TUBAN I DUTA PERISTIWA – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senori terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dan sinergitas bersama tokoh serta anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Senori.
Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan malam tirakatan 1 Suro 1448 Hijriah tersebut dilaksanakan di Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, pada Senin malam (15/06/2026).
Pertemuan ini bertujuan membangun komunikasi yang harmonis sekaligus meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Dalam kesempatan tersebut, berbagai langkah strategis dibahas bersama, khususnya upaya menjaga keamanan hutan dan mencegah terjadinya gangguan seperti penebangan liar maupun kebakaran hutan.
Administratur Perhutani KPH Jatirogo melalui Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bate, Didi Triarsa, mengatakan bahwa organisasi kemasyarakatan seperti PSHT memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas lingkungan, terutama di wilayah sekitar kawasan hutan.
“Sinergi ini penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan. Kami berharap anggota PSHT dapat menjadi mitra Perhutani sekaligus turut memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Ranting PSHT Kecamatan Senori, Zaki Mubarok, menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Perhutani dan Forkopimcam Senori. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah positif untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat kerja sama dalam mendukung berbagai program pelestarian hutan.
“Kami siap bersinergi dengan Perhutani. Menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama karena hutan memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat pelestarian lingkungan sejalan dengan semboyan PSHT, yakni Memayu Hayuning Bawono, yang memiliki makna ikut memelihara dan menjaga keselamatan alam serta kelestarian lingkungan demi keberlangsungan kehidupan bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Perhutani dan masyarakat, khususnya keluarga besar PSHT, semakin erat sehingga mampu menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Marlik)






