Merasa Tak Pernah Diprioritaskan Dalam Proses Rekrutmen Naker di Pertamina, Puluhan Warga Desa Ledok Lakukan Audiensi

BLORA, dutaperistiwa.com – Bertempat di ruang pertemuan Kantor Desa Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora, pada hari Kamis (17/10/2024), puluhan warga Desa Ledok melakukan audiensi dengan PT. Pertamina EP Cepu dan PT Petrowell dikarenakan merasa tak diprioritaskan dalam proses rekrutmen tenaga kerja terutama di bidang non skill khususnya job toolman, dimana dalam proses rekrutmen semua tenaga toolman diisi oleh warga luar Desa Ledok, sementara workshop berada di Desa Ledok.

Turut hadir dalam kegiatan audiensi tersebut diantaranya David, selaku WO/user dari Pertamina EP Cepu beserta Jaja dan Fikri dari Humas/Public Relation, Ivan dari PT Petrowell, Tejo Utomo Kapolsek Sambong, Ratama mewakili Danramil Sambong, Sri Lestari Kepala Desa Ledok, serta puluhan warga peserta audiensi.

Audiensi yang dimulai sejak pukul 10.30 ini sempat berjalan memanas, dimana peserta audiensi yang menuntut untuk pekerjaan non skill, khususnya toolman di workshop yang ada di Ledok, yang sudah dilakukan proses rekrutmen diisi oleh orang luar Desa Ledok, dan warga menghendaki agar masyarakat Desa Ledok bisa dipekerjakan disitu juga.

BACA JUGA  Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka dengan Wajah Baru

Ditemui di sela-sela acara, Primus salah satu koordinator audiensi mengatakan kepada awak media ini bahwa dirinya bersama pemuda dan warga Desa Ledok bisa menerima untuk yang tenaga skill, tapi untuk yang tenaga non skill, dirinya berharap warga disini juga bisa diterima terutama sebagai toolman, dikarenakan workshop tersebut berada di desanya.

“Bagaimana mungkin setiap hari kita melewati workshop tersebut, dan disitu yang bekerja adalah orang luar semua, sakit rasanya mas, saya merasa pihak penyedia jasa dalam hal ini PT Petrowell sangat tidak peduli pada kearifan lokal. Kita tahu sendiri bagaimana yang terjadi di daerah lain jika tenaga non skill dikerjakan oleh orang luar. Saya pernah dipulangkan saat masih kerja di ring satu milik Pertamina yang lain, jadi itu adalah pengalaman pahit saya, dan saya berharap tidak menimpa adik-adik kami, “ucap Pri kesal.

BACA JUGA  ‘51’nergi Malang Raya’ Resmi Dibuka, Tugu Tirta Gandeng BUMD se-Malang Raya Perkuat Kompetensi SDM Air Minum

Sementara itu, dalam audiensi yang sempat berjalan alot tersebut, pihak Pertamina dan Petrowell terkesan saling melempar tanggung jawab, terkait tentang penerimaan tenaga kerja, dimana pihak Pertamina melalui humas mengatakan bahwa ini adalah ranah Petrowell selaku pemenang kontrak, sementara Petrowell melalui Ivan mengatakan untuk menambah atau merubah terkait personil toolman adalah wewenang Pertamina.

BACA JUGA  Pengamanan Humanis, Aksi Mahasiswa di Mabes Polri Berlangsung Kondusif

Sekitar pukul 13.00 audiensi tersebut berakhir dengan kata sepakat antara warga peserta audiensi dengan pihak Pertamina dan Petrowell yang difasilitasi pemdes dan Kapolsek serta Danramil untuk menunggu koordinasi lebih lanjut yang keputusannya dari pihak Petrowell dan Pertamina akan menyampaikan kepada warga melalui Pemdes pada hari Senin yang akan datang.

Sebagaimana diketahui bahwa baru-baru ini Petrowell baru saja mengadakan rekrutmen untuk beberapa job opportunity dimana terdapat 12 peluang kerja, yang sebagian diisi oleh orang luar Desa Ledok, sehingga masyarakat Desa Ledok merasa kecewa. (Goen)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights