Si Jago Merah Mengamuk, Rumah Milik Warga Desa Gedangdowo Ludes Terbakar

BLORA, dutaperistiwa.com – Lagi-lagi si jago merah melalap rumah warga dan kali ini yang menjadi korban adalah warga Rt 03 Rw 03 Desa Gedangdowo Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Beraksinya si jago merah ini terjadi pada hari Selasa (08/10/2024) sekira pukul 16,15 wib.

Menurut informasi dari warga, kebetulan warga yang berlokasi di belakang rumah korban mengatakan, “pertama ada ledakan keras dalam rumah, dan kemudian muncul asap hitam menggumpal besar, “ucap Purwati kepada awak media.

Melihat ada awan besar menggumpal diatas rumah tetangganya, akhirnya Purwati menjerit dan minta tolong kepada warga terdekat, dimana pada saat kejadian itu dirinya sedang menyapu di sebelah rumah, yang memang kebetulan rumah saksi di belakangnya rumah korban.

Wartawan dutaperistiwa.com yang kebetulan pada saat itu sedang berbincang-bincang dengan Kepala Desa Gedangdowo, Sutikno, dan mendengar ada kejadian kebakaran di rumah salah satu warganya segera mengajaknya ke lokasi kejadian.

Ketika awak media ini sampai di lokasi kejadian, saat itu warga sudah banyak yang berkerumun dan berusaha memadamkan api dengan peralatan yang seadanya.

Melihat api yang semakin besar, kepala desa segera menghubungi pemadam kebakaran terdekat, dan tak lama berselang, 2 unit mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi dan dalam waktu yang tak lama, si jago merah pun dapat dipadamkan.

Setelah api dapat dipadamkan, wartawan dutaperistiwa.com mencoba menemui korban yang bernama Jari, untuk menanyakan penyebab kebakaran.

Dalam keterangannya kepada awak media ini, Jari mengatakan, “saat kejadian itu, saya baru omong-omong sama mertua di ruang tamu mas, setelah itu ada ledakan keras di kamar, ” Ucap Jari dengan ekspresi penuh tanda tanya, karena menurutnya di kamarnya tidak ada tabung gas.

“Setelah ada ledakan dan api membesar dengan sangat cepat karena ada kasur yang terbakar. Terus terang saya kaget karena saya juga kaget tidak ada tabung gas atau bahan bakar yang tersimpan di dalam kamar, ” Imbuh Jari.

Salah seorang personil Damkar yang ikut dalam proses memadamkan si jago merah,dalam keterangannya mengatakan, “dalam pengalaman saya, sewaktu saya memadamkan kebakaran rumah di Kecamatan Japah, waktu itu terjadi arus pendek atau korsleting listrik dan api menjalar melalui kabel, setelah api itu melewati terminal listrik sehingga terjadilah ledakan keras, dan kelihatannya kejadian disini hampir sama dengan kejadian kebakaran di Japah dulu, “jelasnya.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan api tidak merembet ke rumah warga yang lain.

Sutikno, Kades Gedangdowo, mengatakan, “kami atas nama Pemerintah Desa Gedangdowo turut prihatin kepada warga yang mengalami musibah dan insya Allah kami akan tetap mengupayakan bantuan baik dari pemdes maupun dari dinas, “papar Sutikno. (Sujono)