Rancaunya Trah Adat Tradisi Budaya dan Etika Sosial Lingkungan Masyarakat, ImbasDampak Negatif dari Modernisasi

REDAKSIONAL, dutaperistiwa.com – Besarnya arus dari berlanjutnya satu perubahan di dalam kehidupan masyarakat, dari zaman tradisional menuju peradaban yang lebih maju/ modernisasi, saat ini sudah berada di titik tengah antara meninggalkan peradaban tradisional menuju peradaban yang lebih maju dan modern.

Di tengah bergesernya dari peradaban zaman tradisional menuju zaman yang modern, sudah barang tentu ada sisi positif maupun negatif yang terjadi dan berkembang di tengah masyarakat yang merupakan dampak atau imbas yang ditimbulkan dari berubahnya pola pikir atau gaya hidup yang terjadi di dalam interaksi sosial masyarakat.

Dari sisi positif akan berlanjutnya modernisasi saat ini sudah banyak tingkat kemajuan yang telah dicapai dan berkembang di tengah masyarakat, diantaranya adalah tingkat kemajuan di bidang teknologi, khususnya teknologi digital.

Dengan hadirnya teknologi digital yang maju dan modern, pemerintah sebagai pengendali bangsa berharap, dengan adanya berbagai fasilitas yang disuguhkan dari canggihnya teknologi digital terutama dengan tersedianya secara bebas dan terbukanya layanan tentang nformasi dan komunikasi global, masyarakat diharapkan bisa menjadikan sebagai acuan, pedoman dan sarana untuk kontak interaksi ataupun berkolaborasi dengan masyarakat luas untuk bekerjasama di berbagai bidang, guna menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat untuk mengejar berbagai ketertinggalan dari masyarakat lain agar tercipta masyarakat yang lebih maju, mandiri dan modern.

BACA JUGA  Galang Reboisasi, Batasi Deforestasi Akan Menciptakan Hutan Yang Lestari

Namun apa yang diharapkan dan apa yang terjadi dengan kenyataan sangatlah berbeda..!! Menurut penulis, hadirnya teknologi digital modern yang digadang gadang bisa menjadi penopang untuk membangkitkan dan menumbuhkembangkan tingkat perekonomian di keseluruhan tingkat masyarakat justru menjadi sarana atau penyebab terjadinya banyak kesenjangan yang menjadikan retaknya kesinambungan hubungan interaksi sosial lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat di tingkat bawah.

Melihat dari tingkat perkembangan yang terjadi di masyarakat di berbagai wilayah belahan Nusantara saat ini, menurut penulis dampak positif dari keberlanjutan modernisasi hanya bisa berkembang dengan baik dan dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat yang pertumbuhan ekonominya berada di tataran tingkat level menengah ke atas. Itu bisa dilihat dengan apa yang terjadi dan dicapai dari tingkat kemajuan yang berkembang di berbagai wilayah.

BACA JUGA  Galang Reboisasi, Batasi Deforestasi Akan Menciptakan Hutan Yang Lestari

Berbeda dengan apa yang terjadi dan berkembang di tengah masyarakat tingkat menengah ke bawah. Ibarat bahasa, lain lubuk lain belalang. Berlanjutnya proses terjadinya perubahan di masyarakat tingkat bawah saat ini telah berhasil merubah rendahnya tingkat keburukan menjadi meningginya tingkat keterpurukan..!! Betapa tidak .?? Dengan hadirnya modernisasi yang diprakarsai oleh maju dan canggihnya teknologi, berlanjutnya modernisasi di masyarakat tingkat bawah banyak menimbulkan permasalahan baru yang menjadikan rancaunya tatanan etika sosial lingkungan dan tergerusnya trah adat tradisi budaya masyarakat bangsa.

Sungguh sangat disayangkan. Bangsa besar yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, akan tetapi miskin SDM, dan juga tidak bisa dibayangkan, sistem kesinambungan sosial lingkungan/gotong royong yang menjadi simbol dan sumber kekuatan dari persatuan masyarakat bangsa Indonesia, saat ini harus tercerai berai karena terbentangnya garis lurus atau jalan besar masuknya teori evolusi modernisasi.

BACA JUGA  Galang Reboisasi, Batasi Deforestasi Akan Menciptakan Hutan Yang Lestari

Sekali lagi. sungguh sayang seribu kali sayang, bahwa masyarakat yang berada di tataran atas bukanlah dewa atau malaikat dan yang berada di bawah/tradisional juga bukanlah bangsa primitif. Merupakan tanggung jawab bersama bangsa ini akan bisa menjadi bangsa yang maju, berkemajuan dan kemodernan adalah sebuah tujuan yang tanpa harus diperebutkan akan tetapi melalui penataan yang adil dan merata bisa dipastikan dapat tercipta masyarakat yang modern, maju dan mandiri.

Penulis : Marlik (Kabiro Tuban)