaran Direksi Bulog,” ujar H. Sunoto.
Secara spesifik, APTRI mendesak agar Dirut Perum Bulog segera memberikan jawaban tertulis atas tiga tuntutan utama petani paling lambat pada Jumat, 10 April 2026.
Adapun ketiga poin tuntutan tersebut adalah:
1. Perbaikan Infrastruktur: Segera mengganti dua boiler yang rusak berat dengan unit baru agar Pabrik Gula PT GMM Bulog dapat segera melaksanakan musim giling tebu tahun 2026.
2. Reformasi Manajemen: Melakukan perombakan total di internal manajemen PT GMM Bulog dengan menempatkan tenaga profesional yang memiliki loyalitas tinggi dan berpihak pada kepentingan petani tebu.
3. Opsi Pengalihan Pengelolaan: Jika Bulog tidak sanggup memenuhi tuntutan tersebut, petani meminta agar PG PT GMM diserahkan atau dijual kepada pihak swasta yang lebih siap mengelolanya secara profesional.
Menanggapi hal itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi memberikan apresiasi atas sikap kooperatif pengurus APTRI yang mampu menjaga kondusivitas selama aksi damai berlangsung.
Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Direksi Bulog dan melaporkan perihal ini kepada Bupati agar pemerintah daerah secara resmi menyurati Dirut Bulog.
Sementara itu, Penasihat APTRI Blora, Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA., menambahkan bahwa keberhasilan aksi damai ini tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak. Selain dukungan Pemkab, ia secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, dan Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto.
“Kehadiran Bapak Kapolres dan Bapak Dandim beserta jajarannya di tengah massa aksi patut diacungi jempol. Pendekatan yang humanis menciptakan nuansa aman sehingga aksi berakhir dengan tertib dan lancar,” pungkas Bambang.
Redaksi






