BLORA, dutaperistiwa.com – Buntut kesepakatan damai antara PT. Petrowell dan Pertamina dengan warga Desa Ledok yang menuntut diterimanya warga lokal dalam job opportunity yang non skill pada Kamis (17/10/2024) yang lalu di balai pertemuan Desa Ledok Kecamatan Sambung Kabupaten Blora, pada hari ini, Rabu (30/10/2024) warga Desa Ledok kembali menggelar aksi damai dengan menuntut jawaban yang pasti dari Petrowell dan Pertamina. Adapun aksi damai yang diikuti oleh ratusan warga Desa Ledok ini dilakukan di depan akses utama pintu masuk Pertamina Distrik II Ledok, sejak pukul 09.00 wib.
Berbagai macam spanduk dan baner bertuliskan tuntutan warga dipajang dan dibentangkan dalam aksi damai yang meminta kepastian atas jawaban dari Petrowell dan Pertamina tersebut.
Salah seorang koordinator aksi, Pri saat ditemui usai mediasi di balai pertemuan Desa Ledok mengatakan bahwa dirinya bersama peserta aksi yang lain sangat menyayangkan atas ketidakhadiran pejabat yang dianggap berkompeten menjawab tuntutan warga.
“Sangat kami sayangkan ketidakhadiran para pejabat baik dari Pertamina maupun Petrowell yang harusnya punya kapasitas untuk menjawab, tapi dalam aksi ini yang datang sama sekali tidak ada pejabat yang berkompeten untuk menjawabnya. Saya tegaskan bahwa kami sebagai warga Desa Ledok tetap akan melanjutkan aksi ini sampai tuntutan kami dipenuhi, karena yang kami minta adalah pekerjaan non skill dan berlokasi disini, “papar Pri.
Sebagaimana diketahui, bahwa aksi ini adalah imbas dari rentetan panjang saat pihak Petrowell menjanjikan dalam mediasi yang dilaksanakan pada Kamis (17/10/2024) yang lalu, dan pada hari Senin (21/10/2024) beberapa orang pekerja yang ada di workshop dipulangkan oleh warga, karena warga merasa tidak ada kepastian dari pihak Petrowell dan Pertamina untuk penambahan tenaga kerja.
“Untuk perekrutan tenaga kerja kita sudah mengakomodir warga Ledok 1 orang sebagai HSSE Officer, namun warga minta lebih dan minta toolmen diisi warga Ledok semua. Kita sudah sampaikan untuk penambahan tenaga kerja tidak ada, tapi warga tetap menuntut penambahan tenaga kerja, “jawab Jajak, Humas Pertamina EP Cepu melalui chat WA.
Sementara itu, Ivan dari PT Petrowell yang ikut dalam mediasi tersebut saat dikonfirmasi awak media ini melalui akun WA nya hanya menjawab bahwa dirinya masih menunggu arahan dari manajemen perusahaan.
“Masih menunggu arahan manajemen pak, ” jawab Ivan.
Puluhan warga peserta aksi yang masih berkumpul di depan akses masuk utama pintu masuk Distrik II Pertamina Ledok saat ditemui wartawan dutaperistiwa.com secara tegas menjawab bahwa mereka akan terus melanjutkan aksi ini hingga tuntutan warga dipenuhi. (Jayus)






